Senin, 9 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Impor Gula Tak Terkendali, Sugar Co BUMN Catat Kerugian Rp680 M

Impor Gula Tak Terkendali, Sugar Co BUMN Catat Kerugian Rp680 M

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Danantara Indonesia mengungkapkan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) atau Sugar Co mengalami kerugian hingga Rp680 miliar sepanjang tahun lalu. Kerugian tersebut dipicu oleh tekanan harga akibat impor gula yang dinilai tidak terkontrol.

Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa kondisi pasar gula domestik mengalami tekanan serius karena membanjirnya gula impor. Hal ini berdampak langsung terhadap harga jual gula produksi dalam negeri.

“Sugar Co membukukan rugi Rp680 miliar akibat harga yang tidak cukup baik, dipengaruhi impor gula yang tidak terkontrol,” ujar Dony dalam rapat bersama Komisi VI DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (8/4/2026).

Meski demikian, Dony menilai kerugian tersebut tidak semata mencerminkan kinerja negatif perusahaan. Ia justru melihat kondisi ini sebagai sinyal kuat perlunya pembenahan menyeluruh dalam industri gula nasional.

Menurutnya, tanpa adanya perbaikan struktural, bahkan perusahaan besar seperti SGN pun akan terus mengalami tekanan, apalagi petani dan pelaku usaha di tingkat bawah.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perdagangan Budi Santoso menjelaskan bahwa pemerintah telah menerapkan aturan ketat terkait impor gula melalui Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 18 Tahun 2025 yang kemudian diperbarui menjadi Permendag Nomor 31 Tahun 2025.

Kebijakan tersebut mengatur jenis gula yang boleh diimpor, yakni Gula Kristal Mentah (GKM), Gula Kristal Rafinasi (GKR), dan Gula Kristal Putih (GKP), termasuk pembatasan pelaku impor.

Dalam aturan itu, GKM dan GKR hanya dapat diimpor oleh importir produsen dengan Angka Pengenal Importir-Produsen (API-P). Sementara itu, GKP hanya boleh diimpor oleh BUMN pemilik dengan Angka Pengenal Importir-Umum (API-U).

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mitra SPPG Untung Rp 1,8 Miliar Dibantah BGN, Ini Penjelasan Skema Investasinya

    Mitra SPPG Untung Rp 1,8 Miliar Dibantah BGN, Ini Penjelasan Skema Investasinya

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar yang menyebut mitra SPPG memperoleh keuntungan bersih hingga Rp 1,8 miliar per tahun mendapat bantahan dari Badan Gizi Nasional. Menurut BGN, narasi tersebut muncul akibat kesalahpahaman dalam membaca skema pembiayaan dan investasi program MBG. Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa dana yang diterima mitra bukanlah laba bersih, melainkan bagian […]

  • Mulai 1 Januari 2026, Ekspor Batu Bara Dikenai Bea Keluar 1–5%

    Mulai 1 Januari 2026, Ekspor Batu Bara Dikenai Bea Keluar 1–5%

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan mulai memberlakukan bea keluar ekspor batu bara pada 1 Januari 2026. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan penerimaan negara dari sektor pertambangan, terutama saat harga komoditas sedang tinggi. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan, pengenaan bea keluar batu bara sejalan dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, yang […]

  • Wamenaker Dorong BUMN Jadi Penggerak Ekonomi Berkeadilan dan Sejahterakan Rakyat

    Wamenaker Dorong BUMN Jadi Penggerak Ekonomi Berkeadilan dan Sejahterakan Rakyat

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor mendorong Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk memperkuat perannya sebagai penggerak utama perekonomian nasional yang berkeadilan dan berpihak pada kesejahteraan rakyat. Afriansyah mengatakan, momentum saat ini penting bagi BUMN untuk mempertegas komitmen dalam menjalankan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar 1945, yang menegaskan bahwa perekonomian disusun sebagai usaha […]

  • Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    Asosiasi Rokok Kecil-Menengah Tolak Rencana Menkeu Purbaya Tambah Layer Cukai Rokok

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Forum Masyarakat Industri Rokok Seluruh Indonesia (Formasi) menolak keras rencana pemerintah menambah layer tarif cukai rokok yang tengah disiapkan oleh Kementerian Keuangan. Asosiasi yang menaungi perusahaan rokok kecil dan menengah itu menilai kebijakan tersebut berpotensi merugikan industri rokok legal dan justru menguntungkan peredaran rokok ilegal. Ketua Formasi, Heri Susianto, mengatakan penambahan layer tarif cukai […]

  • Sungai Batanghari Surut Drastis, Ikan Keramba Mati dan Hamparan Pasir Mulai Muncul

    Sungai Batanghari Surut Drastis, Ikan Keramba Mati dan Hamparan Pasir Mulai Muncul

    • calendar_month Selasa, 28 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Musim kemarau yang melanda Provinsi Jambi mulai memberikan dampak nyata terhadap kondisi Sungai Batanghari. Debit air sungai terpanjang di Pulau Sumatera itu menyusut cukup signifikan dalam beberapa pekan terakhir, terutama di wilayah Kabupaten Muaro Jambi. Minimnya pasokan air dari daerah hulu ditambah tidak adanya hujan selama hampir satu bulan terakhir menjadi penyebab utama […]

  • BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    BPJPH Gandeng BPS Perkuat Data Halal, Siap Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal memperkuat sinergi dengan Badan Pusat Statistik dalam rangka mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, khususnya melalui integrasi dan pemutakhiran data pelaku usaha halal nasional. Kepala BPJPH, Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa penguatan basis data menjadi langkah strategis dalam menghasilkan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran, terutama di tengah perluasan […]

expand_less