Kamis, 14 Mei 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Harga BBM April 2026 Berpotensi Naik

Harga BBM April 2026 Berpotensi Naik

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ancaman kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada April 2026 semakin menguat seiring lonjakan harga minyak global dan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat. Kondisi ini memicu spekulasi bahwa pemerintah dan Pertamina akan melakukan penyesuaian harga, terutama untuk BBM nonsubsidi dalam waktu dekat.

Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, memperkirakan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamina Dex berpotensi naik sekitar Rp1.500 hingga Rp2.000 per liter.

Menurutnya, kenaikan ini mengikuti harga keekonomian yang terdorong oleh lonjakan harga minyak dunia yang kini menembus sekitar US$115 per barel.

“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi hampir tidak terhindarkan, namun kenaikan terlalu tinggi perlu dihindari karena berisiko memicu inflasi,” ujarnya.

Selain itu, kenaikan harga yang terlalu besar juga dikhawatirkan akan mendorong masyarakat beralih ke BBM subsidi seperti Pertalite dan solar, yang berpotensi memicu kelangkaan dan penimbunan.

Senada, pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai peluang kenaikan BBM, termasuk subsidi, semakin terbuka jika tren pelemahan rupiah terus berlanjut.

Nilai tukar rupiah saat ini mendekati Rp17.000 per dolar AS, yang memperbesar beban impor energi dan tekanan terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Kalau harga minyak naik dan rupiah melemah, pemerintah hampir pasti harus menaikkan harga BBM, termasuk subsidi seperti Pertalite,” kata Ibrahim.

Ia memperkirakan harga BBM subsidi bisa mengalami kenaikan terbatas, misalnya dari Rp10.000 menjadi sekitar Rp10.500 per liter. Meski terlihat kecil, dampaknya dinilai signifikan terhadap inflasi dan daya beli masyarakat.

Tekanan terhadap harga energi juga dipicu oleh konflik geopolitik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, yang berdampak pada terganggunya pasokan global, termasuk di jalur strategis Selat Hormuz.

Di sisi lain, pemerintah menghadapi dilema antara menjaga stabilitas harga demi melindungi masyarakat atau menyesuaikan harga untuk menghindari pembengkakan subsidi energi.

Hingga akhir Maret 2026, harga BBM di Indonesia masih belum mengalami perubahan. Pertalite bertahan di Rp10.000 per liter, solar subsidi Rp6.800 per liter, dan Pertamax di kisaran Rp12.300 per liter.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai Imlek, Segini Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

    Usai Imlek, Segini Nilai Tukar Rupiah Hari Ini

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) tertekan pada Rabu (18/2/2026). Baru dibuka rupiah sudah bergerak melemah 18 poin atau 0,11 persen menjadi Rp16.855 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.837 per dolar AS. Analis dari Doo Financial Futures Lukman Leong bilang pelemahan rupiah terjadi karena pejabat Federal Reserve atau The Fed bikin […]

  • Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    Mulai 2026, Ditjen Pajak Bisa Akses Data E-Wallet hingga Aset Kripto

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperluas basis pengawasan perpajakan di sektor ekonomi digital. Mulai tahun ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berwenang mengakses data keuangan yang dikelola penyedia jasa pembayaran (PJP), termasuk e-wallet hingga aset kripto. Kebijakan tersebut diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 108 Tahun 2025, yang menetapkan PJP baik bank maupun lembaga nonbank sebagai Lembaga […]

  • Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    Menkeu Purbaya Siapkan Legalisasi Rokok Ilegal, Target Berlaku Mei 2026

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah menyiapkan kebijakan baru untuk menekan peredaran rokok ilegal sekaligus meningkatkan penerimaan negara dari sektor cukai. Purbaya mengungkapkan, pemerintah telah merampungkan skema legalisasi rokok ilegal yang bertujuan mendorong pelaku usaha masuk ke dalam sistem resmi dan membayar cukai sesuai ketentuan. “Pelaku usaha harus masuk ke sistem […]

  • WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mulai Senin (16/3/2026). Kebijakan ini berlaku selama lima hari guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan hari libur bagi ASN, melainkan pengaturan fleksibilitas kerja […]

  • Geopolitik Timur Tengah Memanas, Diplomasi Energi Jadi Kunci Indonesia Jaga Ketahanan Nasional

    Geopolitik Timur Tengah Memanas, Diplomasi Energi Jadi Kunci Indonesia Jaga Ketahanan Nasional

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali menguji ketahanan energi global, termasuk Indonesia. Di tengah ancaman gangguan pasokan minyak dunia, diplomasi energi dinilai menjadi senjata utama untuk menjaga stabilitas nasional. Pakar energi Arcandra Tahar menegaskan, diplomasi energi bukan sekadar opsi, melainkan kebutuhan strategis. Dalam situasi global yang penuh ketidakpastian, pendekatan antarnegara dinilai mampu membuka […]

  • Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    Kembalikan Kepercayaan Investor, Nestlé PHK 16.000 Pekerja

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Raksasa makanan dan minuman global Nestlé SA akan memangkas 16.000 karyawan di seluruh dunia sebagai bagian dari strategi efisiensi biaya di bawah kepemimpinan CEO barunya, Philipp Navratil. Langkah ini menjadi upaya perusahaan untuk memangkas pengeluaran dan mengembalikan kepercayaan investor. Navratil menyebutkan bahwa target penghematan biaya perusahaan dinaikkan menjadi 3 miliar franc Swiss (setara […]

expand_less