Kamis, 7 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

Tambang GBC Freeport Kembali Beroperasi Kuartal I-2026, Produksi Emas Bertahap Naik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Freeport Indonesia (PTFI) memastikan tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC) di Papua Tengah akan kembali beroperasi pada kuartal I-2026. Tambang tersebut sebelumnya sempat dihentikan operasionalnya akibat insiden longsor material basah.

Senior Vice President Government Relation PTFI, Harry Pancasakti, mengatakan saat ini perusahaan masih mengandalkan dua tambang lainnya, yakni Deep Mill Level Zone (DMLZ) dan Big Gossan. Kedua tambang tersebut tidak terdampak oleh insiden longsor yang terjadi di area GBC.

“Dari dua tambang ini kapasitasnya adalah 30 persen dari total produksi kita. Jadi kita jauh dari kapasitas normal. Nah dari yang kami sudah koordinasikan, kita konsultasikan ke pemerintah, saat ini kita masih di 30 persen tersebut,” ujar Harry dalam acara Gold Outlook 2026 CNBC Indonesia di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Seiring berjalannya upaya mitigasi dan penanganan teknis, PTFI telah memperoleh rekomendasi dari pemerintah, tim pakar, serta tim independen terkait pemulihan operasional tambang GBC. Atas dasar tersebut, pemerintah memberikan persetujuan kepada PTFI untuk mulai mengoperasikan kembali sebagian area tambang GBC secara parsial pada akhir kuartal I-2026.

“Sehingga diharapkan nanti dengan mulai akhir kuartal I-2026 sampai ke akhir Desember 2026, kita harapkan nanti produksi sudah mulai naik, tapi tetap belum bisa mencapai 100 persen dari kapasitas normal,” kata Harry.

Di tengah proses pemulihan tersebut, PTFI juga berupaya mengejar ketertinggalan produksi emas. Sepanjang 2025, perusahaan mencatatkan produksi emas sebesar 33 ton, dengan 16 ton di antaranya berupa emas batangan. Produksi tersebut merupakan kombinasi antara konsentrat dan emas batangan.

Untuk tahun 2026, PTFI menargetkan penjualan emas sekitar 26 ton, dengan prioritas penyerapan di pasar domestik. “Kita sangat mendukung agar produksi ini bisa diserap oleh domestik,” ujar Harry.

Ia menambahkan, saat ini PTFI baru mampu mengoptimalkan produksi sekitar separuh dari kapasitas normal. Dalam kondisi normal, produksi emas Freeport biasanya berada di kisaran 50 hingga 60 ton per tahun.

Ke depan, PTFI menargetkan produksi emas dapat kembali meningkat hingga sekitar 40 ton per tahun pada periode 2027–2029. Target tersebut diharapkan dapat tercapai setelah proses pemulihan tambang GBC rampung dan seluruh aspek keselamatan serta operasional dinyatakan aman.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkeu Purbaya Bongkar Kebocoran Anggaran Daerah, TKD Tak Akan Naik Jika Belanja Masih Bermasalah

    Menkeu Purbaya Bongkar Kebocoran Anggaran Daerah, TKD Tak Akan Naik Jika Belanja Masih Bermasalah

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa kebocoran anggaran daerah masih menjadi hambatan utama bagi pemerintah pusat untuk meningkatkan Transfer ke Daerah (TKD). Hal itu disampaikan dalam Dialog Interaktif “Siasat Fiskal demi Daerah Berdaya” pada Bimbingan Teknis Anggota Fraksi Partai Golkar DPRD se-Indonesia, Kamis (12/12/2025). Menurut Purbaya, Presiden Prabowo Subianto kecewa dengan praktik […]

  • Harga Perak Sudah Tembus Rp58.400 per Gram

    Harga Perak Sudah Tembus Rp58.400 per Gram

    • calendar_month Selasa, 20 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) melanjutkan kenaikan. Pada perdagangan hari ini harga perak Antam melesat hingga mencapai level tertinggi baru atau All Time High (ATH). Dikutip dari laman Logam Mulia, Selasa (20/1/2026), harga perak Antam melesat Rp500. Kenaikan ini mendorong harga perak pada posisi Rp58.400 per gram. Sebelumnya, harga perak […]

  • Hujan Ringan Melanda Sejumlah Wilayah Jambi

    Hujan Ringan Melanda Sejumlah Wilayah Jambi

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Warga di Provinsi Jambi diimbau untuk waspada terhadap potensi hujan ringan yang melanda sebagian besar wilayah pada Kamis, 9 Oktober 2025. Berdasarkan data BMKG, hampir seluruh kabupaten dan kota di Jambi diprediksi mengalami cuaca hujan ringan disertai kelembapan tinggi yang bisa mencapai hingga 99 persen di beberapa daerah. Sejak pagi hingga malam hari, […]

  • Pertamina Pastikan Merger Tiga Anak Usaha Tanpa PHK Karyawan

    Pertamina Pastikan Merger Tiga Anak Usaha Tanpa PHK Karyawan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) memastikan proses merger tiga anak usaha, yakni PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS) tidak dibarengi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan jaminan tersebut telah disampaikan langsung kepada karyawan. “Tadi pagi kami sudah […]

  • Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

    Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Upaya digitalisasi sektor kesehatan di Indonesia semakin konkret. PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk mengimplementasikan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan telehealth guna memperluas akses layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri. Langkah ini menandai babak baru dalam pemerataan layanan kesehatan digital […]

  • Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya setelah Iran hanya mengizinkan dua kapal melintas di Selat Hormuz di tengah masa gencatan senjata. Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, Trump menilai langkah Iran tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai. “Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk, bahkan […]

expand_less