Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan
- account_circle -
- calendar_month Sen, 24 Nov 2025
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Bank Sentral Rusia untuk pertama kalinya mulai menjual emas fisik dari cadangannya untuk stabilkan rubel.(F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Rusia untuk pertama kalinya mulai menjual emas fisik dari cadangannya sebagai bagian dari operasi Kementerian Keuangan untuk membiayai anggaran negara.
Mengutip The Moscow Times, langkah ini mencerminkan transaksi sebelumnya yang melibatkan emas dari National Wealth Fund (NWF), yang sebelumnya sebagian besar hanya bersifat administratif. Dalam skema sebelumnya, pemerintah menjual emas ke Bank Sentral, tetapi fisik emasnya tetap tersimpan dalam cadangan negara.
Saat ini, cadangan emas Rusia mencapai lebih dari 2.300 ton—menjadikannya cadangan emas terbesar kelima di dunia.
“Dengan meningkatnya likuiditas pasar emas domestik dalam beberapa tahun terakhir, Bank Sentral Rusia kini melakukan operasi yang setara di pasar domestik tidak hanya melalui transaksi yuan, tetapi juga sebagian melalui emas,” kata seorang juru bicara Bank Sentral kepada Interfax.
Bank tersebut tidak mengungkapkan kapan atau berapa besar volume penjualan dilakukan.
Sebelum invasi besar-besaran ke Ukraina, NWF menyimpan 405,7 ton emas. Sejak itu, Kementerian Keuangan telah menjual 57% atau 232,6 ton untuk menutup defisit anggaran, menyisakan 173,1 ton per 1 November.
Secara keseluruhan, aset likuid NWF termasuk emas dan yuan telah turun 55% menjadi 51,6 miliar dolar AS.
Para ekonom mengatakan penjualan emas ini membantu Bank Sentral memasok mata uang ke pasar untuk menopang nilai rubel sekaligus mengurangi tekanan terhadap cadangan yuan.
“Penggunaan emas membantu menyebarkan tekanan di berbagai pasar dan menjaga diversifikasi cadangan,” ujar Vladimir Chernov, analis di Freedom Finance Global.(*)
- Penulis: -
- Editor: Darmanto Zebua

Saat ini belum ada komentar