Kamis, 10 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyoroti sistem kemudi otomatis Tesla. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) resmi membuka penyelidikan terhadap sekitar 2,88 juta kendaraan Tesla yang dilengkapi fitur Full Self-Driving (FSD). Langkah ini diambil setelah muncul lebih dari 50 laporan dugaan pelanggaran keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang diduga terkait fitur tersebut.

Melansir Reuters, Jumat (10/10/2025), NHTSA menyebut sistem FSD yang sejatinya tetap mengharuskan pengemudi waspada dan siap mengambil alih kendali kapan pun telah memicu perilaku kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas. Badan tersebut menerima laporan bahwa mobil Tesla dengan FSD melanggar lampu merah dan berbelok ke arah yang salah saat melakukan pergantian jalur. NHTSA juga mengungkapkan adanya enam laporan di mana kendaraan Tesla dengan FSD aktif menerobos lampu merah dan terlibat tabrakan di persimpangan. Dari insiden tersebut, empat kecelakaan menyebabkan korban luka.

Seorang pengemudi di Houston melaporkan kepada NHTSA pada 2024 bahwa fitur FSD tidak mengenali sinyal lalu lintas, sehingga mobil justru melaju saat lampu merah dan berhenti saat lampu hijau. Ia mengklaim Tesla tidak mengakui adanya masalah, meski sudah dilakukan uji coba langsung bersama pengemudi tersebut.

Selain itu, NHTSA juga akan meninjau perilaku FSD di perlintasan kereta api, setelah dua senator Partai Demokrat, Ed Markey dan Richard Blumenthal, meminta lembaga tersebut menyelidiki meningkatnya laporan nyaris tabrakan. Secara keseluruhan, NHTSA mencatat 58 laporan pelanggaran keselamatan saat fitur FSD aktif, termasuk 14 kecelakaan dan 23 orang terluka. Penyelidikan ini menjadi langkah awal sebelum NHTSA dapat meminta penarikan (recall) kendaraan apabila terbukti terdapat risiko keselamatan yang signifikan.

Akibat penyelidikan tersebut, saham Tesla turun 2,1% pada perdagangan awal. Tesla belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar, namun perusahaan dilaporkan baru saja merilis pembaruan perangkat lunak FSD pekan ini. Fitur FSD merupakan sistem yang lebih canggih dibandingkan Autopilot, dan telah berada di bawah pengawasan NHTSA selama setahun terakhir. Pada Oktober 2024, lembaga tersebut juga memeriksa 2,4 juta kendaraan Tesla dengan fitur serupa setelah empat kecelakaan dilaporkan terjadi dalam kondisi jarak pandang rendah seperti kabut, silau matahari, atau debu termasuk satu kecelakaan fatal pada 2023.

Tesla menegaskan FSD dapat mengemudikan kendaraan hampir di mana saja dengan pengawasan aktif dari pengemudi, namun menekankan bahwa kendaraan belum sepenuhnya bisa mengemudi sendiri. Sebelumnya, pada Januari lalu, NHTSA juga membuka penyelidikan terhadap 2,6 juta kendaraan Tesla atas laporan kecelakaan yang melibatkan fitur pemindahan mobil jarak jauh. Kini, badan tersebut turut meninjau uji coba layanan taksi tanpa pengemudi (robotaxi) Tesla di Austin, Texas, yang diluncurkan pada Juni lalu.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Resep Garlic Noodles Simpel dan Gurih, Cocok Buat Pecinta Mie

    Resep Garlic Noodles Simpel dan Gurih, Cocok Buat Pecinta Mie

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mie jadi salah satu makanan favorit banyak orang karena mudah diolah dan rasanya selalu bikin puas. Di Indonesia sendiri, olahan mie bisa ditemukan di mana-mana, mulai dari restoran, kedai bakmi, hingga pedagang kaki lima seperti mie ayam, bakso, dan mie goreng. Kalau kamu sedang ingin menu mie yang praktis, simpel, tapi tetap lezat, […]

  • Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    Bursa Global Cetak Rekor, Harga Minyak Turun Usai Harapan Kesepakatan Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham global kembali mencetak rekor tertinggi pada perdagangan Jumat, 29 Mei 2026. Di saat yang sama, harga minyak dunia justru bergerak melemah tajam akibat meningkatnya harapan tercapainya kesepakatan pembukaan kembali jalur pelayaran Selat Hormuz. Pasar global bergerak dalam suasana yang kontras. Di satu sisi, investor menyambut positif potensi meredanya konflik geopolitik antara […]

  • Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    Bawang Putih Impor Segera Masuk, Pemerintah Pastikan Harga Turun Jelang Ramadan

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan pasokan bawang putih impor akan segera masuk ke pasar domestik. Langkah ini diharapkan mampu menekan kenaikan harga bawang putih yang terus melonjak menjelang Ramadan dan Idul Fitri 2026. Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Iqbal Shoffan Shofwan, menyatakan pemerintah telah menerbitkan seluruh persetujuan impor (PI) bawang putih bagi pelaku […]

  • Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

    Cadangan Devisa Indonesia Naik Jadi USD 149,9 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) mencatat posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Oktober 2025 mencapai USD 149,9 miliar, naik dibandingkan September 2025 yang sebesar USD 148,7 miliar. Kenaikan cadangan devisa ini menunjukkan ketahanan ekonomi nasional yang masih kuat, di tengah tekanan ketidakpastian global dan fluktuasi nilai tukar rupiah. Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia, Ramdan […]

  • Sawit dan Karet Jadi Penopang, NTP Jambi Naik 13,35 Persen Setahun

    Sawit dan Karet Jadi Penopang, NTP Jambi Naik 13,35 Persen Setahun

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sektor perkebunan kembali menunjukkan perannya terhadap ekonomi petani Jambi. Kenaikan harga sejumlah komoditas, terutama karet dan kelapa sawit, ikut menopang penguatan Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), NTP Jambi Juli 2026 mencapai 190,26, naik 0,79 persen dibandingkan Juni 2026. Jika dibandingkan Juli tahun sebelumnya, angka tersebut meningkat […]

  • Daftar Lengkap APBD Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi Tahun 2026

    Daftar Lengkap APBD Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi Tahun 2026

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan merilis  Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 untuk kabupaten dan kota di Provinsi Jambi. Hasilnya, Kota Jambi mencatatkan APBD terbesar di provinsi tersebut. Pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp1,77 triliun, sementara belanja daerah sebesar Rp1,80 triliun. Selisih antara pendapatan dan belanja menunjukkan defisit sebesar Rp34,63 miliar […]

expand_less