Rabu, 15 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 184 Ribu Penerima PBI JKN Ternyata PNS dan Pegawai BUMN

184 Ribu Penerima PBI JKN Ternyata PNS dan Pegawai BUMN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jum, 27 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap temuan terbaru terkait penonaktifan dan reaktivasi peserta Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN). Dari total 11 juta peserta yang sempat dinonaktifkan, sebanyak 184.357 orang tercatat beralih ke segmen pegawai negeri dan pegawai BUMN/BUMD.

Temuan ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya ketidaktepatan sasaran dalam data penerima bantuan iuran sebelumnya.

“Dari 11 juta yang kemarin nonaktif, sejumlah 869.000 telah aktif kembali melalui berbagai skema,” kata Gus Ipul usai menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Karawang, Jumat (27/2/2026).

  • 132.507 peserta melakukan reaktivasi ke segmen PBI JKN
  • 405.965 peserta beralih pembiayaan ke pemerintah daerah melalui skema PBPU/BP Pemda
  • 184.357 peserta beralih ke segmen pegawai negeri atau BUMN/BUMD
  • 147.046 peserta pindah ke segmen mandiri
  • 88 peserta beralih pembiayaan ke perusahaan swasta

“Karena status mereka adalah pegawai negeri atau pegawai BUMN/BUMD. Jadi masih ada ini cukup besar (jumlahnya), ini sebagai salah satu penanda bahwa dulu memang belum sepenuhnya tepat sasaran,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga menambahkan terdapat 6.993 peserta yang naik ke kelas 2 dan 2.990 peserta naik ke kelas 1. Hinga kini, pemerintah juga mencatat sekitar 106 ribu peserta penderita sakit kronis dan penyakit katastrofik telah otomatis direaktivasi sehingga dapat kembali menggunakan fasilitas layanan PBI JKN.

Gus Ipul menegaskan bahwa meski sebagian besar dari 11 juta peserta yang dinonaktifkan sudah tepat sasaran, tetap diperlukan pembaruan data agar program bantuan lebih akurat.

“Kita sarankan bagi yang mampu untuk pindah ke segmen mandiri, tapi bagi yang tidak mampu kita akan aktifkan kembali melalui PBI JKN,” tegasnya.

Saat ini Kementerian Sosial akan terus melakukan groundcheck dan pencocokan aset dalam proses pemutakhiran DTSEN. Verifikasi lapangan ini akan melibatkan Badan Pusat Statistik guna menjaga konsistensi dan akurasi data penerima bantuan.

“Tetap nanti akan dilakukan uji lapangan dan nanti akan diukur oleh BPS, sehingga dengan begitu konsistensinya tetap terjaga,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

    Kementrans Percepat Sertifikasi Lahan untuk 8.052 Keluarga Transmigran

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi mempercepat penyelesaian status lahan transmigran yang selama puluhan tahun membuat ribuan keluarga hidup dalam ketidakpastian hukum. Sebanyak 17.655 bidang tanah milik 8.052 kepala keluarga transmigran yang berada di kawasan hutan akan segera dituntaskan status hukumnya agar dapat diterbitkan Sertipikat Hak Milik (SHM). Menteri Transmigrasi, M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, menegaskan […]

  • Gubernur Al Haris Bahas Capaian Jambi Mantap 2025, Ekonomi Tumbuh 4,93 Persen

    Gubernur Al Haris Bahas Capaian Jambi Mantap 2025, Ekonomi Tumbuh 4,93 Persen

    • calendar_month Sen, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi Al Haris menggelar rapat perdana bersama jajaran Tenaga Ahli Gubernur (TAG) tahun 2026 di Kantor Bappeda Provinsi Jambi, Senin (6/4/2026). Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan. Rapat tersebut tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi forum evaluasi capaian program pembangunan bertajuk Jambi Mantap sepanjang […]

  • Prabowo Soroti Lambatnya Serapan Anggaran Pusat dan Daerah Jelang Akhir Tahun

    Prabowo Soroti Lambatnya Serapan Anggaran Pusat dan Daerah Jelang Akhir Tahun

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyoroti lambatnya penyerapan anggaran pemerintah pusat maupun daerah menjelang akhir tahun. Sorotan itu disampaikan dalam rapat khusus yang digelar di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum keberangkatannya menuju Australia. Bahkan, Prabowo rela menunda penerbangan selama dua jam demi membahas persoalan tersebut. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa salah […]

  • Jutaan Jamaah Umrah Tertahan di Arab Saudi akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

    Jutaan Jamaah Umrah Tertahan di Arab Saudi akibat Penutupan Ruang Udara Timur Tengah

    • calendar_month Sen, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jutaan jamaah umrah dari berbagai negara dilaporkan tertahan di Arab Saudi menyusul penutupan ruang udara di sejumlah negara Timur Tengah setelah meningkatnya eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Israel dengan Iran. Data Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH) mencatat sebanyak 58.873 jamaah umrah asal Indonesia masih berada di Arab Saudi hingga […]

  • Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Jum, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya setelah Iran hanya mengizinkan dua kapal melintas di Selat Hormuz di tengah masa gencatan senjata. Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, Trump menilai langkah Iran tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai. “Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk, bahkan […]

  • BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    BPS: Pekerja Informal Masih Mendominasi, Proporsi Buruh dan Pegawai Turun pada Agustus 2025

    • calendar_month Rab, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa pekerja informal masih mendominasi pasar tenaga kerja nasional, meski terjadi peningkatan jumlah tenaga kerja formal hingga Agustus 2025. Dalam laporan terbaru Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2025, BPS mencatat jumlah penduduk bekerja di Indonesia mencapai 146,54 juta orang. Dari total tersebut, 38,74 persen bekerja sebagai buruh, […]

expand_less