Banjir Bandang Sumatera, BCA Salurkan Bantuan Makanan dan Obat untuk Korban di Medan dan Langkat
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 3 Des 2025
- comment 0 komentar

Bakti BCA Serahkan Bantuan Kemanusiaan Bagi Korban Bencana Banjir di Kota Medan dan Kabupaten Langkat. (Dok. BCA).
JAMBISNIS.COM – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melalui program Bakti BCA menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk korban banjir bandang di sejumlah daerah di Sumatera Utara. Bantuan diserahkan langsung di Kota Medan dan Kabupaten Langkat yang menjadi wilayah terdampak banjir terbesar.
Dalam penyaluran ini, Bakti BCA bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Bantuan diberikan di Posko Pengungsi Jalan Pancar, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, serta Posko Bersama di Koramil 09 Kebun Lada, Kecamatan Hinai, Langkat. Dari titik tersebut, distribusi bantuan dilanjutkan hingga ke Kecamatan Tanjungpura.
EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F. Haryn, menyerahkan bantuan berupa 550 dus air mineral, 70 dus mi instan, 912 bungkus biskuit, 4.200 tablet obat-obatan dan multivitamin, hingga 100 botol minyak kayu putih.
“BCA turut berempati dan berduka atas musibah yang terjadi di Sumatera. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat,” ujar Hera, Selasa (2/12/2025).
Sebelumnya, Bakti BCA bersama TNI juga mengirim bantuan kemanusiaan untuk korban banjir di Aceh dan Sumatera Utara, termasuk Sibolga, melalui pengiriman logistik dari Lanud Halim Perdanakusuma. Bantuan mencakup sembako, air mineral, selimut, popok balita, obat, multivitamin, tenda hingga tempat tidur portabel.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa pemerintah tengah menyiapkan hunian sementara bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Data terbaru menunjukkan lebih dari satu juta warga mengungsi.
“Setelah kondisi darurat mereda, hunian sementara dan hunian tetap akan dibangun. BNPB sedang melakukan pemetaan dan perencanaan,” jelas Saifullah.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar