Breaking News
light_mode
Beranda » Olahraga » PORPROV Jambi Diundur ke 2027, Tanjabbar Tetap Tuan Rumah

PORPROV Jambi Diundur ke 2027, Tanjabbar Tetap Tuan Rumah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 17 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi Tahun 2025 yang digelar di Hotel Rumah Kito, Kota Jambi, pada 15–16 Desember 2025 berlangsung sukses. Rakerprov ini dihadiri seluruh pengurus KONI kabupaten/kota se-Provinsi Jambi serta perwakilan pengurus cabang olahraga (cabor).

Sejumlah isu strategis menjadi agenda utama dalam forum tahunan tersebut, mulai dari mutasi atlet, pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov), pendataan base atlet, perlindungan atlet, hingga penggunaan anggaran. Dari seluruh pembahasan, isu pelaksanaan Porprov dan mutasi atlet menjadi topik yang paling alot dan memicu perdebatan panjang antar peserta.

Hasil Rakerprov akhirnya memutuskan bahwa pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jambi yang semula direncanakan berlangsung pada Juni atau Juli 2026 di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar), resmi diundur ke tahun 2027. Kendati demikian, status Tanjabbar sebagai tuan rumah tetap dipertahankan.

Ketua Harian KONI Provinsi Jambi, Hasan Mabruri atau yang akrab disapa Bohok, menjelaskan bahwa keputusan penundaan diambil setelah mempertimbangkan kesiapan anggaran daerah. Dari 11 pemerintah kabupaten/kota di Jambi, seluruhnya belum mampu mengalokasikan anggaran untuk pelaksanaan Porprov pada 2026. Bahkan, dari sisi organisasi, delapan KONI kabupaten/kota juga tidak memiliki dukungan anggaran yang memadai.

“Karena keterbatasan dan tidak tersedianya anggaran baik di pemerintah daerah maupun di masing-masing KONI kabupaten/kota, maka pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi yang direncanakan pada 2026 di Tanjung Jabung Barat diundur ke tahun 2027. Namun, tuan rumah tetap Tanjung Jabung Barat,” ujar Hasan Mabruri.

Selain soal Porprov, Rakerprov juga menghasilkan keputusan penting terkait mutasi atlet. Berdasarkan hasil rapat Komisi A yang berlangsung hingga larut malam, disepakati bahwa mutasi atlet hanya dapat dilakukan hingga pelaksanaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov). Atlet yang telah melakukan mutasi dan membela daerah tertentu pada Kejurprov, tidak diperkenankan kembali berpindah daerah setelahnya.

Sebagai contoh, atlet yang melakukan mutasi dari Kabupaten Batanghari ke Kabupaten Tanjung Jabung Timur dan telah membela Tanjung Jabung Timur pada Kejurprov, maka atlet tersebut wajib tetap membela daerah tersebut pada Porprov mendatang. Atlet tidak diperbolehkan kembali ke daerah asal atau melakukan mutasi ulang.

Keputusan tersebut ditegaskan dalam hasil paripurna Komisi A. Atlet yang telah mutasi dan mengikuti Kejurprov harus tetap membela kabupaten/kota tempatnya bernaung saat Kejurprov, dan tidak dibenarkan melakukan mutasi lagi menjelang Porprov.

Ketua Sidang Pleno Komisi A, Adri, yang juga menjabat Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Jambi Bidang Hukum, Organisasi, dan Keanggotaan, menyampaikan bahwa kesepakatan tersebut diambil demi menjaga sportivitas dan stabilitas pembinaan atlet.

“Tidak ada mutasi atlet setelah Kejurprov dilaksanakan. Atlet yang telah mutasi wajib membela kabupaten atau kota tempat ia bernaung saat Kejurprov. Keputusan ini sudah diparipurnakan,” tegas Adri.

Rakerprov KONI Jambi 2025 juga menetapkan kebijakan terkait batasan usia atlet pada Porprov. Dalam Porprov, tidak diberlakukan pembatasan usia secara ketat, sehingga atlet kategori junior atau usia dini diperbolehkan tampil. Namun, untuk Pekan Olahraga Nasional (PON), tetap mengacu pada ketentuan nasional, yakni batas usia minimal 17 tahun.

