Haram Paksakan Ego! Syarat Utama Pelatih Timnas Indonesia
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month Sen, 24 Nov 2025
- comment 0 komentar

PSSI: Ketua umum PSSI Erick Thohir bersama jajarannya pada suatu kegiatan.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – PSSI tidak main-main dalam berburu pelatih Timnas Indonesia yang baru. Ada standar tinggi yang ditetapkan federasi bagi sang juru taktik anyar.
Wakil Ketua Umum PSSI, Zainudin Amali, membocorkan kriteria krusial yang wajib dipenuhi. Bukan sekadar nama besar, tapi soal kecocokan filosofi.
Amali menegaskan bahwa arsitek baru nanti harus paham betul materi pemain Skuad Garuda. Ia tidak boleh memaksakan ego jika taktiknya tak sesuai dengan talenta yang ada.
Selain itu, pelatih baru bakal langsung dihadapkan pada target-target berat. PSSI memastikan tidak ada waktu santai bagi pengganti Shin Tae-yong nantinya.
Kriteria utama yang dicari PSSI adalah adaptabilitas pelatih terhadap skuad. Karakteristik pemain Timnas Indonesia saat ini dinilai unik dan potensial.
PSSI ingin pelatih yang masuk bisa langsung nyetel dengan gaya main Rizky Ridho dan kawan-kawan. Taktik brilian akan percuma jika tidak cocok dengan kaki-kaki para pemain.
“Tentang taktik strategi saya kira masing-masing pelatih punya,” ujar Amali dinukil dari Sapa Indonesia Malam Kompas TV.
“Tinggal dia harus cocok dengan karakteristik anak-anak yang ada di Timnas Indonesia sekarang,” tegas mantan Menpora itu.
Selain kecocokan gaya main, PSSI juga menyodorkan kontrak berbasis kinerja yang ketat. Federasi tidak ingin memberikan cek kosong kepada pelatih baru.
Amali memastikan setiap turnamen memiliki target capaian yang jelas. Hal ini menjadi barometer utama kesuksesan sang pelatih nantinya.
“Tentu federasi harus ada target, ada target-target apa yang harus dicapai dan lain sebagainya,” kata Amali.
“Tidak bisa dilepas ‘sudah silakan kamu melatih tanpa ada target’. Nah, itu harus ada target,” lanjutnya menekankan.
Amali mengingatkan agar kandidat pelatih tidak kaget dengan tekanan kerja di Indonesia. Jika target meleset, konsekuensi pemecatan atau putus kontrak sudah menanti di depan mata.
Agenda Timnas Indonesia ke depan sangat padat dan krusial. Mulai dari level regional seperti FIFA ASEAN Cup hingga panggung elit Piala Asia.
“Nah, kalau target itu tidak tercapai maka tentu kontrak sudah bicara bahwa Anda tidak perform kan gitu. Jadi, dia supaya tidak kaget-kaget,” tutur Amali.
“Jadi, dari awal kami sudah targetkan misalnya Piala Asia harus di posisi berapa,” ucapnya.
“Kemudian kan nanti ada FIFA ASEAN Cup yang baru mulai. Nah, apa posisi yang kami inginkan di situ,” tambah Amali.
PSSI saat ini bergerak cepat dengan mengantongi lima nama calon pelatih. Proses seleksi ketat sedang berlangsung di Benua Biru.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, bahkan sudah diterbangkan langsung ke Eropa. Ia bertugas melakukan wawancara mendalam terhadap kelima kandidat tersebut.
Meski demikian, Amali masih menutup mulut rapat-rapat soal identitas para kandidat. Publik diminta bersabar menunggu siapa yang akhirnya dipercaya menukangi Timnas Indonesia.(*)
- Penulis: darmanto zebua

Saat ini belum ada komentar