Breaking News
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Dari Hobi Jadi Penghasilan: Kreator Konten Ubah Passion Jadi Profesi di Era Digital

Dari Hobi Jadi Penghasilan: Kreator Konten Ubah Passion Jadi Profesi di Era Digital

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Di era digital saat ini, bekerja sesuai hobi bukan lagi mimpi. Banyak kreator konten mampu mengubah passion menjadi sumber penghasilan tetap, bahkan menjadikannya sebagai profesi utama. Salah satunya adalah Robin Farades, kreator konten yang gemar merekam aktivitas pesawat di landasan pacu (plane spotting). Melalui siaran langsung di TikTok, Robin kini mampu meraih penghasilan hingga Rp9 juta per bulan.

Ada pula Eka Yulianto, kreator di kanal YouTube @Sepur.khreta, yang memadukan kecintaannya terhadap kereta api dan alam. Berkat konsistensi dan kreativitas, Eka berhasil membangun komunitas penonton yang loyal dan terus berkembang.

Kedua sosok ini membuktikan bahwa passion economy konsep ekonomi berbasis minat pribadi semakin nyata di Indonesia. Melalui kreativitas dan keunikan diri, seseorang kini dapat menghasilkan nilai ekonomi dari apa yang mereka cintai. Kesuksesan kreator konten tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada identitas personal dan konsistensi.

Contohnya Windah Basudara, yang dikenal bukan semata karena keahlian bermain gim, melainkan karena kepribadiannya yang lucu dan hangat dalam berinteraksi dengan penggemar. Hal serupa ditunjukkan oleh Fadil Jaidi dan ayahnya Pak Muh, yang viral berkat hubungan keluarga mereka yang dekat dan menghibur.

Tren serupa juga terlihat di luar negeri. Marie Kondo menjadikan kebiasaan merapikan rumah sebagai bisnis global melalui metode “KonMari”, sedangkan Huda Kattan membangun merek kecantikan dunia Huda Beauty dari blog pribadi. Mereka semua berhasil menjadikan diri sendiri sebagai nilai ekonomi, bukan sekadar konten semata.

Generasi muda kini melihat hobi sebagai jalan karier alternatif. Mereka belajar banyak dari dunia digital mulai dari keterampilan komunikasi, kepemimpinan, hingga kemampuan teknis seperti desain grafis dan analisis data. Penelitian Maulidiyah dan Ubaidillah (2024) menunjukkan bahwa menjadi kreator konten dapat melatih soft skill dan hard skill secara bersamaan, sekaligus menumbuhkan motivasi berprestasi.

Dalam praktiknya, kreator sukses menerapkan strategi IPPAR (Insight, Program Strategic, Implementation, Action, Reputation) untuk membangun personal branding yang kuat dan menjaga reputasi di dunia maya.

Meski menjanjikan, profesi kreator konten juga memiliki tantangan besar. Di antaranya adalah kesenjangan akses internet, tekanan psikologis akibat algoritma dan komentar negatif, serta risiko pelanggaran hak cipta.

Kreator diingatkan untuk memahami Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta, agar karya mereka terlindungi secara hukum dan ekonomi. Fenomena ini menegaskan bahwa di dunia digital, keaslian dan keunikan diri adalah kekuatan utama. Hobi bukan lagi sekadar kegiatan iseng, tetapi dapat menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan.

Dengan strategi yang tepat, siapa pun dapat menjadikan passion sebagai profesi dan berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi kreator Indonesia.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

    Kopdes Merah Putih Metuk Boyolali Jadi Percontohan Nasional Gerakan Koperasi Desa

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi dan UKM (Menkop UKM) Ferry Juliantono menyebut Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Metuk di Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, dapat menjadi percontohan nasional bagi koperasi desa dan kelurahan lainnya di seluruh Indonesia. “Koperasi ini bahkan telah melampaui standar. Dengan bangunan fisik dan operasionalisasi seluruh yang disampaikan Presiden, di antaranya punya […]

  • Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi […]

  • Rupiah Dibuka Menguat Rp16.573 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Menguat Rp16.573 per Dolar AS

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat pada pembukaan perdagangan Kamis (16/10/2025) pagi. Rupiah menguat sebesar 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.573 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.576 per dolar AS. Mayoritas mata uang di kawasan Asia juga menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand mencatat penguatan terbesar yakni 0,38%, disusul won […]

  • Dirut Hermina Lepas 680 Juta Saham HEAL Lewat Hibah, Kepemilikan Turun Jadi 5,93%

    Dirut Hermina Lepas 680 Juta Saham HEAL Lewat Hibah, Kepemilikan Turun Jadi 5,93%

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktur Utama PT Medikaloka Hermina Tbk (IDX: HEAL), Dr. Yulisar Khiat, melaporkan perubahan kepemilikan sahamnya kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) usai melakukan transaksi hibah saham. Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (27/10/2025), Yulisar diketahui mengalihkan 680,31 juta saham HEAL dalam tiga tahap, masing-masing pada 21, 22, dan 23 Oktober 2025. Sebelum […]

  • Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

    Cuaca Ekstrem Bayangi Produksi, Pasokan Cabai Dipastikan Aman Jelang Ramadan

    • calendar_month Rab, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasokan cabai nasional dipastikan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang bulan Ramadan, meski produksi di sejumlah sentra pertanian dibayangi cuaca ekstrem. Petani berharap pemerintah dapat memberikan subsidi biaya logistik agar harga cabai tetap terkendali di pasaran. Ketua Asosiasi Champion Cabai Indonesia, Tunov Mondro, menyatakan produksi cabai petani saat ini masih sesuai dengan proyeksi pemerintah […]

  • BI-Fast Jadi Layanan Pembayaran Termurah dan Tercepat di Dunia

    BI-Fast Jadi Layanan Pembayaran Termurah dan Tercepat di Dunia

    • calendar_month Kam, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut layanan BI-Fast kini menjadi salah satu sistem pembayaran tercepat dan termurah di dunia. Saat ini, tarif transaksi BI-Fast hanya Rp2.500 per transaksi dengan batas maksimal transfer Rp500.000 per sekali transaksi. Perry menegaskan, biaya tersebut sangat kompetitif dibandingkan standar global. “Rp2.500 itu kalau dikonversi ke dolar, hanya […]

expand_less