Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

Lepas dari Indonesia, Kini Paspor Timor Leste Lebih Kuat dari Indonesia

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Sen, 10 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Paspor Indonesia “kalah kuat” dari paspor Timor Leste. Daftar Global Passport Power Rank 2025 versi Passport Index menunjukkan, posisi paspor Indonesia ternyata berada di bawah Timor Leste. Berdasarkan data Passport Index 2025, paspor Indonesia berada di peringkat ke-54 dunia dengan akses bebas visa ke 92 negara. Sementara Timor Leste menempati posisi ke-45, dengan akses bebas visa ke 103 negara.

Timor Leste yang dulu bagian integrasi Indonesia, lepas dari Indonesia pada 20 Mei 2002. Menurut Dinna Prapto Raharja, PhD, praktisi dan pengajar hubungan internasional sekaligus Senior Policy Advisor di lembaga penelitian independen Synergy Policies, peringkat paspor sebuah negara dipengaruhi banyak faktor, mulai dari diplomasi internasional, sejarah, politik luar negeri, ekonomi, hingga kebijakan dua kewarganegaraan.

Dinna bilang, Timor Leste yang berpenduduk sekitar 1,3 juta jiwa memiliki hubungan historis yang kuat dengan Portugal dan negara-negara berbahasa Portugis lain. Karena itu, mereka lebih diterima di Eropa.

“Timor Leste punya sejarah perjuangan kemerdekaan di mana negara-negara tertentu menjadi pendukung utama upaya mereka memerdekakan diri. Karena itu, mereka lebih mudah diterima di Eropa, termasuk dalam pengajuan visa Schengen,” jelas Dinna dilansir CNBC Indonesia, Senin (10/11/2025).

Timor Leste juga menjadi anggota Community of Portuguese Language Countries (CPLP), yang memperkuat posisi diplomatiknya dengan negara-negara seperti Portugal dan Brasil. Selain itu, kata ia, kebijakan dwi kewarganegaraan di Timor Leste juga membuka jalan bagi warganya untuk lebih diterima di banyak negara mitra dengan tingkat “power passport” tinggi, seperti Australia dan negara-negara Eropa.

“Jadi walaupun pendapatan per kapita mereka tidak setinggi Indonesia, jejaring politik dan historis ini membuat akses global warga Timor Leste relatif lebih terbuka,” ujar Dinna.

Dinna menilai, ukuran populasi Indonesia yang jauh lebih besar justru membuat negara lain lebih berhati-hati dalam menerapkan kebijakan bebas visa bagi warga Indonesia.

“Kalau Indonesia, penduduknya jauh lebih besar, maka negara lain juga akan lebih hati-hati membuka pintu. Apalagi Indonesia dikenal memiliki proporsi pekerja migran yang tinggi,” katanya.

Menurut Dinna, perbandingan ranking paspor perlu dipahami pula secara proporsional. Paspor Indonesia, lanjutnya, merepresentasikan posisi negara yang memiliki populasi besar, ekonomi berkembang, serta aktivitas migrasi yang tinggi.

“Peringkat ini menarik untuk melihat seberapa mudah orang Indonesia bisa melakukan mobilitas global, tapi juga menunjukkan kompleksitas tanggung jawab negara terhadap warganya,” tegasnya.

“Jadi ada pertimbangan politik, keamanan, dan ekonomi yang membuat negara lain lebih selektif membuka akses bebas visa bagi warga Indonesia,” ujarnya menambahkan.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    Capai Rp9.891,6 Triliun, Uang Beredar M2 November Tumbuh 8,3 Persen

    • calendar_month Sen, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) pada November 2025 tumbuh lebih tinggi, yakni 8,3 persen secara tahunan (year on year/yoy) mencapai Rp9.891,6 triliun. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso, menyampaikan bahwa pertumbuhan M2 pada November 2025 lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan Oktober 2025 yang sebesar […]

  • Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    • calendar_month Jum, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kembali harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik. Pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025), harga jual emas Galeri24 menjadi Rp2.459.000 dari sebelumnya Rp2.446.000 per gram. Begitu pula emas UBS menjadi Rp2.498.000 dari semula dibanderol dengan harga Rp2.482.000 per gram. Untuk emas UBS naik Rp16.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sementara emas Galeri24 […]

  • Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    Presiden Prabowo Resmikan Stasiun Tanah Abang Baru, Naik KRL dari Manggarai ke Tanah Abang

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meresmikan Stasiun Tanah Abang Baru di Jakarta Pusat yang kini tampil lebih modern dan luas. Dalam kunjungannya pada Selasa (4/11/2025), Prabowo menempuh perjalanan menggunakan KRL Commuter Line Jabodetabek dari Stasiun Manggarai menuju Tanah Abang. Prabowo tiba di Stasiun Manggarai sekitar pukul 10.50 WIB, didampingi Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur […]

  • Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas jauh sebelum musim benar-benar berjalan. Nama Fabio Quartararo mendadak menjadi pusat perhatian setelah muncul kabar bahwa Honda diam-diam membuka jalur komunikasi dengan juara dunia MotoGP 2021 tersebut. Isu yang beredar bahkan menyebut Quartararo disodori kontrak bernilai fantastis, mencapai 15 juta euro per musim. Namun, […]

  • Danantara Pastikan Redenominasi Rupiah Tak Pengaruhi Investasi Nasional

    Danantara Pastikan Redenominasi Rupiah Tak Pengaruhi Investasi Nasional

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria menilai rencana redenominasi rupiah tidak akan mempengaruhi iklim investasi di Indonesia. Pihaknya mengatakan, pemerintah telah melakukan kajian mendalam sebelum mengambil keputusan tersebut. Dony mengatakan, kebijakan pemerintah selalu melalui proses pertimbangan yang matang dan bertujuan menjaga stabilitas ekonomi nasional. Dengan demikian, para pelaku usaha tidak perlu merasa […]

  • Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

    Mendag Bantah Harga Daging Mahal Akibat Dominansi Kuota Impor BUMN

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso membantah anggapan mahalnya harga daging sapi di pasar disebabkan dominasi kuota impor yang diberikan kepada badan usaha milik negara (BUMN). Ia menegaskan pasokan daging nasional dalam kondisi aman dan tidak terjadi penahanan stok. Pemerintah menetapkan kuota impor daging sapi tahun ini melalui Neraca Komoditas (NK) 2026, dengan porsi […]

expand_less