Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM –  Aktivitas investasi properti di kawasan Asia Pasifik menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan Jones Lang LaSalle (JLL), nilai investasi properti komersial atau commercial real estate (CRE) di kawasan tersebut tumbuh 15% secara tahunan (YoY) pada kuartal II/2025, mencapai US$31,2 miliar atau sekitar Rp517,68 triliun. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Asia Pasifik justru mencatat lonjakan besar dalam investasi properti. Laporan JLL mengungkap bahwa kawasan ini masih menjadi magnet bagi investor global, sementara Indonesia fokus memperkuat sektor manufaktur sebagai tulang punggung pertumbuhan properti nasional.

Korea Selatan menjadi negara dengan pertumbuhan investasi tertinggi di kawasan, naik 72% YoY pada kuartal II/2025 menjadi US$6 miliar, dengan akumulasi semester pertama mencapai US$12,8 miliar. Lonjakan ini terutama didorong oleh sektor perkantoran yang menyumbang 77% dari total volume pasar, karena banyak pemilik aset melepas properti sebelum terjadinya potensi oversupply di kawasan pusat bisnis.

“Meski investor menghadapi ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, real estate komersial Asia Pasifik terus menarik investor global. Hal ini menunjukkan kekuatan fundamental kawasan dan resilience untuk sektor ini,” ujar Stuart Crow, CEO Asia Pacific Capital Markets JLL, dikutip Kamis (9/10/2025). Stuart menambahkan, pasar hotel juga tetap aktif karena pemilik memanfaatkan kinerja yang membaik untuk menjual di harga premium. Selain itu, penurunan suku bunga acuan menjadi 2,5% oleh Bank of Korea pada Mei 2025 turut memperkuat momentum investasi di negeri Ginseng tersebut.

Sementara itu, Jepang mencatat nilai investasi sebesar US$7,6 miliar pada kuartal II/2025, naik 31% YoY. Total investasi semester pertama mencapai US$21,3 miliar, tumbuh 23% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dukungan kuat dari investor domestik dan lembaga seperti J-REITs, Warburg Pincus, Aberdeen, dan CapitaLand mendorong sektor perkantoran dan hunian multifamily naik signifikan.

Di Indonesia, prospek pasar properti komersial tetap positif berkat fundamental ekonomi yang stabil dan permintaan domestik yang kuat. Farazia Basarah, Country Head JLL Indonesia, mengatakan bahwa sektor manufaktur menjadi tumpuan utama investasi properti Tanah Air pada kuartal II/2025.

“Terlepas dari tantangan ekonomi global, kami melihat permintaan domestik yang solid serta penempatan modal internasional yang selektif, menempatkan Indonesia sebagai salah satu destinasi investasi utama di Asia Tenggara yang terus berkembang,” ujar Farazia.

Berdasarkan data Realestat Indonesia (REI), realisasi investasi sektor properti nasional mencapai Rp75 triliun sepanjang semester I/2025. Ketua Umum DPP REI, Joko Suranto, optimistis momentum pertumbuhan akan terus berlanjut hingga akhir tahun.

“Investasi di properti di semester I/2025 adalah sebesar Rp75 triliun. Ini adalah kondisi yang mestinya membuat kita optimis di semester kedua ini ataupun triwulan keempat,” kata Joko dalam sosialisasi Kredit Program Perumahan di Jakarta, Rabu (17/9/2025).

Selain itu, bisnis pasar real estate nasional tumbuh 3,71%, disusul sektor konstruksi 4,98%, dan kredit properti meningkat 7,62% hingga Juli 2025. Meski sedikit melambat dibandingkan bulan sebelumnya, tren pertumbuhan tetap positif.

Hasil survei JLL terhadap 75 investor di Asia Pasifik menunjukkan bahwa sektor industri dan logistik, energi dan infrastruktur, serta ritel dinilai paling rentan terhadap risiko geopolitik. Sebaliknya, sektor hunian, life sciences, dan kesehatan dianggap lebih tahan terhadap guncangan ekonomi karena ditopang oleh permintaan domestik yang stabil.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minyak Dunia Menguat di Akhir Tahun, Kebijakan Fiskal China Jadi Penopang

    Minyak Dunia Menguat di Akhir Tahun, Kebijakan Fiskal China Jadi Penopang

    • calendar_month Sen, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Harga minyak dunia hari ini, Senin (29/12/2025), tercatat menguat tipis seiring meningkatnya optimisme pasar terhadap prospek permintaan energi dari China serta reli komoditas di akhir tahun. Mengutip Bloomberg, harga minyak Brent naik ke atas US$61 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) mendekati US$57 per barel. Kenaikan harga minyak sejalan dengan penguatan sejumlah […]

  • Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    Kemenperin Dorong AS Beri Pengecualian Tarif Sawit untuk Indonesia

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berharap Amerika Serikat (AS) memberikan pengecualian tarif impor untuk komoditas minyak sawit Indonesia, seperti yang telah diterima oleh Malaysia. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan persaingan ekspor yang setara antara kedua negara di pasar global. Plt Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin, Putu Juli Ardika, mengatakan proses pembahasan pengecualian tarif tersebut masih […]

  • Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    Kejutan! David Beckham Berpotensi Menjadi Pemilik MU

    • calendar_month Sel, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Legenda Manchester United, David Beckham mungkin menjadi salah satu individu yang terlibat dalam upaya akuisisi sebagian saham klub Setan Merah dari keluarga Glazer. Dalam laporan yang diturunkan oleh The Sun, disebutkan bahwa mantan pesepak bola berusia 50 tahun ini sedang didekati oleh sekelompok miliarder dari Uni Emirat Arab untuk bergabung dalam konsorsium mereka. […]

  • OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) memperkuat fondasi tata kelola dan transparansi sektor aset kripto nasional dengan menerbitkan panduan dalam pelaporan keuangan di sektor aset kripto. Panduan tersebut termuat dalam Buletin Implementasi Volume 8 tentang Aset Kripto Milik Entitas dan Aset Kripto Pelanggan yang Dititipkan pada Entitas sesuai dengan Standar […]

  • Layanan Kereta Api di Sumut dan Sumbar Kembali Normal Usai Banjir

    Layanan Kereta Api di Sumut dan Sumbar Kembali Normal Usai Banjir

    • calendar_month Rab, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan seluruh layanan kereta api di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah kembali beroperasi secara normal setelah sempat terdampak banjir dan cuaca ekstrem pada akhir November 2025. Sejumlah jalur yang sebelumnya mengalami gangguan kini telah dinyatakan aman dan dapat digunakan kembali untuk perjalanan penumpang maupun angkutan barang. Jalur […]

  • Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    Masih Lemah, Rupiah Terkoreksi ke Rp16.749 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami pelemahan pagi ini. Rupiah dibuka melemah sebesar 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp16.749 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.736 per dolar AS. Adapun indeks dolar AS melemah 0,06% ke 99,53. Sementara itu, sejumlah mata uang di kawasan Asia dibuka bervariasi. Mata uang yen […]

expand_less