Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Cetak Sejarah, Rob Jetten Jadi Perdana Menteri Termuda Belanda

Cetak Sejarah, Rob Jetten Jadi Perdana Menteri Termuda Belanda

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month 12 menit yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Rob Jetten resmi menjadi perdana menteri (PM) termuda Belanda usai dilantik oleh Raja Willem-Alexander dalam upacara di kediaman kerajaan Huis ten Bosch di Den Haag pada Senin (23/2) waktu setempat.

Pemimpin Partai Demokrat 66 (D66) tersebut ditunjuk sebagai kepala pemerintahan koalisi yang baru usai pemilu legislatif tahun lalu. Usianya yang baru 38 tahun menjadikannya perdana menteri termuda sepanjang sejarah Belanda.

Bersama 17 menteri dan 10 sekretaris negara, Jetten mengambil sumpah di hadapan Raja Willem-Alexander dengan janji mematuhi konstitusi dan melaksanakan tugas sepenuh hati.

Dilan Yesilgoz-Zegerius, pemimpin Partai Rakyat untuk Kebebasan dan Demokrasi (VVD), ditunjuk sebagai wakil perdana menteri pertama serta menteri pertahanan, sementara Bart van den Brink dari partai Seruan Demokrat Kristen (CDA) disumpah sebagai wakil perdana menteri kedua serta menteri suaka dan migrasi.

Sementara, mantan anggota Parlemen Eropa Tom Berendsen dari CDA menjadi menteri luar negeri, dan Sjoerd Sjoerdsma dari D66, yang disanksi China sejak 2021, menjadi menteri perdagangan luar negeri.

Pejabat posisi kunci lainnya yang dilantik antara lain David van Weel dari VVD sebagai menteri kehakiman dan keamanan, Pieter Heerma dari CDA sebagai menteri dalam negeri, dan Eelco Heinen dari VVD yang tetap sebagai menteri keuangan.

Di luar upacara pelantikan, sejumlah 20 aktivis dari organisasi “Extinction Rebellion” memblokade jalan menuju istana kerajaan sebagai bentuk protes, menurut laporan media Belanda NOS.

Para aktivis mendakwa Jetten tak mendorong kebijakan iklim yang tepat serta melanjutkan kebijakan migrasi dari pemerintahan sebelumnya.

Dalam pemilihan umum legislatif yang berlangsung pada 29 Oktober 2025, partai D66 unggul dalam hal perolehan suara, mengalahkan Partai Kebebasan (PVV) yang berhaluan kanan ekstrem, meski keduanya sama-sama memperoleh 26 kursi parlemen.

Sementara, VVD memenangi 22 kursi, aliansi Hijau Kiri-Buruh memperoleh 20 kursi, dan CDA meraih 18 kursi parlemen.

Jetten sebelumnya menyatakan tak akan membentuk koalisi dengan PVV pimpinan Geert Wilders dan, sebagai pemenang pemilu, partainya memulai dialog koalisi bersama VVD dan CDA untuk membentuk pemerintahan baru, meski akan berstatus minoritas di parlemen.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    Impor Benang Kapas Membanjir, Pemerintah Terapkan Bea Masuk untuk Lindungi Industri Dalam Negeri

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi memberlakukan Bea Masuk Tindakan Pengamanan (BMTP) untuk impor benang kapas, sebagai langkah melindungi industri dalam negeri dari kerugian akibat lonjakan impor. Keputusan ini mencakup 27 nomor HS sesuai Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI) 2022. Pengenaan BMTP berlaku selama tiga tahun, mulai 30 Oktober 2025 hingga 29 Oktober 2028. “Industri dalam negeri […]

  • BPS: Pengangguran di Jambi Turun Jadi 4,08 Persen per November 2025

    BPS: Pengangguran di Jambi Turun Jadi 4,08 Persen per November 2025

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kondisi ketenagakerjaan di Provinsi Jambi menunjukkan perbaikan pada November 2025. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) turun menjadi 4,08 persen, atau menurun 0,17 persen poin dibandingkan Agustus 2025. Berdasarkan Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) November 2025, jumlah angkatan kerja di Jambi mencapai 1,94 juta orang, meningkat 5,26 ribu […]

  • Harga Sembako Jambi Naik di Pekan Pertama Ramadan, Program MBG Ikut Serap Pasokan

    Harga Sembako Jambi Naik di Pekan Pertama Ramadan, Program MBG Ikut Serap Pasokan

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah bahan pokok di Kota Jambi tercatat mengalami kenaikan pada pekan pertama Ramadan 1447 Hijriah. Kenaikan terjadi pada hampir seluruh komoditas utama, mulai dari beras, gula, minyak goreng, daging ayam, telur, hingga cabai. Pantauan di Pasar Angso Duo menunjukkan harga beras medium kini berada di kisaran Rp 16.000 per kilogram. Gula pasir […]

  • Mulai Tahun Depan, Tunjangan Guru Honorer Naik Jadi Rp 400.000 per Bulan

    Mulai Tahun Depan, Tunjangan Guru Honorer Naik Jadi Rp 400.000 per Bulan

    • calendar_month Kam, 23 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira untuk semua guru honorer di Indonesia. Tunjangan atau insentif mereka akan naik pada 2026 mendatang. Rencananya Pemerintah akan menambahkan insentif untuk guru honorer sebesar Rp 100 ribu. Dengan penambahan ini, setiap guru honorer akan menerima insentif Rp 400.000 per bulan. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menyampaikan hal tersebut. “Tahun […]

  • Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    Cuaca Jambi Hari Ini: Berawan, Hujan Masih Berpotensi

    • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Jambi pada Kamis, 13 November 2025, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan ringan di beberapa kabupaten dan kota. Suhu udara rata-rata berada pada kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius dengan kelembapan tinggi mencapai 98 persen. Berdasarkan data prakiraan cuaca harian BMKG, berikut […]

  • Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rab, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah tekanan sejumlah kepala daerah yang mengeluhkan beban fiskal, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah pusat belum bisa mengambil alih pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) di daerah. Ketika beban fiskal daerah makin berat dan dana transfer berkurang, harapan agar pusat menanggung gaji PNS pun muncul. Namun, jawaban tegas […]

expand_less