Kamis, 8 Okt 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

Investor Asal Jambi Djoni Masih Kuasai 525 Juta Saham MINA, Nilai Kepemilikan Tembus Rp143 Miliar

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 31 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) masih mencatatkan nama investor asal Jambi, Djoni, sebagai salah satu pemegang saham utama perusahaan hingga akhir 2025. Berdasarkan data komposisi pemegang saham per 31 Desember 2025, Djoni menguasai 525 juta lembar saham atau setara 5,33 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh.

Dengan harga saham MINA yang berada di level Rp274 per saham pada perdagangan Jumat (31/7/2026) pukul 09.18 WIB, nilai pasar kepemilikan Djoni diperkirakan mencapai sekitar Rp143,85 miliar.

Posisi tersebut menempatkan Djoni sebagai pemegang saham terbesar ketiga setelah PT Tirta Orisa Yasa yang menguasai 30,48 persen saham dan Hapsoro dengan kepemilikan 19,68 persen.

Keberadaan Djoni sebagai investor asal Jambi di perusahaan terbuka menjadi perhatian tersendiri. Di tengah belum adanya emiten yang berasal dari Provinsi Jambi di Bursa Efek Indonesia (BEI), nama Djoni justru tercatat sebagai salah satu pemegang saham signifikan di perusahaan publik.

PT Sanurhasta Mitra Tbk sendiri bergerak di sektor barang konsumen bukan primer, khususnya industri pariwisata dan rekreasi. Perseroan dikenal sebagai pengembang kawasan wisata dan pemilik vila mewah The Santai di Seminyak, Bali, melalui anak usahanya PT Minna Padi Resorts.

Pada perdagangan Jumat pagi, saham MINA diperdagangkan di harga Rp274 atau naik Rp10 setara 4 persen dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Saham tersebut dibuka pada level Rp270, sempat menyentuh harga tertinggi Rp276 dan terendah Rp266. Hingga pukul 09.18 WIB, volume transaksi mencapai 193.742 saham dengan nilai transaksi sekitar Rp5,2 miliar.

Kapitalisasi pasar MINA kini mencapai sekitar Rp2,66 triliun, menempatkannya di peringkat ke-321 dari seluruh perusahaan tercatat di BEI.

Di sisi fundamental, kinerja keuangan MINA masih menghadapi tantangan. Pada kuartal I 2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,87 miliar dengan rugi bersih sekitar Rp63 juta.

Meski demikian, kerugian tersebut jauh lebih kecil dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan adanya perbaikan kinerja operasional perusahaan.

Nama Djoni selama ini dikenal di kalangan pasar modal sebagai salah satu investor yang memiliki kepemilikan signifikan di beberapa perusahaan terbuka. Masuknya nama investor asal Jambi dalam daftar pemegang saham utama emiten menunjukkan bahwa pelaku investasi dari daerah juga mampu mengambil posisi strategis di pasar modal nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sarmadoli Makin Tak Terkejar! Tinggal Satu Babak Lagi Menuju Juara Jambi Chess Tournament

    Sarmadoli Makin Tak Terkejar! Tinggal Satu Babak Lagi Menuju Juara Jambi Chess Tournament

    • calendar_month Kamis, 10 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Singgasana klasemen sementara Jambi Chess Tournament Season 2 2026 masih menjadi milik MN Sarmadoli Siringo Ringo. Hingga babak kedelapan, pecatur andalan Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar) itu belum tergoyahkan. Sarmadoli kini mengoleksi 20 poin. Posisi tersebut membuat peluangnya untuk mengangkat trofi juara Season 2 semakin terbuka lebar. Namun, jalan menuju gelar juara tidak […]

  • Cara Mudah Hindari Denda Pajak Kendaraan, Begini Langkah yang Harus Dilakukan

    Cara Mudah Hindari Denda Pajak Kendaraan, Begini Langkah yang Harus Dilakukan

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sering muncul akibat kelalaian pemilik kendaraan yang terlambat melakukan pembayaran. Padahal, sejumlah langkah sederhana sebenarnya bisa dilakukan untuk mencegah munculnya sanksi administratif tersebut sehingga biaya tambahan dapat dihindari. Menurut data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta, banyak wajib pajak masih mengalami keterlambatan akibat lupa jadwal atau kendala administrasi. […]

  • AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    AFPI Perkuat Ekosistem Fintech Indonesia di Hong Kong Fintech Week 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) memperkuat posisi Indonesia di kancah global melalui partisipasi dalam Hong Kong Fintech Week (HKFW) 2025, ajang pameran dan konferensi fintech terbesar di dunia. Ketua Umum AFPI, Entjik S. Djafar, mengatakan keikutsertaan ini menjadi langkah penting untuk mempromosikan ekosistem pinjaman daring (pindar) Indonesia sekaligus memperluas kerja sama lintas […]

  • Naik Lagi, Segini Harga Terbaru Perak Antam

    Naik Lagi, Segini Harga Terbaru Perak Antam

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak milik PT Aneka Tambang Tbk (Antam) kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (30/10/2025). Perak Antam menguat hingga Rp 350 menjadi Rp 25.950 per gram dari semula Rp 25.600 per gram. Sementara itu, harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok Rp 5.800.000, dengan harga yang termasuk PPN 11% […]

  • Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

    Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gabungan asosiasi Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia meminta perlindungan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait sejumlah rencana regulasi baru yang dinilai berpotensi mengganggu keberlanjutan industri tembakau nasional. Asosiasi menilai beberapa aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 dapat memberikan dampak besar terhadap ekosistem industri tembakau yang selama ini menyerap jutaan tenaga […]

  • Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Sekarang Dipatok Segini: Buruan!

    Harga Emas di Pegadaian Turun Lagi, Sekarang Dipatok Segini: Buruan!

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali merosot hari ini, Selasa (7/4/2026). Emas produksi anak perusahaan pegadaian, galeri24, kini dihargai Rp2.860.000 per gram dari posisi sebelumnya Rp2.870.000 per gram. Sementara itu, emas UBS turun menjadi Rp 2.874.000 per gram dari sebelumnya Rp 2.885.000 per gram. Penurunan harga ini berdasarkan data terbaru dari Pegadaian. Perlu menjadi […]

expand_less