Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Peta kekayaan global terus mengalami pergeseran seiring meluasnya sumber penciptaan kekayaan baru di berbagai kawasan dunia. Laporan terbaru lembaga keuangan global menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan China masih menjadi dua negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia, meskipun laju pertumbuhannya mulai bervariasi antarwilayah.

Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan lebih dari 900 miliarder, jauh meninggalkan negara lain. Total kekayaan para miliarder di Negeri Paman Sam diperkirakan mencapai hampir US$7 triliun, mencerminkan dominasi AS dalam sektor teknologi, keuangan, dan pasar modal.

China berada di peringkat kedua dengan sekitar 470 miliarder dan kekayaan gabungan US$1,8 triliun. Meski pertumbuhan ekonomi China melambat dibandingkan satu dekade lalu, negara tersebut masih mencatat pertambahan miliarder dua digit, terutama dari sektor teknologi, manufaktur, dan konsumen.

Di posisi berikutnya, India menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten dengan hampir 200 miliarder, didorong oleh ekspansi di bidang teknologi, infrastruktur, dan industri manufaktur. Sementara itu, Jerman menjadi negara Eropa dengan jumlah miliarder terbesar, menandai kebangkitan kekayaan dari sektor industri dan keluarga bisnis lama.

Menariknya, sejumlah negara dengan populasi relatif kecil justru memiliki konsentrasi miliarder yang tinggi, seperti Swiss, Hong Kong, dan Singapura. Negara-negara ini memanfaatkan peran sebagai pusat keuangan global dan tujuan relokasi kekayaan internasional.

Di kawasan Asia Tenggara, Singapura mencatat lonjakan signifikan nilai kekayaan miliardernya, bahkan melampaui pertumbuhan beberapa negara maju. Kondisi ini memperkuat posisi Singapura sebagai pusat manajemen kekayaan regional.

Sebaliknya, Indonesia belum menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Jumlah miliarder nasional tercatat masih terbatas dan total kekayaannya justru mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, mencerminkan tantangan di sektor komoditas dan pasar keuangan domestik.

Sementara itu di Eropa, pertumbuhan jumlah miliarder berlangsung tidak merata. Jerman mencatat kenaikan tajam, sedangkan negara-negara seperti Inggris dan Prancis relatif stagnan. Di luar pusat ekonomi utama, beberapa negara berkembang justru mencatat lonjakan persentase tertinggi meski dari basis yang kecil.

Laporan tersebut menegaskan bahwa pusat penciptaan kekayaan global kini semakin menyebar, tidak lagi hanya terkonsentrasi di ekonomi besar, meski Amerika Serikat dan China masih memegang kendali utama dalam jumlah absolut.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    Kuota Impor Baja Dipangkas, ACEA Sebut Bebani Produsen Mobil

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) menilai rencana Uni Eropa (UE) untuk memangkas kuota impor baja secara drastis terlalu berlebihan dan dapat membebani produsen mobil dengan biaya input dan administrasi yang lebih tinggi. Pernyataan ini disampaikan ACEA pada Rabu (8/10/2025). Rencana tersebut diajukan oleh Komisi Eropa pada Selasa, yang mengusulkan pemangkasan kuota impor baja […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 April 2026: Cabai Rawit Naik, Harga Lain Stabil

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi 1 April 2026: Cabai Rawit Naik, Harga Lain Stabil

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Rabu (1/4/2026). Namun, komoditas cabai rawit mengalami fluktuasi, baik kenaikan maupun penurunan harga. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, cabai rawit hijau mengalami kenaikan sebesar 20 persen menjadi Rp25.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah justru […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Sejumlah Komoditas Cabai dan Bawang Masih Bergerak

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Stabil, Sejumlah Komoditas Cabai dan Bawang Masih Bergerak

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada 10 Desember 2025 terpantau relatif stabil. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas pangan berada pada kondisi harga tidak berubah dibanding hari sebelumnya. Sejumlah produk seperti beras medium, gula pasir lokal, minyak goreng, daging ayam, telur ayam, serta berbagai […]

  • Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabe Rawit Merah Tembus Rp 65.000 per Kg

    Harga Sembako Jambi Hari Ini: Cabe Rawit Merah Tembus Rp 65.000 per Kg

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) pada Senin (26/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas cabai mengalami kenaikan harga. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi mencatat cabe rawit merah mengalami kenaikan sebesar 23,08 persen menjadi Rp 65.000 per kilogram. Sementara […]

  • Telkomsel Gunakan AI untuk Jaringan Efisien dan Layanan Cerdas

    Telkomsel Gunakan AI untuk Jaringan Efisien dan Layanan Cerdas

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Telkomsel kini semakin serius memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan efisiensi operasional, keamanan siber, dan kualitas layanan pelanggan. Langkah ini menjadi bagian dari transformasi digital Telkomsel menuju perusahaan telekomunikasi yang lebih cerdas dan berkelanjutan. Menurut Ronald Limoa, VP Technology Strategy and Consumer Product Development Telkomsel, penerapan AI tidak hanya untuk pelanggan, tetapi juga […]

  • Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Prabowo Hadiri Penandatanganan di Kuala Lumpur

    Timor Leste Resmi Jadi Anggota ke-11 ASEAN, Prabowo Hadiri Penandatanganan di Kuala Lumpur

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto bersama para pemimpin negara Asia Tenggara secara resmi menandatangani Declaration on the Admission of Timor-Leste into ASEAN atau Deklarasi Penerimaan Timor Leste ke dalam ASEAN, pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10). Penandatanganan deklarasi tersebut menjadi penanda resmi bergabungnya Timor […]

expand_less