470 SPBU Australia Kehabisan BBM, Alarm Krisis Energi Kian Nyata
- account_circle say say
- calendar_month 6 jam yang lalu
- comment 0 komentar

470 SPBU Australia Kehabisan BBM. Saat ini, Australia sedang menjalin kerja sama dengan Singapura dalam memastikan kelancaran distribusi energi, termasuk minyak dan gas alam cair.
JAMBISNIS.COM – Krisis energi global mulai berdampak langsung. Sekitar 470 stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Australia dilaporkan kehabisan stok, setidaknya untuk satu jenis bahan bakar minyak (BBM).
Pemerintah merespons dengan menyiapkan rapat darurat kabinet nasional. Perdana Menteri Anthony Albanese dijadwalkan kembali menggelar pertemuan dengan para pemimpin negara bagian dan teritori untuk memperkuat koordinasi penanganan krisis.
“Koordinasi itu penting agar kita memiliki konsistensi secara nasional,” kata Albanese.
Krisis ini dipicu lonjakan harga energi global setelah Iran memblokade Selat Hormuz, yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.
Gangguan di jalur strategis tersebut mulai menekan pasokan energi global dan berdampak pada berbagai sektor industri, sekaligus mendorong potensi kenaikan harga barang. Kekosongan BBM terjadi di sejumlah wilayah utama:
- 109 SPBU di Victoria kehabisan setidaknya satu jenis bensin
- 47 SPBU di Queensland tanpa solar, 32 lainnya tanpa bensin
- 37 SPBU di New South Wales kehabisan bensin
Data ini menunjukkan gangguan distribusi tidak lagi bersifat sporadis, melainkan meluas di berbagai kawasan.
Pemerintah Australia menilai kekosongan BBM lebih dipicu lonjakan permintaan ketimbang gangguan pasokan semata. Fenomena panic buying mempercepat penipisan stok di lapangan.
Namun, kondisi ini juga memunculkan pertanyaan soal kesiapan sistem distribusi dalam menghadapi tekanan global.
Sebagai langkah darurat, pemerintah telah mengeluarkan cadangan energi nasional:
- sekitar 6 hari pasokan bensin
- sekitar 5 hari pasokan solar
Di saat bersamaan, pemerintah mengamankan tambahan kapal tanker minyak untuk menjaga suplai tetap berjalan. Menteri Energi Chris Bowen menegaskan pembatasan distribusi belum akan diberlakukan, dengan fokus awal pada pengendalian konsumsi publik.
Menteri Keuangan Jim Chalmers menyebut proyeksi inflasi dan harga minyak sebelumnya tidak lagi relevan. Pemerintah kini menyiapkan skenario baru yang lebih berat. Krisis energi berpotensi merembet ke sektor lain, termasuk industri, logistik, hingga harga pangan.
- Penulis: say say


Saat ini belum ada komentar