Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month 11 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga elpiji subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melonjak hingga Rp 80.000 per tabung di tingkat pengecer. Lonjakan harga tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar Rp 30.000 per tabung di tingkat pangkalan.

Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa terbebani dengan harga gas subsidi yang semakin mahal.

“Baru-baru ada yang tawarkan Rp 70.000. Tapi saya tidak beli karena baru beli tabung lain. Gila-gilaan harga elpiji melon sekarang,” kata Syarif, seorang penjual kuliner di Jalan Lingkar Nunukan, Kamis (5/3/2026).

Keluhan serupa juga disampaikan Jack, pedagang di Pasar Jamaker. Ia mengatakan harga gas melon saat ini sudah mencapai Rp 70.000 hingga Rp 80.000 per tabung di tingkat pengecer.

Menurut dia, tingginya harga gas juga dipengaruhi kondisi ekonomi di wilayah perbatasan dengan Malaysia.

“Sekarang mahal elpiji. Mereka tahu gas Malaysia sampai Rp 350.000 karena ringgit naik. Momennya mungkin, makanya gas melon dijual sampai Rp 70.000 bahkan Rp 80.000,” ujarnya.

Sebagai informasi, HET elpiji 3 kg di Nunukan sebelumnya ditetapkan Rp 20.000 per tabung. Namun sejak awal 2025, harga tersebut naik menjadi Rp 30.000 setelah subsidi ongkos angkut kapal dicabut.

Kebijakan itu membuat harga gas melon di pangkalan resmi meningkat, sementara di tingkat pengecer harga bisa melonjak jauh lebih tinggi.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Nunukan Rohadiansyah mengatakan pemerintah daerah telah melakukan pengecekan terhadap agen dan pangkalan elpiji dalam beberapa hari terakhir.

Ia menyebut sebagian besar lonjakan harga terjadi di tingkat pengecer yang menjual gas di atas HET.

“Terkait harga di atas ketentuan, dipastikan dari pengecer,” kata Rohadiansyah.

Pemerintah daerah juga menempatkan petugas di sejumlah pangkalan elpiji untuk mengawasi distribusi dan mencegah penjualan di atas harga yang ditetapkan. Menurut Rohadiansyah, jika ditemukan pangkalan yang menjual elpiji di atas HET, pemerintah akan menindak sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengakui fenomena penjualan elpiji di atas harga resmi kerap terjadi, terutama pada momen tertentu ketika permintaan masyarakat meningkat. Pemerintah daerah berharap pengawasan yang diperketat dapat menekan lonjakan harga gas melon agar kembali sesuai ketentuan yang berlaku.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan, Cek Disini!

    UBS dan Galeri24 Kompak Stagnan, Cek Disini!

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual PT Pegadaian pada hari ini kompak tidak mengalami perubahan alias stagnan pada setiap jenisnya. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian, Senin (19/1/2026). Harga emas UBS stabil di posisi Rp 2.739.000 per gram. Demikian juga harga jual emas Galeri24 stagnan di posisi […]

  • Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    Negosiasi BBM SPBU Swasta Mandek, Shell dan Exxon Belum Sepakat Beli dari Pertamina

    • calendar_month Sen, 6 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Negosiasi pengadaan bahan bakar minyak (BBM) antara badan usaha swasta dan Pertamina memasuki babak baru. Dua perusahaan besar, Shell dan Exxon, hingga kini belum mencapai kesepakatan untuk membeli BBM atau bahan dasar (base fuel) dari Pertamina. Pj. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth Domatubun, mengatakan pembahasan dengan badan usaha swasta masih berjalan. Namun, […]

  • Vespa Officina 8 Resmi Hadir di Indonesia, Ini Keistimewaan Varian Spesialnya

    Vespa Officina 8 Resmi Hadir di Indonesia, Ini Keistimewaan Varian Spesialnya

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Vespa kembali menghadirkan varian edisi khusus untuk para pencinta skuter klasik di Tanah Air. Melalui edisi Officina 8, PT Piaggio Indonesia membawa sentuhan sejarah dan desain eksperimental khas Italia ke dalam dua model andalannya, Vespa Sprint 150 dan Vespa GTV 300 HPE. PT Piaggio Indonesia resmi meluncurkan Vespa Officina 8 Edition di Indonesia. […]

  • Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    Agus Gumiwang Ajukan Pemindahan Entry Point Impor ke 3 Pelabuhan Timur

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan akan bertemu Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membahas usulan pemindahan jalur masuk barang impor atau entry point sebagai bagian dari penguatan instrumen non-tariff measures (NTM) di Indonesia. “Saya akan melakukan komunikasi dengan Menkeu untuk menjelaskan kepada beliau mengenai konsep kami mengenai konsep NTM,” ujar Agus di […]

  • Ekonom Beri 4 Catatan Penting untuk Suksesnya Rencana Redenominasi Rupiah

    Ekonom Beri 4 Catatan Penting untuk Suksesnya Rencana Redenominasi Rupiah

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia, Fakhrul Fulvian, menilai bahwa Indonesia sudah berada pada kondisi yang tepat untuk membahas rencana redenominasi rupiah. Namun, ia mengingatkan agar kebijakan tersebut dilakukan dengan hati-hati dan disertai sejumlah catatan penting agar tidak menimbulkan kebingungan di masyarakat. “Kita berada di kondisi yang siap, namun ada beberapa hal yang harus […]

  • Papua Jadi Target Perluasan Perkebunan Sawit Usai Sumatra, Ini Rencana Prabowo

    Papua Jadi Target Perluasan Perkebunan Sawit Usai Sumatra, Ini Rencana Prabowo

    • calendar_month Jum, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, melayangkan kritik keras terhadap Presiden Prabowo Subianto terkait wacana penanaman kelapa sawit di Papua. Usman menilai gagasan tersebut menunjukkan pengabaian terhadap pelajaran pahit dari bencana ekologis yang terjadi di sejumlah wilayah Indonesia akibat deforestasi, terutama di Aceh dan Sumatra. Pernyataan Presiden Prabowo soal rencana penanaman sawit di […]

expand_less