Breaking News
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Tiket Pesawat Jeddah-Jakarta Melonjak, Puluhan Ribu Jemaah Umrah RI Terancam Tertahan

Harga Tiket Pesawat Jeddah-Jakarta Melonjak, Puluhan Ribu Jemaah Umrah RI Terancam Tertahan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga tiket pesawat rute Jeddah-Jakarta melonjak tajam imbas eskalasi konflik bersenjata antara Amerika Serikat-Israel dengan Iran. Kondisi ini memicu risiko tertahannya puluhan ribu jemaah umrah asal Indonesia di Tanah Suci, sekaligus menambah beban biaya perjalanan.

Sekretaris Jenderal Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Anggawira, mengatakan, lonjakan harga tiket terjadi di tengah pembatalan sejumlah penerbangan dan penutupan jalur transit akibat konflik.

“Harga tiket one way kelas ekonomi Garuda Indonesia yang biasanya Rp 7–8 juta kini mencapai Rp 18–20 juta per tiket,” ujar Anggawira, Kamis (5/3/2026).

Ia menekankan pentingnya koordinasi pemerintah dengan maskapai nasional, seperti Garuda Indonesia, Lion Air, dan Batik Air, untuk menambah jadwal penerbangan dan mempercepat pemulangan jemaah. Pemerintah juga diminta menetapkan batas harga tiket darurat serta pengawasan ketat untuk mencegah spekulasi harga yang merugikan jamaah.

Eskalasi konflik terjadi di bulan Ramadan, ketika okupansi hotel di Makkah dan Madinah meningkat. Anggawira menilai keterlambatan pemulangan bisa memicu biaya tambahan untuk akomodasi, konsumsi, dan kebutuhan jamaah.

“Indonesia merupakan negara dengan jumlah jamaah umrah terbesar di dunia, lebih dari 1,5 juta orang setiap tahun. Sistem mitigasi krisis harus disiapkan agar negara hadir memberikan perlindungan maksimal,” katanya.

Berdasarkan data penyelenggara umrah, sekitar 54.000 jemaah Indonesia berpotensi terdampak oleh gangguan penerbangan akibat eskalasi konflik. Hipmi mendorong penerapan skema asuransi perjalanan yang meng-cover kondisi force majeure, termasuk konflik geopolitik dan penutupan wilayah udara.

Anggawira menekankan, situasi ini menjadi pelajaran penting untuk tata kelola perjalanan ibadah di masa depan. Kejadian ini menegaskan perlunya perlindungan yang lebih kuat, mulai dari tambahan jadwal penerbangan hingga regulasi harga tiket saat darurat.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Harga TBS Terbaru Provinsi Jambi, Naik Tipis

    Ini Harga TBS Terbaru Provinsi Jambi, Naik Tipis

    • calendar_month Kam, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dinas Perkebunan Provinsi Jambi bersama pihak terkait sudah memutuskan harga tandan buah segara (TBS) kelapa sawit terbaru pada Kamis (16/10). Harga TBS kelapa sawit Provinsi Jambi untuk periode 17-23 Oktober 2025 ini mengalami kenaikan tipis. Data yang Jambisnis.com peroleh dari Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia Provinsi Jambi, kenaikan untuk harga TBS kelapa sawit […]

  • 20 Menu Takjil Puasa Ramadan 2026 Paling Favorit, Praktis dan Segar untuk Berbuka

    20 Menu Takjil Puasa Ramadan 2026 Paling Favorit, Praktis dan Segar untuk Berbuka

    • calendar_month Sel, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menu takjil puasa selalu menjadi sajian yang dinantikan saat bulan Ramadan. Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, banyak orang memilih makanan dan minuman ringan yang manis serta menyegarkan untuk mengembalikan energi secara bertahap. Takjil umumnya dikonsumsi sebelum menyantap hidangan utama. Selain praktis, menu takjil juga beragam, mulai dari olahan tradisional hingga minuman kekinian […]

  • Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman Jelang Musim Tanam 2026

    Pupuk Indonesia Pastikan Stok Pupuk Subsidi Aman Jelang Musim Tanam 2026

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pupuk Indonesia (Persero) memastikan ketersediaan pupuk subsidi tetap aman menjelang musim tanam 2026. Kepastian ini disampaikan di tengah meningkatnya permintaan dan tingginya penebusan pupuk oleh petani pada awal tahun. Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, mengatakan perusahaan berkomitmen menjaga pasokan melalui optimalisasi produksi dan penguatan distribusi antarwilayah. “Pupuk Indonesia berkomitmen menjaga ketersediaan […]

  • Apriyani/Fadia Juara Indonesia Master II 2025 Usai Kalahkan Rekan Senegara

    Apriyani/Fadia Juara Indonesia Master II 2025 Usai Kalahkan Rekan Senegara

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ganda putri andalan Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhasil meraih gelar juara Indonesia Master II 2025 setelah mengalahkan pasangan muda sesama Indonesia, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, dalam partai final yang berlangsung di GOR PBSI Sumatera Utara, Medan, Minggu (26/10/2025). Apriyani/Fadia tampil dominan dan menutup laga dengan skor 21-11, 21-17, dalam waktu […]

  • Mitra SPPG Untung Rp 1,8 Miliar Dibantah BGN, Ini Penjelasan Skema Investasinya

    Mitra SPPG Untung Rp 1,8 Miliar Dibantah BGN, Ini Penjelasan Skema Investasinya

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar yang menyebut mitra SPPG memperoleh keuntungan bersih hingga Rp 1,8 miliar per tahun mendapat bantahan dari Badan Gizi Nasional. Menurut BGN, narasi tersebut muncul akibat kesalahpahaman dalam membaca skema pembiayaan dan investasi program MBG. Wakil Kepala BGN Bidang Operasional, Sony Sonjaya, menyampaikan bahwa dana yang diterima mitra bukanlah laba bersih, melainkan bagian […]

  • Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    Tidak Kuat Tekanan, Rupiah Melemah ke Level Rp16.788 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (27/2/2026). Dikutip dari Antara, rupiah turun 29 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.788 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.759 per dolar AS. Tekanan terhadap rupiah dipicu oleh kombinasi faktor eksternal, terutama meningkatnya premi risiko global akibat ketegangan […]

expand_less