Rabu, 10 Jun 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

Makanan Pemicu Epilepsi pada Anak, Benarkah MSG Bisa Menyebabkan Kejang?

  • account_circle say say
  • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Epilepsi pada anak tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga psikologis, baik bagi anak maupun orang tua. Kekhawatiran kerap muncul ketika kejang terjadi secara tiba-tiba, terutama saat anak sedang beraktivitas atau bermain.

Dalam upaya mencegah kekambuhan, sebagian orang tua mulai memperhatikan pola makan anak. Salah satu yang sering disorot adalah konsumsi makanan yang mengandung monosodium glutamate (MSG), seperti mi instan dan camilan kemasan.

Seorang ibu, yang enggan disebutkan namanya, menceritakan pengalamannya merawat anak dengan epilepsi sejak usia 6 tahun. Ia mengaku kesulitan mengontrol pola makan anaknya yang gemar mengonsumsi makanan instan.

“Setiap anak saya makan mi instan, biasanya keesokan harinya langsung kejang. Kalau makan camilan yang mengandung MSG juga sering kambuh,” ujarnya.

Meski demikian, secara medis, hubungan antara MSG dan kejang masih menjadi perdebatan. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa zat aditif seperti MSG dapat memengaruhi sistem saraf, namun bukti ilmiah pada manusia masih terbatas.

Menurut Epilepsy Foundation, pemicu kejang pada penderita epilepsi dapat berbeda pada setiap individu. Makanan bukanlah penyebab utama, tetapi dalam beberapa kasus, zat tertentu dapat meningkatkan sensitivitas saraf.

Selain MSG, beberapa jenis makanan lain juga disarankan untuk dibatasi, seperti makanan tinggi gula, lemak jenuh, serta minuman berkafein. Konsumsi berlebihan dapat memengaruhi metabolisme tubuh dan berpotensi memicu kejang pada sebagian penderita.

Di sisi lain, penderita epilepsi dianjurkan menerapkan pola makan seimbang. Asupan seperti protein tanpa lemak, buah dan sayur, serta lemak sehat dinilai dapat membantu menjaga fungsi otak tetap optimal.

Dalam beberapa kasus tertentu, diet khusus seperti diet ketogenik juga digunakan sebagai bagian dari terapi untuk membantu mengurangi frekuensi kejang. Namun, penerapannya harus dilakukan di bawah pengawasan tenaga medis.

Secara umum, epilepsi merupakan gangguan neurologis yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik abnormal di otak. Diagnosis ditegakkan melalui pemeriksaan klinis dan penunjang seperti elektroensefalografi (EEG), serta pencitraan otak seperti MRI atau CT scan.

Hingga saat ini, epilepsi belum dapat disembuhkan secara total. Pengobatan yang diberikan bertujuan untuk mengontrol kejang dan meningkatkan kualitas hidup pasien.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • 36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, Terancam Sanksi Pengembalian Dana

    36 Penerima Beasiswa LPDP Diperiksa, Terancam Sanksi Pengembalian Dana

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sebanyak 36 penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) tengah menjalani proses pemeriksaan lanjutan karena belum memenuhi kewajiban pengabdian di Indonesia. Salah satu di antaranya menjadi sorotan publik setelah kasusnya viral di media sosial. Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengatakan proses klarifikasi dilakukan secara menyeluruh dan berbasis data. Pemeriksaan dilakukan dengan menelusuri data perlintasan, […]

  • Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Koperasi Desa (Kopdes) memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, Kopdes dapat menjadi saluran distribusi baru bagi program-program strategis pemerintah yang langsung menyasar masyarakat lapisan terbawah. Tito menuturkan, selama ini salah satu persoalan utama dalam kebijakan pengendalian harga adalah saluran distribusi yang tidak merata hingga […]

  • Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    Purbaya Tepis Julukan Gaya Koboi: Saya Hanya Perpanjangan Tangan Presiden Prabowo

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa gaya komunikasinya yang kerap dianggap “koboi” bukan tindakan pribadi, melainkan bentuk pelaksanaan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat pemulihan kepercayaan ekonomi masyarakat. “Saya tidak bertindak sendiri. Semua langkah saya adalah perpanjangan tangan Bapak Presiden. Jangan anggap saya koboi,” ujar Purbaya di Jakarta, Senin (27/10/2025). […]

  • Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    Bulog Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Nasional Aman hingga Akhir 2026

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan ketersediaan pangan nasional berada dalam kondisi aman hingga akhir 2026. Kepastian tersebut terlihat dari meningkatnya stok beras pemerintah serta pasokan minyak goreng yang tetap terjaga di pasar.Berdasarkan data Perum BULOG, stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) per 9 Maret 2026 telah mencapai sekitar 3,74 juta ton. Jumlah tersebut diproyeksikan masih akan terus […]

  • Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    Daftar 15 Sungai Terpanjang di Dunia, Membelah Benua Ribuan Kilometer

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sungai merupakan aliran air besar yang mengalir dari hulu ke hilir secara terus-menerus. Keberadaannya berperan penting sebagai sumber air bersih, irigasi, transportasi, hingga pembangkit listrik, sekaligus menjadi pusat peradaban sejak ribuan tahun lalu. Sejumlah sungai dikenal bukan hanya karena nilai historis dan ekologisnya, tetapi juga karena panjang alirannya yang membentang ribuan kilometer dan […]

  • BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

    BPOM Ungkap 5 Produk Pangan Ilegal Paling Banyak Dijual di E-Commerce

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengungkap temuan ribuan akun dan tautan penjualan produk pangan olahan ilegal di berbagai marketplace sepanjang Januari–Juni 2025. Temuan ini merupakan hasil patroli siber rutin yang dilakukan BPOM terhadap e-commerce dan media sosial. BPOM menyebut seluruh tautan yang teridentifikasi telah diajukan untuk takedown melalui Kementerian Komunikasi dan Digital […]

expand_less