Jumat, 3 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Dewan Pers Godok Dana Jurnalisme, Skema Dana Abadi untuk Selamatkan Industri Media

Dewan Pers Godok Dana Jurnalisme, Skema Dana Abadi untuk Selamatkan Industri Media

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dewan Pers mempercepat pembahasan Rancangan Peraturan Dana Jurnalisme yang saat ini masih dalam tahap uji publik.Regulasi ini disiapkan sebagai instrumen pendanaan jangka panjang guna menopang keberlanjutan industri media yang tengah tertekan akibat disrupsi digital dan menurunnya pendapatan iklan.

Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menegaskan bahwa skema dana abadi akan menjadi tulang punggung kebijakan tersebut.

“Pers tidak bisa lagi hanya bertumpu pada model bisnis lama. Harus ada terobosan agar tetap hidup dan menjalankan fungsi kontrol sosial,” ujar Komaruddin dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026).

Ia menjelaskan, dana tersebut akan dihimpun dari berbagai sumber yang sah dan dikelola secara profesional untuk mendukung operasional serta meningkatkan kualitas jurnalisme di Indonesia.

Dalam draf aturan yang tengah dibahas, terdapat lima poin utama.

  • pembentukan dana abadi jurnalisme sebagai sumber pembiayaan berkelanjutan.
  • pemisahan fungsi antara regulator dan pengelola. Dalam hal ini, Dewan Pers hanya berperan sebagai fasilitator, sementara pengelolaan dana dilakukan oleh lembaga independen, seperti yayasan yang dibentuk oleh konstituen pers.
  • penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan independensi dalam pengelolaan dana.
  • penggunaan dana untuk memperkuat praktik jurnalisme berkualitas serta menjaga keberlanjutan operasional redaksi.
  • desain pengelolaan jangka panjang yang tidak terikat pada siklus kepengurusan Dewan Pers.

Komaruddin menekankan bahwa tata kelola menjadi faktor krusial agar dana tersebut tidak membuka ruang intervensi terhadap independensi pers.

“Pengelolaan harus steril dari kepentingan yang bisa memengaruhi independensi pers. Jangan sampai dana ini justru menjadi beban,” ujarnya.

Di sisi lain, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menyampaikan dukungan terhadap pembentukan dana jurnalisme, namun menolak jika Dewan Pers terlibat langsung dalam pengelolaannya.

Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, menilai keterlibatan Dewan Pers berpotensi menimbulkan konflik kepentingan.

“Pengelolaan dana sebaiknya dilakukan oleh lembaga independen yang dibentuk oleh konstituen Dewan Pers, misalnya dalam bentuk yayasan atau badan hukum lain,” ujarnya.

SMSI juga menekankan pentingnya landasan kajian akademik dan hukum yang kuat dalam penyusunan kebijakan tersebut agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari.

Selain itu, organisasi tersebut mengusulkan agar dana jurnalisme diarahkan untuk mendukung keberlangsungan perusahaan pers, khususnya media siber rintisan, termasuk penguatan infrastruktur seperti server serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Terkait aspek kelembagaan, SMSI mengingatkan agar kebijakan tetap mengacu pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers sebagai dasar hukum utama dalam pengelolaan industri pers nasional.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) menargetkan setoran dividen dari kinerja keuangan tahun buku 2024 kepada Danantara Indonesia tahun ini bisa mencapai Rp 42,1 triliun. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menegaskan bahwa kontribusi Pertamina kepada negara merupakan yang terbesar di antara seluruh BUMN. Oki menjelaskan, kontribusi tersebut konsisten berada di kisaran Rp 300 triliun per […]

  • IHSG Rebound, Menguat ke Posisi 8.267

    IHSG Rebound, Menguat ke Posisi 8.267

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (14/10/2025). IHSG naik 42,76 poin atau 0,49 persen ke level 8.267. Sebanyak 250 saham tercatat menguat, sementara 241 saham melemah, dan 154 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 3,61 triliun dengan volume perdagangan 5,10 miliar saham. Kapitalisasi pasar tercatat […]

  • Transaksi Digital Perbankan Tumbuh 28%, Mobile Banking Jadi Motor Utama

    Transaksi Digital Perbankan Tumbuh 28%, Mobile Banking Jadi Motor Utama

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aktivitas transaksi digital perbankan di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan pesat hingga September 2025, terutama lewat layanan mobile banking yang kini menjadi kanal utama nasabah. Menurut data Bank Indonesia (BI), volume transaksi mobile banking sepanjang delapan bulan pertama 2025 mencapai 15,91 miliar, naik 28,62% dibanding periode yang sama tahun lalu. Nilai transaksinya juga melonjak […]

  • Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    Loyo! Rupiah Melemah 0,26% ke Rp 16.605

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah masih melemah. Siang ini rupiah ada di level Rp 16.605 per dolar Amerika Serikat (AS), melemah 0,26% dari sehari sebelumnya yang ada di Rp 16.561 per dolar AS. Mayoritas mata uang negara Asia melemah terhadap dolar AS siang ini. Won Korea mencatat pelemahan terdalam 0,41%, disusul yen Jepang yang melemah 0,29%, dolar […]

  • Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

    Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali merangkak naik sekitar 2 persen pada Jumat (14/11) menyusul meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan global setelah serangan drone Ukraina menghantam fasilitas minyak di pelabuhan Novorossiysk, Rusia. Pelabuhan ini dikenal sebagai salah satu pusat ekspor minyak terbesar Negeri Beruang Merah. Mengutip data perdagangan terkini, harga minyak mentah Brent naik USD […]

  • Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    Badai MSCI Berlanjut, IHSG Dibuka Anjlok ke Level 8.306 pada Perdagangan Awal Pekan

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (2/2). Tekanan di pasar saham domestik masih berlanjut seiring belum meredanya dampak kebijakan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terhadap saham-saham Indonesia. Pada pembukaan perdagangan pagi ini, IHSG turun 33,45 poin atau 0,40 persen ke level 8.306. Sepanjang awal sesi, indeks saham […]

expand_less