Rabu, 21 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) masih mencatatkan nama investor asal Jambi, Djoni, sebagai salah satu pemegang saham utama perusahaan hingga akhir 2025. Berdasarkan data komposisi pemegang saham per 31 Desember 2025, Djoni menguasai 525 juta lembar saham atau setara 5,33 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga saham MINA yang berada di level Rp274 per saham pada perdagangan Jumat (31/7/2026) pukul 09.18 WIB, nilai pasar kepemilikan Djoni diperkirakan mencapai sekitar Rp143,85 miliar.

Posisi tersebut menempatkan Djoni sebagai pemegang saham terbesar ketiga setelah PT Tirta Orisa Yasa yang menguasai 30,48 persen saham dan Hapsoro dengan kepemilikan 19,68 persen.

Keberadaan Djoni sebagai investor asal Jambi di perusahaan terbuka menjadi perhatian tersendiri. Di tengah belum adanya emiten yang berasal dari Provinsi Jambi di Bursa Efek Indonesia (BEI), nama Djoni justru tercatat sebagai salah satu pemegang saham signifikan di perusahaan publik.

PT Sanurhasta Mitra Tbk sendiri bergerak di sektor barang konsumen bukan primer, khususnya industri pariwisata dan rekreasi. Perseroan dikenal sebagai pengembang kawasan wisata dan pemilik vila mewah The Santai di Seminyak, Bali, melalui anak usahanya PT Minna Padi Resorts.

Pada perdagangan Jumat pagi, saham MINA diperdagangkan di harga Rp274 atau naik Rp10 setara 4 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Saham tersebut dibuka pada level Rp270, sempat menyentuh harga tertinggi Rp276 dan terendah Rp266. Hingga pukul 09.18 WIB, volume transaksi mencapai 193.742 saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,2 miliar.

Kapitalisasi pasar MINA kini mencapai sekitar Rp2,66 triliun, menempatkannya di peringkat ke-321 dari seluruh perusahaan tercatat di BEI.

Di sisi fundamental, kinerja keuangan MINA masih menghadapi tantangan. Pada kuartal I 2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,87 miliar dengan rugi bersih sekitar Rp63 juta.

Meski demikian, kerugian tersebut jauh lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan adanya perbaikan kinerja operasional perusahaan.

Nama Djoni selama ini dikenal di kalangan pasar modal sebagai salah satu investor yang memiliki kepemilikan signifikan di beberapa perusahaan terbuka. Masuknya nama investor asal Jambi dalam daftar pemegang saham utama emiten menunjukkan bahwa pelaku investasi dari daerah juga mampu mengambil posisi strategis di pasar modal nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementerian PKP Tambah Rumah Subsidi Buat Nakes, Segini Totalnya

    Kementerian PKP Tambah Rumah Subsidi Buat Nakes, Segini Totalnya

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia. Kemeterian PKP menambah kuota rumah subsidi permanen bagi 5.000 unit bagi nakes. Sehingga, totalnya menjadi 35.000 unit. Para nakes tersebut terdiri dari tiga profesi yaitu Tenaga Kesehatan Perawat Anestesi, Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), serta Tenaga Kesehatan Terapis […]

  • Izhar Bafadhal Juara Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 Session 1

    Izhar Bafadhal Juara Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 Session 1

    • calendar_month Kamis, 4 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen 10 Best Chess Player Jambi 2026 Session 1 yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia Provinsi Jambi berlangsung kompetitif selama tiga hari, 1–3 Juni 2026, di Paviliun JBC. Ajang ini mempertemukan sepuluh pecatur terbaik daerah dalam format sembilan babak, menggabungkan lima Master Nasional dan lima pecatur non-master hasil seleksi. Sejak babak awal, Master […]

  • Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    Harga Emas Antam Hari Ini Jeblok Menjadi Rp2.322.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari ini jeblok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.322.000 per gram. Sebelumnya, harga emas berada diposisi Rp 2.351.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut anjlok sebesar Rp 29.000 menjadi Rp 2.183.000 per gram. Transaksi harga […]

  • Ingat! SPPG Dilarang Masak di Bawah Pukul 12 Malam: Perpres Tata Kelola MBG

    Ingat! SPPG Dilarang Masak di Bawah Pukul 12 Malam: Perpres Tata Kelola MBG

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengatakan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tata Kelola Makan Bergizi Gratis telah rampung dan segera diundangkan. Nanik menyebut salah satu yang dibahas dalam beleid ini terkait teknis aturan masak MBG untuk mencegah kasus keracunan. Menurutnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang memasak MBG di […]

  • Belum Keluar dari Zona Merah, Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.967 per Dolar AS

    Belum Keluar dari Zona Merah, Rupiah Anjlok Lagi ke Rp17.967 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan terhadap nilai tukar rupiah belum juga mereda. Pada pembukaan perdagangan Kamis (25/6/2026) pagi, rupiah kembali anjlok dan masih bertahan di zona merah. Mengutip Antara, mata uang Indonesia dibuka melemah 15 poin atau tergerus 0,08 persen menembus level Rp17.967 per dolar AS. Penutupan sebelumnya, rupiah di posisi Rp17.952 per dolar AS. Analis mata […]

  • Kuota BBM Pertalite 2026 Resmi Ditetapkan 29,2 Juta KL, Ini Rinciannya

    Kuota BBM Pertalite 2026 Resmi Ditetapkan 29,2 Juta KL, Ini Rinciannya

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) resmi menetapkan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi untuk tahun 2026. Khusus BBM jenis Pertalite (RON 90), kuota yang ditetapkan mencapai 29.267.947 kilo liter (KL). Kepala BPH Migas Wahyudi Anas menjelaskan, penetapan kuota tersebut dilakukan untuk menjamin ketersediaan energi bagi masyarakat sekaligus menjaga efektivitas […]

expand_less