Sementara itu, Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi, mengesahkan seluruh keputusan Rakerprov, termasuk penundaan Porprov Jambi 2026 ke tahun 2027. Ia menegaskan bahwa faktor utama penundaan adalah ketiadaan anggaran yang memadai.

“Berdasarkan hasil Rakerprov KONI Provinsi Jambi 2025, pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi yang direncanakan pada 2026 resmi diundur ke 2027, dengan tuan rumah tetap Tanjung Jabung Barat. Keterbatasan anggaran menjadi alasan utama sehingga Porprov tidak memungkinkan digelar pada 2026,” kata Mat Sanusi.

Ia menambahkan, KONI Provinsi Jambi akan segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah guna menindaklanjuti keputusan tersebut.

“Kami berharap ada solusi konkret dari pemerintah daerah terkait dukungan anggaran agar pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Jambi dapat berjalan optimal pada 2027,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Jambi Libatkan Brimob Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Titik Rawan

    Polda Jambi Libatkan Brimob Amankan Arus Mudik Lebaran 2026 di Titik Rawan

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polda Jambi melibatkan personel Brigade Mobil (Brimob) untuk mengamankan arus mudik dan balik Lebaran 2026, khususnya di sejumlah titik rawan di wilayah Provinsi Jambi. Kapolda Jambi, Krisno H Siregar, mengatakan pelibatan Brimob dilakukan guna memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik. “Personel Brimob akan turut melaksanakan patroli skala besar untuk memastikan […]

  • Emas Antam Hari Ini Meroket Tajam Usai Terjun Bebas

    Emas Antam Hari Ini Meroket Tajam Usai Terjun Bebas

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam meroket tajam pada perdagangan Rabu, (4/2/2026) ini. Harga emas Antam naik Rp 102.000. Mengutip logammulia.com, harga emas Antam hari ini dipatok Rp Rp2.946.000,00 per gram. Sedangkan pada Selasa kemarin, harga emas Antam dibanderol Rp 2.844.000 per gram. Sementara itu, harga buyback emas Antam ikut naik menjadi Rp 86.000. Hari ini […]

  • Menguat Tipis, Harga Perak Antam Kini Rp32.275 per Gram

    Menguat Tipis, Harga Perak Antam Kini Rp32.275 per Gram

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat hari ini. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak menguat Rp 100 menjadi Rp 32.275 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam diposisi Rp 32.175 per gram. Adanya penguatan tersebut membuat harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 8.328.250, […]

  • OJK dan Bappebti Akhiri Masa Transisi Peralihan Pengaturan dan Pengawasan Aset Keuangan Digital

    OJK dan Bappebti Akhiri Masa Transisi Peralihan Pengaturan dan Pengawasan Aset Keuangan Digital

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) secara resmi mengakhiri masa peralihan pengaturan dan pengawasan Aset Keuangan Digital, termasuk Aset Kripto, dari Bappebti kepada OJK. Pengakhiran masa transisi peralihan tersebut ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Pengakhiran Nota Kesepahaman antara kedua lembaga yang dilaksanakan di Ruang Pusat Inovasi OJK (OJK […]

  • Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

    Rupiah Kini Rp16.631 per Dolar AS: Menguat 0,19 persen

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM- Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). Rupiah menguat 32 poin atau 0,19 persen menjadi Rp16.631 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.663 per dolar AS. Pada saat yang sama, indeks dolar AS terpantau naik 0,01% ke posisi 99,42. Berbeda dengan rupiah, sejumlah mata uang di Asia lainnya mengalami […]

  • Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    Bahlil Targetkan LPG Diganti DME Batu Bara Mulai 2026

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia berencana mengganti penggunaan gas LPG dengan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara mulai tahun 2026. Langkah ambisius ini diinisiasi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sebagai upaya mengurangi ketergantungan impor LPG dan memperkuat ketahanan energi nasional. Program ini sejatinya sudah digagas sejak masa pemerintahan Presiden Joko Widodo […]

expand_less