Breaking News
light_mode
Beranda » Regional » BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat penurunan tingkat kemiskinan pada September 2025. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 10/02/15/Th. XX yang dirilis 5 Februari 2026, persentase penduduk miskin di Jambi turun menjadi 6,89 persen, terendah sejak September 2014.

Angka tersebut menurun 0,30 persen poin dibandingkan Maret 2025 dan turun 0,37 persen poin dibandingkan September 2024. Sejalan dengan itu, jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi pada September 2025 tercatat sebanyak 261,25 ribu orang, berkurang 9,69 ribu orang dibandingkan Maret 2025 dan turun 11,45 ribu orang dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

BPS mencatat penurunan kemiskinan terjadi baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan. Persentase penduduk miskin perkotaan pada September 2025 sebesar 9,25 persen, turun dari 9,52 persen pada Maret 2025. Sementara itu, tingkat kemiskinan perdesaan juga menurun dari 6,01 persen menjadi 5,70 persen.

Secara jumlah, penduduk miskin di wilayah perkotaan berkurang sekitar 2,46 ribu orang, dari 120,30 ribu orang pada Maret 2025 menjadi 117,84 ribu orang pada September 2025. Di wilayah perdesaan, penurunan lebih besar terjadi, yakni sekitar 7,23 ribu orang, dari 150,64 ribu orang menjadi 143,41 ribu orang.

BPS juga mencatat Garis Kemiskinan (GK) Provinsi Jambi pada September 2025 sebesar Rp713.849 per kapita per bulan, naik dibandingkan Maret 2025. Komposisi GK didominasi oleh Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp542.466 atau 75,99 persen, sedangkan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp171.383 atau 24,01 persen.

Dengan rata-rata jumlah anggota rumah tangga miskin sebanyak 4,98 orang, maka Garis Kemiskinan per rumah tangga di Provinsi Jambi pada September 2025 tercatat sebesar Rp3.554.968 per bulan, meningkat dibandingkan Maret 2025.

Dari sisi kualitas kemiskinan, BPS mencatat Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) turun dari 0,976 menjadi 0,831, sementara Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) juga menurun dari 0,199 menjadi 0,153. Penurunan ini menunjukkan bahwa jarak pengeluaran penduduk miskin terhadap garis kemiskinan semakin menyempit, sekaligus menandakan berkurangnya ketimpangan pengeluaran di kelompok masyarakat miskin.

Kepala BPS Provinsi Jambi Aidil Adha menyebutkan, tren penurunan kemiskinan ini mencerminkan perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat Jambi pascapandemi, meski tetap perlu diimbangi dengan penguatan perlindungan sosial dan pengendalian harga kebutuhan pokok.

“Ke depan, tantangan utama tetap pada pengendalian biaya hidup, khususnya komoditas pangan, mengingat beras dan rokok masih menjadi penyumbang terbesar terhadap garis kemiskinan,” kata Aidil.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Fluktuatif

    Harga Sembako di Kota Jambi Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Komoditas Paling Fluktuatif

    • calendar_month Sen, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar rakyat Kota Jambi tercatat relatif stabil pada awal Desember 2025. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Senin (8/12/2025), mayoritas komoditas pangan utama masih berada pada kisaran harga normal. Namun demikian, kelompok cabai masih menunjukkan fluktuasi, terutama di beberapa pasar tradisional. Di Pasar Angso Duo, sejumlah […]

  • Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    Mobil Jarang Dipakai Tetap Ganti Oli Mesin, Begini Penjelasannya

    • calendar_month Sel, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Salah satu ritual wajib yang harus dilakukan pemilik mobil adalah rutin mengganti oli atau pelumas mesin. Langkah ini merupakan bentuk perawatan dasar untuk menjaga performa kendaraan. Lantas, bagaimana dengan mobil yang jarang digunakan? Apakah tetap perlu rutin mengganti oli, meski jarak tempuh dan waktu penggunaan belum terpenuhi? Menjawab pertanyaan yang kerap menjadi perdebatan […]

  • Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    Cegah Keracunan, BGN Wajibkan SPPG Pasang Label Batas Waktu Konsumsi MBG

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) mewajibkan seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) memasang label batas waktu aman konsumsi pada hidangan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kebijakan ini diterapkan untuk menekan risiko keracunan makanan yang belakangan terjadi di sejumlah daerah. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik S. Deyang, menegaskan setiap kepala SPPG […]

  • Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    Prabowo Hapus Kredit Macet Rp2,4 Triliun, 67 Ribu UMKM Dapat Nafas Baru

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menandai tahun pertama kepemimpinannya dengan langkah besar di sektor keuangan rakyat: penghapusan kredit macet senilai Rp2,4 triliun untuk 67.000 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh Indonesia. Kebijakan yang diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2024 ini mencakup sektor pertanian, […]

  • Danantara Buka Lelang Proyek Sampah jadi Listrik di 7 Kota per 6 November

    Danantara Buka Lelang Proyek Sampah jadi Listrik di 7 Kota per 6 November

    • calendar_month Sen, 3 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Danantara Investment Management (Persero) atau Danantara akan mulai melaksanakan lelang proyek pengolahan sampah menjadi listrik (waste to energy/WtE) di tujuh kota dan kabupaten di Indonesia pada 6 November 2025 mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya percepatan pembangunan infrastruktur energi terbarukan berbasis sampah perkotaan sesuai dengan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 109 […]

expand_less