Kamis, 30 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Perang Timur Tengah Memanas! Prancis-Inggris Bantu AS, Tel Aviv Porak-Poranda Dihantam Rudal Iran

Perang Timur Tengah Memanas! Prancis-Inggris Bantu AS, Tel Aviv Porak-Poranda Dihantam Rudal Iran

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 11 Mar 2026

JAMBISNIS.COM Ketegangan konflik di Timur Tengah semakin meningkat setelah Inggris mengerahkan kapal perang canggih HMS Dragon ke kawasan Mediterania Timur. Langkah ini dilakukan di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang terus memanas sejak akhir Februari.

Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa pengerahan kapal perang tersebut bertujuan memperkuat pertahanan di wilayah Siprus, khususnya untuk melindungi pangkalan militer Inggris dari potensi serangan lanjutan.

Kapal perusak tipe pertahanan udara itu berangkat dari pangkalan angkatan laut di Portsmouth pada Selasa (10/3/2026). Pengerahan dilakukan secara cepat setelah pangkalan Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di Akrotiri, Siprus, dilaporkan terkena serangan drone pada awal Maret lalu.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Pertahanan Inggris menyebut HMS Dragon sebagai salah satu kapal perang pertahanan udara paling modern yang dimiliki Angkatan Laut Kerajaan.

“Kapal ini akan meningkatkan kemampuan kami dalam mendeteksi, melacak, dan menghancurkan ancaman udara, termasuk drone dan rudal,” demikian pernyataan tersebut.

Langkah Inggris ini juga terjadi di tengah tekanan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang mendesak sekutu-sekutu Washington di Eropa untuk membantu menghadapi eskalasi serangan dari Iran dan kelompok sekutunya di kawasan Timur Tengah.

Tidak hanya Inggris, sejumlah negara Barat juga telah mengirimkan aset militer ke wilayah sekitar Siprus. Prancis, Australia, Yunani, Spanyol, dan Italia dilaporkan mengerahkan kapal perang maupun jet tempur guna memperkuat keamanan kawasan tersebut.

Selain HMS Dragon, pemerintah Inggris juga meningkatkan kesiapan kapal pendarat RFA Lyme Bay yang memiliki kemampuan dukungan kemanusiaan dan medis. Kapal tersebut disiapkan sebagai langkah antisipasi jika situasi keamanan di Mediterania Timur semakin memburuk.

Perang antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran sendiri pecah sejak 28 Februari 2026 dan hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Konflik tersebut bahkan mulai meluas ke beberapa negara di kawasan Timur Tengah, meningkatkan kekhawatiran akan eskalasi perang yang lebih besar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    Bayar Hutang atau Zakat Dulu? Ini Penjelasan Quraish Shihab

    • calendar_month Kam, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadan sering menjadi momen bagi umat Islam untuk menunaikan berbagai ibadah, termasuk membayar zakat. Namun di tengah kewajiban tersebut, muncul pertanyaan yang cukup sering dibahas: mana yang harus didahulukan, membayar hutang atau menunaikan zakat? Ulama tafsir Indonesia, M. Quraish Shihab menjelaskan bahwa dalam Islam, membayar hutang yang sudah jatuh tempo harus didahulukan […]

  • Percasi Kabupaten Tebo Gelar Turnamen Catur 17–18 Januari 2026, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Jambi

    Percasi Kabupaten Tebo Gelar Turnamen Catur 17–18 Januari 2026, Jadi Ajang Pembinaan Atlet Jambi

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Kabupaten Tebo akan menggelar Turnamen Catur pada 17–18 Januari 2026. Kegiatan ini akan berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Tebo, Provinsi Jambi, dan terbuka bagi pecinta catur dari berbagai kategori. Turnamen catur ini mempertandingkan sejumlah kategori, di antaranya catur cepat 25+0 Non Master, kategori SLTA sederajat, SMP sederajat, […]

  • Garuda Indonesia Tambah Modal Rp30,4 Triliun, Ekuitas Berbalik Positif Usai PMTHMETD

    Garuda Indonesia Tambah Modal Rp30,4 Triliun, Ekuitas Berbalik Positif Usai PMTHMETD

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Maskapai pelat merah PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) kembali melakukan langkah besar dalam upaya pemulihan keuangannya. Setelah bertahun-tahun bergulat dengan kerugian dan ekuitas negatif, Garuda bersiap melakukan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) senilai sekitar USD 1,84 miliar atau setara Rp30,4 triliun (asumsi kurs Rp16.569 per dolar AS). Langkah […]

  • Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

    Pemerintah Batasi Kenaikan Harga Tiket Pesawat Maksimal 13 Persen

    • calendar_month Sel, 7 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membatasi kenaikan harga tiket pesawat domestik maksimal sebesar 13 persen di tengah lonjakan biaya bahan bakar penerbangan (avtur) global. Kebijakan ini diambil setelah pemerintah menyetujui kenaikan fuel surcharge atau biaya tambahan bahan bakar hingga 38 persen bagi maskapai penerbangan nasional. Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, mengatakan keputusan tersebut telah melalui koordinasi dengan […]

  • Rupiah Bangkit, Menguat ke Level Rp16.563 per Dolar AS

    Rupiah Bangkit, Menguat ke Level Rp16.563 per Dolar AS

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah akhirnya menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Selasa (14/10/2025). Rupiah menguat 10 poin atau 0,06 persen menjadi Rp16.563 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.573 per dolar AS. Penguatan itu seiring dengan sentimen pasar sedikit membaik berkat harapan negosiasi dagang lanjutan antara AS dan China. Di Asia, mayoritas mata […]

  • 7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi, Bisa Picu Kejang Tanpa Disadari

    7 Makanan yang Harus Dihindari Penderita Epilepsi, Bisa Picu Kejang Tanpa Disadari

    • calendar_month Sel, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mengelola epilepsi ternyata tidak hanya soal rutin minum obat. Pola makan juga punya peran besar dalam menjaga kondisi tubuh agar tetap stabil dan mencegah kejang. Banyak yang belum tahu, beberapa jenis makanan justru bisa memicu kejang atau mengganggu kerja obat epilepsi di dalam tubuh. Karena itu, penting bagi penderita epilepsi maupun keluarga untuk […]

expand_less