Bangkit Setelah Dipecat, Dua Pemimpin Redaksi Tulis Buku ‘All the Cool Girls Get Fired’
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Sel, 28 Okt 2025
- comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Kehilangan pekerjaan sering kali menjadi titik balik dalam hidup seseorang. Hal ini pula yang dialami Laura Brown dan Kristina O’Neill, dua mantan pemimpin redaksi majalah ternama di Amerika Serikat. Keduanya pernah berada di puncak karier sebelum akhirnya harus menerima kenyataan pahit: dipecat dari pekerjaan impian mereka. Namun alih-alih tenggelam dalam kesedihan, Laura dan Kristina memilih untuk bangkit dan menjadikan pengalaman tersebut sebagai inspirasi melalui buku terbaru mereka berjudul “All the Cool Girls Get Fired.”
Dikutip dari CNBC, Selasa (28/10/2025), Laura Brown yang dikenal sebagai mantan pemimpin redaksi majalah InStyle, dan Kristina O’Neill, mantan pemimpin redaksi WSJ Magazine milik The Wall Street Journal, mengaku pemecatan itu terasa sangat berat.
Namun, mereka sepakat bahwa kata “dipecat” adalah istilah paling jujur untuk menggambarkan apa yang terjadi — dan justru dari sanalah mereka belajar tentang ketahanan diri, harga diri, dan arti sebenarnya dari kesuksesan.
“Istirahat memang perlu, tapi jangan sampai terlalu lama sendirian. Kalau kamu terlalu lama sendiri, pikiran buruk akan semakin kuat,” kata Laura Brown.
Laura menekankan pentingnya tetap bersosialisasi setelah kehilangan pekerjaan, misalnya dengan bertemu teman, sekadar ngopi, atau berjalan keluar rumah.
“Begitu kamu keluar dari apartemen, kamu akan sadar bahwa dunia di luar sana masih ada. Kamu bukan satu-satunya yang sedang berjuang,” tambahnya.
Sementara itu, Kristina O’Neill membagikan perspektif berbeda. Ia menyebut rasa malu setelah dipecat sering kali muncul karena kita merasa dunia tahu apa yang terjadi, padahal sebenarnya tidak.
“Kadang kita merasa semua orang tahu kita dipecat. Padahal itu hanya ada di kepala kita sendiri,” ujarnya.
Kristina menjuluki perasaan itu sebagai “The Scarlet F” — simbol rasa bersalah dan canggung yang sering dialami orang setelah kehilangan pekerjaan. Ia menegaskan bahwa mengakui kenyataan dan berbicara dengan orang lain justru menjadi langkah pertama untuk bangkit.
Buku “All the Cool Girls Get Fired” bukan sekadar kisah pribadi dua jurnalis sukses, tetapi juga kumpulan refleksi dan esai dari berbagai tokoh terkenal yang pernah mengalami pemecatan.
Nama-nama seperti Jamie Lee Curtis dan Oprah Winfrey turut menyumbangkan cerita tentang bagaimana mereka mengubah kegagalan menjadi pijakan menuju kesuksesan. Melalui buku ini, Laura dan Kristina ingin menunjukkan bahwa dipecat bukan akhir dari karier, melainkan peluang untuk memulai bab baru dengan lebih berani dan sadar diri.
“Kita sering lupa bahwa kehilangan pekerjaan bukan berarti kehilangan nilai diri. Kadang, itu justru pintu menuju sesuatu yang lebih baik,” tulis keduanya dalam buku tersebut.
Kisah dua pemimpin redaksi ini menjadi cerminan penting bagi banyak orang, terutama generasi muda yang sedang membangun karier. Di tengah dunia kerja yang dinamis dan penuh ketidakpastian, pemecatan bukanlah aib, melainkan bagian dari perjalanan profesional. Psikolog karier menilai, pengalaman seperti yang dialami Laura dan Kristina dapat menjadi pelajaran berharga bagi siapa pun untuk belajar menerima perubahan, beradaptasi, dan menemukan jati diri di luar status pekerjaan.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar