Breaking News
light_mode
Beranda » Kuliner » Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

Bisnis Makanan Kukusan Makin Populer, Peluang Cuan di 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Gaya hidup sehat kini menjadi bagian dari keseharian masyarakat urban Indonesia. Salah satu tren kuliner yang terus naik daun pada 2025 adalah makanan kukusan — makanan yang diolah tanpa minyak goreng, tanpa pengawet, dan tetap menggugah selera. Tren ini bukan hanya mencerminkan perubahan pola konsumsi, tapi juga membuka peluang bisnis baru yang menjanjikan.

Berbeda dengan makanan yang digoreng, makanan kukusan menawarkan rasa alami dari bahan-bahan segar tanpa tambahan minyak berlebih. Proses memasak dengan uap air membantu menjaga kandungan gizi serta tekstur alami bahan, seperti sayur, ubi, ikan, hingga daging ayam.

Menurut pengamat kuliner dan wirausaha pangan sehat, Rini Adiastuti, bisnis kukusan kini tidak hanya hadir di pasar tradisional atau kaki lima, tapi juga sudah merambah kafe modern, catering diet, hingga layanan antar daring.

“Kukusan itu fleksibel. Bisa jadi camilan, bisa juga jadi menu utama. Dengan branding yang tepat, produk sederhana bisa jadi bisnis besar,” jelasnya.

Data riset internal Indonesia Food Insight 2025 menunjukkan, permintaan makanan sehat meningkat 30% dibanding tahun lalu. Segmentasi pasar terbesar datang dari pekerja kantoran dan keluarga muda di kota besar yang ingin menjaga pola makan tanpa kehilangan cita rasa.

Keunggulan bisnis makanan kukusan antara lain:

  • Biaya produksi rendah karena tidak memerlukan minyak atau alat khusus.
  • Bahan baku mudah didapat seperti ubi, singkong, pisang, hingga sayuran lokal.
  • Mudah dipasarkan secara digital karena visual proses kukusnya menarik untuk media sosial.
  • Sesuai tren “healthy lifestyle” yang terus digemari generasi milenial dan Gen Z.

Berikut beberapa menu kukusan populer yang sedang viral di kalangan pecinta makanan sehat:

  • Ubi Kukus Keju Madu – manis alami dengan topping sehat.
  • Pisang Kukus Cokelat Almond – camilan favorit anak-anak dan remaja.
  • Jagung Kukus Rempah Nusantara – paduan jagung manis dengan bumbu khas daerah.
  • Tahu Kukus Isi Sayur dan Ayam – cocok untuk diet tinggi protein.
  • Dimsum Kukus Homemade – versi lokal dari makanan oriental yang kini banyak digemari.
  • Lemper Kukus Modern – paduan tradisi dan inovasi dengan isi ayam suwir pedas.

Setiap menu bisa disesuaikan dengan tema brand, mulai dari “kukusan rumahan sehat” hingga “kukusan premium bergizi”.

Agar bisnis ini berkelanjutan, pelaku UMKM disarankan menerapkan beberapa strategi berikut:

  • Gunakan kemasan ramah lingkungan, sejalan dengan tren eco-friendly.
  • Tampilkan label nutrisi dan informasi bahan baku, untuk meningkatkan kepercayaan konsumen.
  • Bangun kehadiran digital lewat Instagram, TikTok, dan marketplace makanan sehat.
  • Berinovasi dalam rasa dan tampilan, misalnya menggabungkan bahan lokal dengan ide modern.

Meski peluangnya besar, bisnis makanan kukusan juga menghadapi tantangan. Persaingan mulai ketat, sementara bahan baku seperti keju, madu, dan bahan organik bisa mengalami fluktuasi harga. Persepsi bahwa makanan sehat selalu mahal juga masih jadi PR bagi para pengusaha kuliner.

Namun, dengan kualitas produk, inovasi, dan strategi pemasaran yang tepat, bisnis kukusan bisa menjadi ladang keuntungan jangka panjang. Di tahun 2025, pasar makanan sehat diprediksi akan terus tumbuh pesat. Produk-produk berbasis kukusan bukan hanya sekadar tren, tetapi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat modern yang lebih sadar gizi dan ramah lingkungan.

“Kukusan bukan cuma soal cara masak, tapi juga cara hidup sehat, sederhana, dan berkelanjutan,” tutup Rini.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Eks Direktur Jak TV dan Ketua Tim Buzzer Dituntut 8 Tahun Penjara

    Eks Direktur Jak TV dan Ketua Tim Buzzer Dituntut 8 Tahun Penjara

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Direktur Pemberitaan Jak TV, Tian Bahtiar, dan Ketua Tim Buzzer Adhiya Muzakki dituntut delapan tahun penjara dalam kasus dugaan perintangan penegakan hukum pada sejumlah perkara korupsi. Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Selain Tian dan Adhiya, […]

  • BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — BPJS Kesehatan menjalin kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan Program JKN berjalan dalam koridor hukum yang tertib, akuntabel, dan berintegritas, Senin (12/1). […]

  • BMKG Peringatkan 8 Wilayah Berpotensi Dihantam Gelombang Tinggi Hari Ini, 29 Oktober 2025

    BMKG Peringatkan 8 Wilayah Berpotensi Dihantam Gelombang Tinggi Hari Ini, 29 Oktober 2025

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi gelombang laut tinggi di sejumlah wilayah perairan Indonesia pada Rabu (29/10/2025). Menurut BMKG, gelombang laut diperkirakan mencapai ketinggian 2,5 hingga 4 meter, terutama di beberapa perairan selatan dan barat Indonesia. Kondisi ini dipicu oleh pola angin yang bertiup cukup kuat di beberapa […]

  • WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    WhatsApp & Instagram Hampir Dipaksa Dijual, Zuckerberg Menang Besar Lawan FTC

    • calendar_month Kam, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya regulator Amerika Serikat untuk memaksa Meta melepas Instagram dan WhatsApp akhirnya kandas. Hakim Distrik AS James Boasberg memutuskan bahwa Meta tidak memegang monopoli dalam bisnis jejaring sosial saat ini sehingga tidak melanggar hukum antimonopoli. Putusan ini menjadi kemenangan hukum besar bagi CEO Meta Mark Zuckerberg. Persidangan antimonopoli yang berakhir pada Mei lalu […]

  • Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    • calendar_month Sen, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Real Madrid kemungkinan besar akan mencari manajer baru pada musim panas mendatang, mengingat Alvaro Arbeloa hanya terikat kontrak hingga akhir musim ini. Meskipun catatan Alvaro Arbeloa, khususnya di La Liga, cukup bagus, media-media Spanyol meyakini masih belum ada bukti yang menunjukkan bahwa dia telah secara signifikan meningkatkan tim sejak mengambil alih dari Xabi […]

  • Harga Cabe dan Bawang di Pasar Angso Duo Turun

    Harga Cabe dan Bawang di Pasar Angso Duo Turun

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (22/1/2026). Data terbaru menunjukkan hanya beberapa komoditas hortikultura yang mengalami penurunan harga, sementara sebagian besar bahan pangan strategis tidak mengalami perubahan signifikan. Komoditas cabe menjadi salah satu penyumbang utama penurunan harga. Cabe merah besar dan cabe merah kecil […]

expand_less