Minggu, 31 Mei 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

Anggota DPR Sebut Impor 105.000 Pikap India oleh Agrinas Tak Pernah Dibahas di DPR

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron menyatakan, rencana impor 105.000 mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) tidak pernah dibahas dalam rapat bersama DPR.

Menurut Herman, dalam beberapa kali pertemuan antara Komisi VI dan pihak Agrinas, pembahasan hanya berfokus pada program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), termasuk alokasi anggaran sebesar Rp 3 miliar per desa.

“(Agrinas) tidak pernah menyebutkan transportasinya jenis apa dan kualifikasinya apa. Nah, tahu-tahu kemarin tahu dari media ya, ada impor dari India yang masing-masing jenis kendaraan 35.000 kendaraan sehingga berjumlah 105.000 kendaraan dengan menyerap anggaran Rp 24,66 triliun,” kata Herman di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (27/2/2026).

Herman menilai, pengadaan dengan nilai anggaran mencapai Rp 24,66 triliun tersebut seharusnya terlebih dahulu dikonsultasikan dengan DPR. Menurut dia, mekanisme tersebut penting untuk memenuhi asas transparansi dan akuntabilitas keuangan negara.

“Ini anggaran besar sekali, semestinya dibahas dulu di DPR dan untuk memenuhi asas transparansi dan akuntabilitas keuangan negara, semestinya juga ini terbuka kepada publik,” ujar Herman.

Ia juga menyatakan sepakat dengan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta agar impor 105.000 pikap dari India tersebut ditunda, setidaknya hingga ada pembahasan lebih lanjut antara pemerintah dan DPR.

Selain itu, Herman mengingatkan pesan Presiden Prabowo Subianto yang kerap menekankan pentingnya mengutamakan industri dalam negeri. Ia menilai, pengadaan kendaraan secara lokal berpotensi mendorong penjualan otomotif yang saat ini sedang stagnan sekaligus menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional.

“Kita kan banyak mobil-mobil di kala sekarang sedang stagnan, penjualan mobil stagnan, kalau ada program yang kemudian ini bisa meningkatkan penjualan sekaligus ini akan meningkatkan putaran ekonomi, ada value added,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrat tersebut.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, menegaskan bahwa pihaknya tidak serta-merta mengabaikan produsen otomotif yang telah berproduksi di dalam negeri.

Ia menyebut, hampir seluruh pemain besar telah diundang untuk mengikuti proses pengadaan, mulai dari klarifikasi, kualifikasi, hingga negosiasi.

“Nah, bisa dilihat ya. Ini adalah Isuzu yang berita acara ini, dan sesuai dengan prosedur, kami melakukan prosedural pengadaan sesuai dengan standar pengadaan, yaitu mulai dari klarifikasi, kualifikasi, negosiasi, dan setelah di ujung ya harus ada kesepakatan gitu,” kata Joao dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Joao menambahkan, proyek tersebut merupakan program berskala besar sehingga seharusnya memungkinkan harga yang lebih ekonomis dibanding pembelian satuan.

“Harusnya harga lebih efektif dan lebih rasional, memenuhi anggaran yang sudah kami siapkan. Tetapi sampai akhir ternyata produsen-produsen lokal ini sebagian besar mungkin karena dominasi selama sekian puluh tahun, mereka cenderung merasa bahwa membeli bulk itu tidak ada bagi mereka, tetap dihitung per unit,” ujar Joao.

Dari proses tersebut, Agrinas akhirnya menggandeng pabrikan India untuk memenuhi kebutuhan pikap 4×4 dan truk dalam jumlah besar. Agrinas mengklaim, melalui skema tersebut perusahaan dapat menghemat hingga Rp 46,5 triliun.

Isu impor 105.000 pikap dari India ini pun menjadi sorotan publik dan parlemen, terutama terkait aspek transparansi anggaran, keberpihakan terhadap industri nasional, serta tata kelola pengadaan dalam proyek berskala besar.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Try Sutrisno Meninggal Dunia, Mensesneg Pastikan Negara Beri Penghormatan Terbaik untuk Wapres ke-6 RI

    Try Sutrisno Meninggal Dunia, Mensesneg Pastikan Negara Beri Penghormatan Terbaik untuk Wapres ke-6 RI

    • calendar_month Senin, 2 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Presiden (Wapres) ke-6 Republik Indonesia, Try Sutrisno, meninggal dunia pada Senin (2/3/2026). Kabar duka tersebut dibenarkan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi. Pihak Istana menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya purnawirawan Jenderal TNI Angkatan Darat tersebut. “Benar, kita berduka cita sangat mendalam,” kata Prasetyo kepada wartawan, Senin (2/3/2026). Prasetyo memastikan pemerintah akan memberikan […]

  • Pupuk Kaltim Pastikan Stok 161.993 Ton Siap Dukung Musim Tanam Oktober-Maret

    Pupuk Kaltim Pastikan Stok 161.993 Ton Siap Dukung Musim Tanam Oktober-Maret

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) memastikan stok pupuk mencapai 161.993 ton hingga 22 Oktober 2025, sebagai upaya mendukung keberhasilan musim tanam Oktober-Maret. Direktur Operasi Pupuk Kaltim, F. Purwanto, menegaskan bahwa perusahaan berkomitmen menyediakan pupuk berkualitas bagi petani di seluruh Indonesia, sebagai bagian dari kontribusi memperkuat ketahanan pangan nasional. “Pupuk Kaltim berkomitmen penuh […]

  • Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

    Kopdes Merah Putih Incar Bisnis Sawit, CELIOS Peringatkan Risiko Kerugian Besar

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) untuk merambah bisnis perkebunan kelapa sawit menimbulkan kekhawatiran dari kalangan ekonom. Langkah ekspansi ke industri sawit dinilai berisiko tinggi dan berpotensi menimbulkan kerugian besar jika dilakukan tanpa kesiapan yang matang. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda, menilai bahwa setiap […]

  • Demo Iran Memanas, Amerika Serikat Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Iran

    Demo Iran Memanas, Amerika Serikat Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Iran

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat (AS) mendesak seluruh warga negaranya untuk segera meninggalkan Iran di tengah aksi demonstrasi besar yang terus memanas dan mengguncang berbagai wilayah negara tersebut. Melalui Kedutaan Besar Virtual AS di Iran, pemerintah AS meminta warganya pergi secara mandiri tanpa mengandalkan bantuan pemerintah. Warga AS diarahkan untuk keluar melalui jalur perbatasan darat […]

  • Hutama Karya Percepat Perbaikan Tol Binjai–Langsa Usai Bencana

    Hutama Karya Percepat Perbaikan Tol Binjai–Langsa Usai Bencana

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Hutama Karya (Persero) mempercepat proses pemeliharaan dan perbaikan Jalan Tol Binjai–Langsa pasca bencana alam yang terjadi di sejumlah titik. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan tol dapat kembali terjaga secara optimal. Pemeliharaan infrastruktur difokuskan pada pemulihan kondisi jalan yang terdampak agar fungsi layanan Tol Binjai–Langsa kembali normal. […]

  • Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    Kurs Rupiah masih Dibayangi Sentimen Potensi Negosiasi AS-Iran

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada Rabu (22/4/2026) pagi melemah 13 poin atau 0,08 persen menjadi Rp17.156 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.143 per dolar AS. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai kurs rupiah masih dibayangi potensi negosiasi antara AS dengan Iran. “Optimisme terhadap potensi kesepakatan damai di Timur Tengah meningkat […]

expand_less