Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) masih mencatatkan nama investor asal Jambi, Djoni, sebagai salah satu pemegang saham utama perusahaan hingga akhir 2025. Berdasarkan data komposisi pemegang saham per 31 Desember 2025, Djoni menguasai 525 juta lembar saham atau setara 5,33 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga saham MINA yang berada di level Rp274 per saham pada perdagangan Jumat (31/7/2026) pukul 09.18 WIB, nilai pasar kepemilikan Djoni diperkirakan mencapai sekitar Rp143,85 miliar.

Posisi tersebut menempatkan Djoni sebagai pemegang saham terbesar ketiga setelah PT Tirta Orisa Yasa yang menguasai 30,48 persen saham dan Hapsoro dengan kepemilikan 19,68 persen.

Keberadaan Djoni sebagai investor asal Jambi di perusahaan terbuka menjadi perhatian tersendiri. Di tengah belum adanya emiten yang berasal dari Provinsi Jambi di Bursa Efek Indonesia (BEI), nama Djoni justru tercatat sebagai salah satu pemegang saham signifikan di perusahaan publik.

PT Sanurhasta Mitra Tbk sendiri bergerak di sektor barang konsumen bukan primer, khususnya industri pariwisata dan rekreasi. Perseroan dikenal sebagai pengembang kawasan wisata dan pemilik vila mewah The Santai di Seminyak, Bali, melalui anak usahanya PT Minna Padi Resorts.

Pada perdagangan Jumat pagi, saham MINA diperdagangkan di harga Rp274 atau naik Rp10 setara 4 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Saham tersebut dibuka pada level Rp270, sempat menyentuh harga tertinggi Rp276 dan terendah Rp266. Hingga pukul 09.18 WIB, volume transaksi mencapai 193.742 saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,2 miliar.

Kapitalisasi pasar MINA kini mencapai sekitar Rp2,66 triliun, menempatkannya di peringkat ke-321 dari seluruh perusahaan tercatat di BEI.

Di sisi fundamental, kinerja keuangan MINA masih menghadapi tantangan. Pada kuartal I 2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,87 miliar dengan rugi bersih sekitar Rp63 juta.

Meski demikian, kerugian tersebut jauh lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan adanya perbaikan kinerja operasional perusahaan.

Nama Djoni selama ini dikenal di kalangan pasar modal sebagai salah satu investor yang memiliki kepemilikan signifikan di beberapa perusahaan terbuka. Masuknya nama investor asal Jambi dalam daftar pemegang saham utama emiten menunjukkan bahwa pelaku investasi dari daerah juga mampu mengambil posisi strategis di pasar modal nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Kota Jambi Masih Bingung Cari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Ini Informasi yang Perlu Diketahui

    Warga Kota Jambi Masih Bingung Cari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat? Ini Informasi yang Perlu Diketahui

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBI, JAMBISNIS – Meski layanan BPJS Ketenagakerjaan semakin mudah diakses, masih banyak masyarakat yang mengaku bingung saat mencari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Terdekat untuk mengurus berbagai keperluan administrasi. Mulai dari klaim Jaminan Hari Tua (JHT), pembaruan data peserta, hingga konsultasi program perlindungan tenaga kerja, semuanya membutuhkan informasi lokasi layanan yang tepat agar proses berjalan lebih cepat […]

  • VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    VF8 Generasi Kedua Jadi Sorotan, Performa Dinilai Lebih Lambat

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Vietnam, VinFast resmi meluncurkan VF8 generasi kedua di pasar Vietnam. Peluncuran model terbaru ini langsung menarik perhatian karena muncul penilaian bahwa performanya tidak seagresif model sebelumnya. Berdasarkan laporan yang diwartakan CarsCoops pada Jumat (22/5/2026), VF8 generasi terbaru dinilai memiliki tingkat kecepatan yang kurang optimal dibandingkan varian pendahulunya. Meski hadir dengan […]

  • Rupiah Dibuka Stagnan Terhadap Dolar AS Pagi Ini

    Rupiah Dibuka Stagnan Terhadap Dolar AS Pagi Ini

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Jumat (5/12/2025) ini bergerak stagnan. Rupiah tetap Rp16.653 per dolar AS, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di Rp16.653 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Won Korea mencatat penguatan terbesar yakni 0,19%, […]

  • Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

    Pemprov Kepri Usulkan 60 Kampung Nelayan Merah Putih untuk Tahun 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri) mengusulkan sekitar 60 lokasi kampung nelayan di wilayahnya untuk dijadikan bagian dari Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekonomi pesisir dan kemandirian nelayan lokal melalui pembangunan terintegrasi di sektor kelautan dan perikanan. Kampung-kampung nelayan di Kepulauan Riau […]

  • 16 Perjalanan Kereta Dibatalkan Akibat Banjir Rendam Rel di Semarang

    16 Perjalanan Kereta Dibatalkan Akibat Banjir Rendam Rel di Semarang

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 16 perjalanan kereta api (KA) dibatalkan oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 4 Semarang akibat banjir yang merendam jalur rel antara Stasiun Semarang Tawang hingga Stasiun Alastua, Jawa Tengah. Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Franoto Wibowo, menjelaskan bahwa hingga Rabu (29/10), rekayasa pola operasi KA masih diberlakukan karena […]

  • IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    IHSG dan Bursa Asia Anjlok Serentak, Harga Minyak Tembus US$119 per Barel akibat Konflik Timur Tengah

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tekanan besar melanda pasar saham Asia pada awal pekan. Tidak hanya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), sejumlah bursa utama di kawasan juga kompak anjlok seiring melonjaknya harga minyak dunia akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pada perdagangan Senin (9/3/2026), IHSG sempat terperosok hingga 5,41 persen atau turun 410,73 poin ke level 7.174. […]

expand_less