Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Didominasi Stabil, Cabai Merah Turun Tajam
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 5 Feb 2026
- comment 0 komentar

ILUSTRASI/FOTO
JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (5/2/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas strategis tidak mengalami perubahan harga.
Harga beras berada dalam kondisi stabil. Beras Naruto dan Beras Belido masing-masing dijual Rp15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di level Rp15.200 per kilogram. Gula pasir lokal tercatat stabil di harga Rp18.000 per kilogram.
Untuk komoditas protein hewani, harga daging sapi murni tetap di Rp140.000 per kilogram. Daging ayam kampung dijual Rp65.000 per kilogram, sedangkan daging ayam broiler Rp38.000 per kilogram. Harga telur ayam ras stabil di Rp1.700 per butir dan telur ayam kampung Rp2.500 per butir.
Pergerakan harga signifikan terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah besar turun 27,08 persen menjadi Rp35.000 per kilogram, sedangkan cabai merah kecil juga turun 27,27 persen ke level Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah mengalami kenaikan 9,33 persen menjadi Rp75.000 per kilogram, dan cabai rawit hijau stabil di Rp52.000 per kilogram.
Harga bawang merah dan bawang putih masing-masing stabil di Rp36.000 dan Rp34.000 per kilogram. Minyak goreng curah dijual Rp19.000 per kilogram, sementara minyak goreng kemasan isi ulang 1 liter tetap di harga Rp15.700.
Komoditas lainnya seperti ikan, tahu, tempe, kacang-kacangan, susu, serta buah-buahan juga tercatat stabil. Ikan kembung dijual Rp40.000 per kilogram, tahu mentah Rp800 per kilogram, tempe mentah Rp10.000 per kilogram, pisang lilin Rp8.000 per kilogram, dan jeruk Brastagi Rp15.000 per kilogram.
Secara umum, stabilnya harga sembako di Pasar Talang Banjar menunjukkan pasokan pangan masih terjaga, meskipun terdapat penurunan cukup tajam pada harga cabai merah dan kenaikan pada cabai rawit merah.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar