Rabu, 4 Nov 2026
light_mode
Beranda » Internasional » AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

AS Selidiki 2,88 Juta Mobil Tesla karena Dugaan Pelanggaran Fitur FSD

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Amerika Serikat tengah menyoroti sistem kemudi otomatis Tesla. Badan Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) resmi membuka penyelidikan terhadap sekitar 2,88 juta kendaraan Tesla yang dilengkapi fitur Full Self-Driving (FSD). Langkah ini diambil setelah muncul lebih dari 50 laporan dugaan pelanggaran keselamatan dan kecelakaan lalu lintas yang diduga terkait fitur tersebut.

Melansir Reuters, Jumat (10/10/2025), NHTSA menyebut sistem FSD yang sejatinya tetap mengharuskan pengemudi waspada dan siap mengambil alih kendali kapan pun telah memicu perilaku kendaraan yang melanggar aturan lalu lintas. Badan tersebut menerima laporan bahwa mobil Tesla dengan FSD melanggar lampu merah dan berbelok ke arah yang salah saat melakukan pergantian jalur. NHTSA juga mengungkapkan adanya enam laporan di mana kendaraan Tesla dengan FSD aktif menerobos lampu merah dan terlibat tabrakan di persimpangan. Dari insiden tersebut, empat kecelakaan menyebabkan korban luka.

Seorang pengemudi di Houston melaporkan kepada NHTSA pada 2024 bahwa fitur FSD tidak mengenali sinyal lalu lintas, sehingga mobil justru melaju saat lampu merah dan berhenti saat lampu hijau. Ia mengklaim Tesla tidak mengakui adanya masalah, meski sudah dilakukan uji coba langsung bersama pengemudi tersebut.

Selain itu, NHTSA juga akan meninjau perilaku FSD di perlintasan kereta api, setelah dua senator Partai Demokrat, Ed Markey dan Richard Blumenthal, meminta lembaga tersebut menyelidiki meningkatnya laporan nyaris tabrakan. Secara keseluruhan, NHTSA mencatat 58 laporan pelanggaran keselamatan saat fitur FSD aktif, termasuk 14 kecelakaan dan 23 orang terluka. Penyelidikan ini menjadi langkah awal sebelum NHTSA dapat meminta penarikan (recall) kendaraan apabila terbukti terdapat risiko keselamatan yang signifikan.

Akibat penyelidikan tersebut, saham Tesla turun 2,1% pada perdagangan awal. Tesla belum memberikan tanggapan atas permintaan komentar, namun perusahaan dilaporkan baru saja merilis pembaruan perangkat lunak FSD pekan ini. Fitur FSD merupakan sistem yang lebih canggih dibandingkan Autopilot, dan telah berada di bawah pengawasan NHTSA selama setahun terakhir. Pada Oktober 2024, lembaga tersebut juga memeriksa 2,4 juta kendaraan Tesla dengan fitur serupa setelah empat kecelakaan dilaporkan terjadi dalam kondisi jarak pandang rendah seperti kabut, silau matahari, atau debu termasuk satu kecelakaan fatal pada 2023.

Tesla menegaskan FSD dapat mengemudikan kendaraan hampir di mana saja dengan pengawasan aktif dari pengemudi, namun menekankan bahwa kendaraan belum sepenuhnya bisa mengemudi sendiri. Sebelumnya, pada Januari lalu, NHTSA juga membuka penyelidikan terhadap 2,6 juta kendaraan Tesla atas laporan kecelakaan yang melibatkan fitur pemindahan mobil jarak jauh. Kini, badan tersebut turut meninjau uji coba layanan taksi tanpa pengemudi (robotaxi) Tesla di Austin, Texas, yang diluncurkan pada Juni lalu.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Rp3.042.000 per Gram Hari Ini: Turun Tipis

    Harga Emas Antam Rp3.042.000 per Gram Hari Ini: Turun Tipis

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam lebih murah pada perdagangan Kamis (12/3/2026). Sekarang ini emas Antam dibanderol Rp3.042.000 per gram. Turun sebesar Rp5000 dari harga semula Rp3.047.000. Untuk harga buyback emas Antam hari ini juga merosot. Harga buyback emas Antam terpangkas Rp 43.000. Dengan demikian, harga buyback emas Antam ditetapkan Rp 2.804.000 dari semula Rp2.847.000 per […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Rp25 Ribu, Jadi Rp2,623 Juta per Gram

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Naik Rp25 Ribu, Jadi Rp2,623 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali melesat. Kenaikan beruntun membuat logam mulia tersebut semakin mahal pada perdagangan Jumat (18/9/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam hari ini naik Rp25.000 per gram. Dengan kenaikan tersebut, harga emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2.623.000 per gram. Padahal, pada perdagangan sebelumnya, harga […]

  • Al Haris Jemput Proyek Strategis Nasional, Jalur Kereta Batu Bara Jambi Mulai Dibahas Serius

    Al Haris Jemput Proyek Strategis Nasional, Jalur Kereta Batu Bara Jambi Mulai Dibahas Serius

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, mulai menggeber rencana pembangunan jalur kereta api batu bara di Provinsi Jambi. Langkah itu ditandai dengan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo–Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. Proyek ini dinilai menjadi solusi strategis untuk memperlancar […]

  • Habis Ngegas, Emas Antam Rem Mendadak! Turun Rp5.000, Cek Disini

    Habis Ngegas, Emas Antam Rem Mendadak! Turun Rp5.000, Cek Disini

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah sempat menguat, harga emas batangan produksi Antam akhirnya berbalik arah. Pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2026), harga emas Antam tercatat turun tipis sebesar Rp5.000 per gram. Kini, emas Antam dibanderol Rp2.798.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.803.000 per gram. Koreksi ini sekaligus mematahkan tren kenaikan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tak hanya […]

  • 22 Emiten Umumkan Dividen 2025, BBRI hingga BBNI Paling Royal?

    22 Emiten Umumkan Dividen 2025, BBRI hingga BBNI Paling Royal?

    • calendar_month Selasa, 14 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Musim pembagian dividen tahun buku 2025 kembali memanaskan pasar modal domestik. Sebanyak 22 emiten telah mengumumkan rencana distribusi laba kepada pemegang saham, dengan sektor keuangan menjadi kontributor terbesar. Sejumlah bank jumbo seperti BBRI dan BBNI tampil dominan dalam pembagian dividen tahun ini. BBRI tercatat membagikan dividen hingga Rp52,10 triliun atau setara Rp346 per […]

  • BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75% di April 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Alasan

    BI Diprediksi Tahan Suku Bunga 4,75% di April 2026, Tekanan Global dan Rupiah Jadi Alasan

    • calendar_month Rabu, 22 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) diperkirakan masih akan menahan suku bunga acuan di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) April 2026. Keputusan ini dinilai sebagai langkah menjaga stabilitas eksternal di tengah meningkatnya tekanan global. Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia atau LPEM FEB UI menilai ruang pelonggaran moneter saat […]

expand_less