Rupiah Tertekan Lagi, Kini Rp16.928 per Dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month 3 jam yang lalu
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah melemah menjadi Rp16.928 per Dolar AS pada perdagangan Jumat (27/3/2026) pagi.
JAMBISNIS.COM – Rupiah tertekan lagi. Pada perdagangan pagi ini rupiah sentuh Rp16.928 per dolar AS. Hal ini akibat ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah yang masih membayangi pasar keuangan global.
Mengutip dari Antara, Jumat (27/3/2026), mata uang Indonesia bergerak melemah 14 poin atau 0,14 persen menjadi Rp16.928 per dolar AS dari penutupan sebelumnya, Kamis (26/3/2026), tercatat Rp16.904 per dolar AS.
Pengamat pasar uang, Lukman Leong, memproyeksikan rupiah masih berpotensi melanjutkan tren pelemahannya sepanjang hari ini. Hal tersebut dipicu oleh meningkatnya sentimen risk off.
Risk off adalah kondisi ketika investor cenderung merasa tidak aman dan memilih untuk menghindari aset berisiko seperti rupiah, lalu mengalihkan uangnya ke aset yang lebih stabil seperti dolar AS.
“Rupiah diperkirakan akan melemah terhadap di tengah meningkatnya sentimen risk off dan harga minyak oleh keraguan investor akan perundingan damai AS-Iran,” kata Lukman.
Melihat dinamika pasar saat ini, Lukman memperkirakan pergerakan kurs rupiah hari ini akan berada dalam rentang harga Rp16.850 hingga Rp16.950 per dolar AS.
Jika melihat kinerja sejak awal tahun, rupiah mencatatkan pelemahan 1,52 persen. Sementara itu, dalam kurun waktu satu tahun terakhir atau 52 minggu, nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.079 hingga Rp17.224 per dolar AS.(*)
- Penulis: darmanto zebua
- Editor: Darmanto Zebua


Saat ini belum ada komentar