Menkop Ferry Bantah Program Kopdes Merah Putih Proyek Semu
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sab, 15 Nov 2025
- comment 0 komentar

Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono
JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM Ferry Juliantono menegaskan bahwa program Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) bukan proyek semu sebagaimana dikhawatirkan sebagian pihak. Menurutnya, angka 80.000 Kopdes yang kerap beredar bukan jumlah gedung yang sudah berdiri, melainkan jumlah badan hukum atau akta koperasi yang telah dibentuk melalui musyawarah desa khusus setelah terbitnya Inpres dan Keppres Nomor 9 Tahun 2025.
Dengan terbitnya payung hukum tersebut, pemerintah bisa merampungkan legalitas koperasi secara serentak hingga Juli 2025. Langkah ini disebut sebagai fondasi administratif penting sebelum masuk ke tahap pembangunan fisik.
Ferry mengakui bahwa pembangunan fisik Kopdes masih berlangsung dan belum merata di seluruh wilayah Indonesia. Pemerintah mencatat:
- 10.800 bangunan Kopdes sedang dalam proses pembangunan
- Lebih dari 15.000 lahan sudah terinventarisasi
- 80.000 gedung Kopdes ditargetkan selesai pada Maret 2026
Menurut Ferry, hambatan terbesar saat ini ada pada penentuan lokasi. Pemerintah ingin Kopdes hadir sebagai pusat aktivitas ekonomi desa yang benar-benar strategis. Setiap gedung Kopdes dirancang untuk menampung layanan penting seperti gerai sembako, apotek, hingga layanan simpan pinjam agar manfaatnya langsung dirasakan masyarakat.
Program berskala nasional ini melibatkan 18 kementerian dan lembaga, serta diklaim sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, yang menekankan penguatan ekonomi rakyat sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Namun demikian, realisasi pembangunan fisik Kopdes di lapangan masih menjadi sorotan publik. Seberapa jauh program ini mampu menjawab keraguan mengenai keseriusan dan efektivitasnya akan ditentukan oleh capaian pembangunan hingga 2026 mendatang.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar