Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

Kenaikan Harga Minyak Dunia Berpotensi Menambah Beban APBN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Keuangan Juda Agung menyatakan kenaikan harga minyak dunia berpotensi menambah tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Lonjakan harga energi dipicu ketegangan geopolitik di Timur Tengah, termasuk konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Menurut Juda, setiap kenaikan harga minyak mentah acuan Indonesia atau Indonesia Crude Price (ICP) sebesar satu dolar Amerika Serikat dapat menambah defisit APBN sekitar Rp6,8 triliun.

“Di nota keuangan sudah ada sensitivity analysis. Kenaikan satu dolar ICP berdampak pada kenaikan defisit sekitar Rp6,8 triliun,” kata Juda dalam forum ekonomi di Jakarta, Rabu, 4 Maret 2026.

Selain harga minyak, tekanan terhadap APBN juga dapat berasal dari pelemahan nilai tukar rupiah dan kenaikan imbal hasil surat utang pemerintah. Juda menyebut pelemahan rupiah sebesar Rp100 terhadap dolar AS berpotensi menambah defisit sekitar Rp800 miliar. Sementara kenaikan yield sebesar 0,1 persen dapat menambah beban sekitar Rp1,9 triliun.

Pemerintah, kata Juda, telah melakukan uji ketahanan fiskal terhadap sejumlah skenario ekonomi. Hasil simulasi menunjukkan defisit APBN masih dapat dijaga di bawah batas 3 persen terhadap produk domestik bruto.

“Kalau harga minyak sampai di atas 100 sampai 150 dolar per barel, tentu dampaknya signifikan terhadap APBN,” ujarnya.

Saat ini harga minyak global masih berada pada kisaran 70–72 dolar per barel. Dalam rentang tersebut, menurut pemerintah, target defisit dan pertumbuhan ekonomi masih sesuai dengan asumsi dalam APBN.

Sementara itu anggota Dewan Ekonomi Nasional, Septian Hario Seto, mengatakan kenaikan harga minyak masih perlu dipantau dalam beberapa waktu ke depan.

Ia menilai eskalasi konflik di Timur Tengah dapat mendorong harga energi kembali naik, terutama jika jalur perdagangan minyak terganggu.

Salah satu risiko yang diperhatikan adalah kemungkinan penutupan Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dari kawasan Teluk ke pasar global. Menurut Seto, gangguan terhadap jalur tersebut tidak hanya berdampak pada harga energi, tetapi juga dapat meningkatkan biaya logistik dan perdagangan internasional.

“Kita lihat beberapa hari ke depan apakah kenaikannya bersifat sementara atau berlanjut,” kata Seto.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • SEA Games 2025: Indonesia Diperkuat 1.021 Atlet, Targetkan 80 Emas!

    SEA Games 2025: Indonesia Diperkuat 1.021 Atlet, Targetkan 80 Emas!

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, dan Ketua Komite Olimpiade Indonesia (KOI) atau NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, mengukuhkan Tim Indonesia untuk SEA Games 2025. Pengukuhan Tim Indonesia buat SEA Games 2025 itu digelar di Auditorium Wisma Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI, Jakarta Pusat, pada Jumat (5/12/2025) siang WIB. Di […]

  • PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengungkapkan banyak hotel di Indonesia menutup operasional dan bahkan dijual akibat penurunan tingkat hunian atau okupansi sepanjang 2025. Salah satunya terjadi di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami penurunan okupansi cukup drastis. “Tadi pagi saya baru rapat internal untuk menggambarkan, satu […]

  • Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi […]

  • RI Apresiasi Komitmen Finlandia Kembangkan SDM Digital untuk Ekonomi Masa Depan

    RI Apresiasi Komitmen Finlandia Kembangkan SDM Digital untuk Ekonomi Masa Depan

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia menyambut positif komitmen Finlandia dalam memperkuat kapasitas lokal dan investasi pengembangan sumber daya manusia (SDM) digital untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja di masa depan. Dalam pertemuan bilateral di sela-sela KTT ke-47 ASEAN di Malaysia, Menteri Luar Negeri Indonesia Sugiono bertemu dengan Menteri Luar Negeri Finlandia Elina Valtonen untuk membahas […]

  • Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    Terus Merugi! Pasar Otomotif Domestik China Kurang Diminati

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan produsen kendaraan listrik (electric vehicle/EV) di China diperkirakan akan menghadapi momen hidup atau mati pada 2026. Ini seiring melemahnya permintaan domestik yang berpotensi memaksa perusahaan-perusahaan yang terus merugi keluar dari pasar otomotif terbesar di dunia. Menurut para analis, sekitar 50 produsen EV di China daratan yang belum mencatatkan keuntungan kini berada di […]

  • Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

    Bos BGN Tegaskan Status Ahli Gizi di Program MBG Usai Pernyataan Cucun Viral

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya angkat suara terkait status ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah pernyataan Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurizal viral dan menuai kritik. Cucun sebelumnya menyebut MBG tidak memerlukan ahli gizi, melainkan cukup pengawas gizi yang bisa direkrut dari lulusan SMA dan diberi pelatihan selama tiga […]

expand_less