Minyak Kemasan Naik, Cabai Turun hingga 25 Persen di Pasar Angso Duo Jambi
- account_circle syaiful amri
- calendar_month 15 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Minyak Kemasan
JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo terpantau relatif stabil pada Selasa (24/2/2026). Namun, terdapat kenaikan pada komoditas minyak goreng kemasan, sementara harga cabai justru mengalami penurunan signifikan.
Berdasarkan data resmi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 24 Februari 2026, mayoritas komoditas seperti beras, gula, daging, telur, hingga bawang masih berada pada tren stabil.
Untuk komoditas beras, harga Beras Belido tercatat Rp15.200 per kilogram, sedangkan Beras OP Bulog berada di angka Rp12.000 per kilogram. Sementara itu, gula pasir lokal dijual Rp17.000 per kilogram dan tepung terigu merek Cakra Kembar Rp14.000 per kilogram.
Harga daging sapi murni bertahan di Rp140.000 per kilogram. Daging ayam broiler dijual Rp40.000 per kilogram, sedangkan ayam kampung Rp65.000 per kilogram.
Kenaikan harga terjadi pada minyak goreng kemasan premium yang naik 17,37 persen menjadi Rp19.000 per liter. Minyak merek Kita bahkan tercatat naik 100 persen menjadi Rp15.700 per liter. Adapun minyak goreng curah masih stabil di harga Rp18.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga cabai mengalami penurunan. Cabai merah besar dan cabai merah kecil turun 20 persen menjadi Rp24.000 per kilogram. Penurunan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang turun 25 persen menjadi Rp60.000 per kilogram.
Sementara itu, harga cabai rawit hijau tetap stabil di Rp40.000 per kilogram.
Untuk komoditas lainnya, bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual Rp32.000 per kilogram. Telur ayam ras berada di harga Rp1.800 per butir dan telur ayam kampung Rp2.500 per butir.
Harga ikan kembung tercatat Rp50.000 per kilogram dan ikan asin teri Rp75.000 per kilogram. Komoditas kacang-kacangan seperti kacang tanah Rp30.000 per kilogram dan kacang hijau Rp26.000 per kilogram juga tidak mengalami perubahan harga.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar