Jumat, 18 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » Ini Ciri Asam Lambung Parah dengan Gejala Dada Terbakar

Ini Ciri Asam Lambung Parah dengan Gejala Dada Terbakar

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Penyakit asam lambung atau gastroesophageal reflux disease (GERD) merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan rasa tidak nyaman. Jika tidak ditangani dengan baik, kondisi ini dapat berkembang menjadi lebih parah dan memicu komplikasi serius.

Asam lambung parah biasanya ditandai dengan gejala yang semakin sering muncul dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Salah satu tanda yang paling umum adalah sensasi terbakar di dada atau heartburn, yang dapat terasa hingga ke tenggorokan.

Selain itu, penderita juga dapat mengalami kesulitan menelan atau disfagia. Kondisi ini ditandai dengan rasa seperti ada yang tersangkut di tenggorokan, bahkan disertai nyeri saat menelan makanan atau minuman.

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah mual dan muntah, terutama setelah makan. Dalam kondisi lebih serius, penderita bisa mengalami muntah darah atau buang air besar berwarna hitam, yang menandakan adanya perdarahan di saluran pencernaan.

Penurunan berat badan secara drastis tanpa sebab yang jelas juga dapat menjadi tanda asam lambung sudah dalam tahap parah. Bahkan, dalam beberapa kasus, gangguan ini dapat memicu anemia akibat perdarahan atau gangguan penyerapan nutrisi.

Sejumlah faktor dapat menyebabkan asam lambung menjadi parah, di antaranya pola makan tidak sehat, kebiasaan merokok, obesitas, hingga stres. Selain itu, kondisi medis seperti hernia hiatus dan melemahnya katup antara lambung dan kerongkongan juga berperan dalam memperburuk gejala.

Untuk mencegah kondisi semakin parah, perubahan gaya hidup menjadi langkah utama yang perlu dilakukan. Menghindari makanan berlemak, pedas, dan asam, serta tidak langsung berbaring setelah makan dapat membantu mengurangi risiko naiknya asam lambung.

Jika gejala tidak kunjung membaik, penderita disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter. Penanganan medis biasanya melibatkan penggunaan obat seperti antasida, penghambat histamin (H2 blocker), hingga inhibitor pompa proton (PPI) yang berfungsi menekan produksi asam lambung.

Dalam kondisi tertentu, tindakan medis seperti terapi endoskopi atau prosedur operasi dapat diperlukan untuk mengatasi masalah secara lebih menyeluruh.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US.000

    Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US$3.000

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak atas barang kiriman bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026. Nilai pembebasan tersebut mencapai maksimal 3.000 dollar AS atau sekitar Rp51,39 juta per orang dalam satu periode penyelenggaraan ibadah haji. Kepala Seksi Impor III Direktorat Teknis Kepabeanan DJBC, Cindhe Marjuang Praja, […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik 20 Persen

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik 20 Persen

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Selasa (14/4/2026). Berdasarkan data SIHARKO Milik Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga signifikan. Beberapa bahan pangan utama seperti beras, gula pasir, minyak goreng, hingga daging masih berada pada level harga yang sama dibandingkan […]

  • Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan! Melemah 43 Poin, Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 24 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan. Mengawali perdagangan Jumat (24/7/2026), rupiah dibuka melemah cukup tajam terhadap dolar Amerika Serikat (AS) setelah beberapa hari bergerak fluktuatif. Posisi ini membuat mata uang Indonesia kembali bergerak mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, kurs rupiah melemah 43 poin atau sekitar 0,24 persen […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    Harga Sembako di Kota Jambi Awal Januari 2026: Cabai Turun, Bawang Merah Naik, Beras dan Daging Stabil

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Jambi pada awal Januari 2026 terpantau relatif stabil, meski beberapa komoditas strategis mengalami fluktuasi. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per Senin (5/1/2026), penurunan harga paling signifikan terjadi pada komoditas cabai, sementara bawang merah justru mengalami kenaikan. Pantauan di Pasar Angso Duo menunjukkan harga beras […]

  • Pemerintah Ubah Skema Pembayaran Subsidi Energi, Pertamina dan PLN Bernapas Lega

    Pemerintah Ubah Skema Pembayaran Subsidi Energi, Pertamina dan PLN Bernapas Lega

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengumumkan perubahan skema pembayaran kompensasi subsidi energi untuk PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kebijakan baru ini akan mulai berlaku Januari 2026, dan diharapkan dapat mempercepat arus kas perusahaan energi nasional sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi. Dalam skema terbaru, pemerintah akan membayar 70 persen kompensasi […]

  • Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    Pertamina Temukan 724 Juta BOE Cadangan Migas Baru di Rokan, Terbesar dalam 10 Tahun

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) mencatat capaian besar pada 2025 setelah menemukan potensi cadangan migas non konvensional (MNK) sebesar 724 juta barrel oil equivalent (BOE) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Temuan tersebut menjadi yang terbesar dalam satu dekade terakhir sekaligus memperkuat upaya peningkatan ketahanan energi nasional. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menyampaikan bahwa […]

expand_less