Fabio Quartararo Kirim Sinyal Keras ke Yamaha di Tengah Rayuan Honda
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 4 Feb 2026
- comment 0 komentar

Menjelang tes pramusim resmi di Sepang, Quartararo menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kontrak yang ia tanda tangani
JAMBISNIS.COM – Bursa transfer pembalap MotoGP untuk musim 2027 mulai memanas jauh sebelum musim benar-benar berjalan. Nama Fabio Quartararo mendadak menjadi pusat perhatian setelah muncul kabar bahwa Honda diam-diam membuka jalur komunikasi dengan juara dunia MotoGP 2021 tersebut.
Isu yang beredar bahkan menyebut Quartararo disodori kontrak bernilai fantastis, mencapai 15 juta euro per musim. Namun, pembalap Monster Energy Yamaha itu langsung meluruskan spekulasi yang berkembang liar.
Menjelang tes pramusim resmi di Sepang, Quartararo menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kontrak yang ia tanda tangani. Ia mengakui Honda memang menghubunginya, tetapi pembicaraan tersebut masih berada di tahap awal.
“Honda adalah salah satu tim yang sedang saya ajak bicara. Saya akan mengambil waktu yang saya butuhkan untuk memutuskan masa depan menuju 2027. Sampai hari ini, belum ada kontrak yang saya tanda tangani,” ujar Quartararo kepada MotoGP.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa masa depan Quartararo masih sepenuhnya terbuka. Opsi bertahan di Yamaha maupun pindah ke pabrikan lain masih sama-sama memungkinkan.
Menariknya, Quartararo secara tegas menekankan bahwa uang bukan faktor utama dalam menentukan langkah berikutnya dalam kariernya.
“Ini bukan soal uang. Saya ingin menang lagi,” tegas pembalap yang dijuluki El Diablo itu.
Kalimat tersebut seolah menjadi pesan langsung kepada Yamaha. Setelah beberapa musim kesulitan bersaing di papan atas, proyek pengembangan motor pabrikan asal Jepang itu dinilai belum sepenuhnya memberikan keyakinan.
Padahal, Quartararo sempat menunjukkan loyalitasnya dengan menandatangani kontrak dua tahun pada 2024, berdasarkan keyakinan terhadap arah teknis baru Yamaha. Namun, hasil di lintasan belum sesuai ekspektasi.
Versi awal motor bermesin V4 yang sempat ia jajal di akhir musim lalu bahkan disebut belum memberikan rasa percaya diri maksimal. Situasi ini memicu tanda tanya besar soal masa depan Quartararo bersama Yamaha.
Di sisi lain, Yamaha justru terkesan belum terburu-buru. Bos tim Massimo Meregalli sebelumnya mengaku belum membuka pembicaraan perpanjangan kontrak dengan Quartararo, sebuah sikap yang bisa menjadi blunder jika rival bergerak lebih cepat.
Apalagi, kursi pabrikan MotoGP perlahan mulai terisi. Aprilia telah mengamankan Marco Bezzecchi dengan kontrak dua tahun, sementara rumor menyebut Jorge Martin masuk radar sebagai opsi pengganti jika Quartararo benar-benar hengkang.
Dengan MotoGP 2027 yang akan memasuki era baru regulasi, keputusan Quartararo dipastikan bakal menjadi salah satu faktor penentu peta kekuatan di masa depan.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar