Sabtu, 8 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Jutaan Jamaah Umrah Tertahan di Arab Saudi akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

Jutaan Jamaah Umrah Tertahan di Arab Saudi akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Jutaan jamaah umrah dari berbagai negara dilaporkan tertahan di Arab Saudi menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah setelah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat sebanyak 58.873 jamaah umrah asal Indonesia masih berada di Arab Saudi hingga awal Maret 2026.

Penutupan wilayah udara tersebut berdampak pada pembatalan dan penjadwalan ulang penerbangan oleh lebih dari 20 maskapai internasional yang melayani rute Timur Tengah. Sejumlah maskapai menghentikan sementara operasional penerbangan menuju dan dari kawasan Teluk sebagai langkah antisipatif atas situasi keamanan regional.

Akibatnya, ribuan jamaah dari berbagai negara mengalami keterlambatan kepulangan. Beberapa di antaranya memilih membeli tiket baru secara mandiri agar dapat kembali lebih cepat ke negara asal. Atlet kriket asal Bangladesh, Mushfiqur Rahim, juga dilaporkan tertahan di Jeddah saat hendak kembali ke negaranya setelah menunaikan ibadah umrah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau masyarakat Indonesia untuk menunda rencana keberangkatan umrah dalam waktu dekat. Ia menyatakan, langkah tersebut diambil sebagai bentuk kehati-hatian pemerintah dalam menjaga keselamatan warga negara di tengah situasi yang belum kondusif.

Pemerintah, kata dia, terus memantau perkembangan kondisi keamanan di kawasan dan berkoordinasi dengan otoritas terkait di Arab Saudi. Penutupan ruang udara menyebabkan gangguan signifikan pada operasional penerbangan internasional. Maskapai harus melakukan penyesuaian rute serta menghadapi lonjakan biaya operasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cek Daftar Penerima BSU Rp600.000 di Situs Resmi Kemnaker, Ini Link, Syarat, dan Cara Lengkapnya

    Cek Daftar Penerima BSU Rp600.000 di Situs Resmi Kemnaker, Ini Link, Syarat, dan Cara Lengkapnya

    • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memastikan bahwa bantuan subsidi upah (BSU) senilai Rp600.000 tidak akan disalurkan kembali pada sisa tahun 2025. Meski demikian, masyarakat masih bisa mengecek status penerima BSU melalui situs resmi bsu.kemnaker.go.id atau aplikasi JMO (Jamsostek Mobile) untuk memastikan apakah mereka termasuk penerima bantuan pada tahap sebelumnya. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli […]

  • Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    Purbaya Tegaskan Redenominasi Rupiah Bukan Wewenang Kemenkeu, Sepenuhnya Tugas BI

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBINNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebijakan redenominasi rupiah bukan berada di tangan Kementerian Keuangan (Kemenkeu), melainkan sepenuhnya menjadi kewenangan Bank Indonesia (BI). “Kalau redenominasi itu bukan wewenang Kementerian Keuangan. Nanti Gubernur Bank Sentral atau BI yang menyelenggarakannya,” kata Purbaya dalam konferensi pers di Kantor Kemenkeu, Jumat (14/11/2025). Pernyataan ini menegaskan posisi […]

  • Kejar 200 Pengemplang Pajak, Kemenkeu Baru Kumpulkan Rp 8 Triliun

    Kejar 200 Pengemplang Pajak, Kemenkeu Baru Kumpulkan Rp 8 Triliun

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa Kementerian Keuangan baru berhasil mengumpulkan Rp 8 triliun dari total Rp 50–60 triliun tunggakan pajak milik 200 wajib pajak besar yang masuk kategori pengemplang. Menurut Purbaya, sebagian wajib pajak masih mencicil, sementara sisanya terus dikejar oleh Direktorat Jenderal Pajak (DJP). “Yang Rp 50 triliun itu akan […]

  • Tarif Listrik PLN per kWh Terbaru Berlaku Mulai 3 Februari 2026

    Tarif Listrik PLN per kWh Terbaru Berlaku Mulai 3 Februari 2026

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memutuskan untuk tidak menaikkan tarif tenaga listrik PT PLN (Persero) pada Triwulan I 2026 atau periode Januari–Maret 2026. Kebijakan ini berlaku mulai 3 Februari 2026 dan ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat serta stabilitas ekonomi nasional. Keputusan tersebut mencakup 13 golongan pelanggan non-subsidi. Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian Energi dan Sumber […]

  • 15 Ide Usaha Kreatif untuk Gen Z di 2025, Modal Minim tapi Untung Maksimal

    15 Ide Usaha Kreatif untuk Gen Z di 2025, Modal Minim tapi Untung Maksimal

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital, Generasi Z tidak lagi sekadar menjadi pengguna tren, tetapi justru menjadi pencipta peluang bisnis yang cuan besar. Tahun 2025 disebut-sebut sebagai masa keemasan bagi anak muda kreatif yang ingin memulai usaha dengan modal minim namun berpotensi meraih keuntungan maksimal. Generasi Z dikenal adaptif, tech-savvy, dan punya keberanian […]

  • Ekonomi China Melambat, Bank Sentral Kembali Tahan Suku Bunga Acuan

    Ekonomi China Melambat, Bank Sentral Kembali Tahan Suku Bunga Acuan

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank sentral China kembali mempertahankan suku bunga pinjaman acuannya di tengah melemahnya sejumlah data ekonomi China. Keputusan ini menandai bulan ketujuh berturut-turut tanpa perubahan kebijakan moneter, meski tekanan perlambatan ekonomi dan krisis sektor properti masih berlanjut. Mengutip CNBC, Senin (22/12/2025), People’s Bank of China (PBOC) menahan Loan Prime Rate (LPR) tenor 1 tahun […]

expand_less