Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

Lebih dari 1,15 Juta Wajib Pajak Sudah Lapor SPT Tahunan hingga 2 Februari 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan mencatat lebih dari 1,15 juta wajib pajak telah melaporkan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Tahun Pajak 2025 hingga 2 Februari 2026. Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat DJP Rosmauli mengatakan, hingga Senin (2/2/2026) pukul 06.00 WIB, total SPT Tahunan yang telah masuk mencapai 1.150.414 laporan.

“Mayoritas pelaporan berasal dari wajib pajak orang pribadi dengan tahun buku Januari–Desember 2025,” ujar Rosmauli.

Berdasarkan rinciannya, pelaporan SPT Tahunan orang pribadi karyawan tercatat sebanyak 988.381 SPT, disusul oleh orang pribadi nonkaryawan sebanyak 117.655 SPT.

Sementara itu, pelaporan dari wajib pajak badan dengan tahun buku Januari–Desember 2025 mencapai 44.030 SPT badan dalam rupiah dan 69 SPT badan dalam dolar Amerika Serikat.

Adapun untuk wajib pajak badan dengan tahun buku berbeda, yang mulai dapat melaporkan SPT sejak 1 Agustus 2025, DJP mencatat terdapat 265 SPT badan dalam rupiah dan 14 SPT badan dalam dolar AS.

Selain perkembangan pelaporan SPT Tahunan, DJP juga melaporkan progres aktivasi akun Coretax DJP. Hingga awal Februari 2026, jumlah wajib pajak yang telah mengaktivasi akun Coretax mencapai 12.917.027 wajib pajak.

Dari total tersebut, sebanyak 11.966.137 merupakan wajib pajak orang pribadi, 861.798 wajib pajak badan, 88.867 instansi pemerintah, serta 225 wajib pajak Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE).

DJP mengimbau wajib pajak untuk segera melaporkan SPT Tahunan secara tepat waktu guna menghindari sanksi administrasi serta memastikan kepatuhan perpajakan tetap terjaga.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Melemah, Investor Tunggu Data PDB Indonesia

    Rupiah Melemah, Investor Tunggu Data PDB Indonesia

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah merosot lagi. Dibuka saat mengawali perdagangan Kamis (5/2/2026), rupiah bergerak melemah 28 poin atau 0,17 persen menjadi Rp16.805 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.777 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi seiring rilis data ekonomi AS. Sementara itu, indeks dolar AS menguat 0,04% ke 97,65. Bersamaan dengan rupiah, beberapa mata uang kawasan Asia […]

  • Bocoran iPhone 18 Pro: Layar OLED LTPO+ Diklaim Lebih Hemat Daya

    Bocoran iPhone 18 Pro: Layar OLED LTPO+ Diklaim Lebih Hemat Daya

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bocoran terbaru mengenai iPhone 18 Pro mulai menarik perhatian publik. Bukan soal desain atau peningkatan kamera, perangkat terbaru Apple ini dikabarkan akan membawa layar OLED LTPO+, teknologi yang diklaim mampu membuat daya tahan baterai lebih awet dalam penggunaan sehari-hari. Jika rumor ini benar, peningkatan layar pada iPhone 18 Pro bisa menjadi salah satu […]

  • Emas Antam Terkoreksi Rp4.000, Cek Daftar Harga Terbarunya Disini

    Emas Antam Terkoreksi Rp4.000, Cek Daftar Harga Terbarunya Disini

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terkoreksi tipis pada perdagangan hari ini, Jumat (28/11/2025). Setelah sempat menguat pada sesi sebelumnya, emas Antam kini turun Rp4.000 menjadi Rp2.383.000 per gram. Mengutip data dari Logam Mulia Antam, harga emas termahal kini mencapai Rp2,32 miliar. Sedangkan yang paling murah dibanderol Rp1.241.500, Harga beli kembali (buyback) emas Antam juga ikut […]

  • Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara,Ini Penyebabnya

    Perjalanan KA Siliwangi Dihentikan Sementara,Ini Penyebabnya

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perjalanan KA Siliwangi relasi Cipatat–Cianjur–Sukabumi dihentikan sementara sejak Minggu (19/4/2026) malam. Penghentian dilakukan oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung menyusul gangguan pada jalur rel. Gangguan tersebut terjadi akibat tanah di bawah rel terkikis atau gogosan pada Km 74+9/0 petak jalan Cibeber–Lampegan. Kondisi ini dinilai membahayakan keselamatan perjalanan kereta […]

  • Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    Kenali Epilepsi pada Anak: Gejala, Penyebab, dan Cara Menanganinya dengan Tepat

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak sering kali membuat orang tua panik, apalagi saat kejang terjadi secara tiba-tiba. Padahal, kondisi ini sebenarnya bisa dipahami dan dikelola dengan baik jika ditangani sejak dini. Epilepsi merupakan gangguan pada sistem saraf yang ditandai dengan kejang berulang akibat aktivitas listrik abnormal di otak. Kondisi ini tidak hanya dialami orang dewasa, […]

  • Israel Ancam Serang Iran di Selat Hormuz

    Israel Ancam Serang Iran di Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memanas setelah Iran menunjukkan kekuatan militernya di Selat Hormuz, sementara Israel mengancam akan melancarkan serangan baru yang disebut lebih mematikan. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi dunia. Dalam laporan terbaru, Iran merilis video operasi militer yang memperlihatkan pasukan elite menaiki dan menguasai kapal kargo […]

expand_less