Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Anjlok Nyaris 7 Persen Pagi Ini, Kekhawatiran MSCI Bikin Pasar Panik

IHSG Anjlok Nyaris 7 Persen Pagi Ini, Kekhawatiran MSCI Bikin Pasar Panik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok tajam pada awal perdagangan Rabu (28/1/2026). IHSG tercatat turun lebih dari 6 persen dan sempat menyentuh level 8.300, dipicu meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keputusan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG melemah 6,82 persen ke level 8.367 pada pukul 09.06 WIB. Tekanan jual mendominasi pasar dengan 500 saham tercatat melemah, hanya 37 saham menguat, sementara 71 saham stagnan.

Corporate Secretary Bursa Efek Indonesia (BEI) Kautsar Primadi menjelaskan, pelemahan tajam IHSG berkaitan dengan pengumuman MSCI yang dirilis pagi ini. Ia menegaskan, BEI bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) terus berkoordinasi dan berdiskusi dengan MSCI.

“OJK, IDX, dan KSEI akan terus melakukan diskusi dengan MSCI,” ujar Kautsar dalam keterangan resmi.

Kautsar menambahkan, BEI telah meningkatkan transparansi data, termasuk penyampaian informasi free float saham melalui situs resmi BEI. Namun, apabila dinilai belum mencukupi, BEI siap memenuhi kebutuhan data sesuai dengan proposal MSCI.

Sejalan dengan itu, Analis Binaartha Sekuritas Ivan Rosanova menilai pelemahan IHSG merupakan respons antisipatif investor terhadap kemungkinan hasil terburuk dari keputusan MSCI.

“Pasar bereaksi lebih awal terhadap potensi risiko, termasuk pada saham-saham yang sebelumnya diproyeksikan masuk indeks MSCI,” ujar Ivan.

Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menambahkan, tekanan IHSG juga dipengaruhi faktor global. Di antaranya perang mata uang antara Amerika Serikat dan Jepang, melemahnya dolar AS, serta ketegangan dagang antara Eropa dan Amerika Serikat yang mendorong aksi jual aset dolar.

“Ketika dolar melemah, rupiah bisa menguat, sementara IHSG justru tertekan. Pergerakan rupiah dan IHSG memang sering berlawanan,” ujarnya.

Ibrahim menilai koreksi IHSG hingga 6 persen masih tergolong wajar dan tidak menutup kemungkinan pelemahan berlanjut hingga 7–8 persen dalam satu hari perdagangan. Ia juga memperkirakan potensi penghentian sementara perdagangan (trading halt) apabila tekanan jual terus berlanjut.

Sebelumnya, MSCI menyoroti masih terbatasnya transparansi struktur kepemilikan saham di Indonesia. Meski terdapat perbaikan minor pada data free float BEI, investor global menilai informasi kepemilikan saham belum cukup andal untuk mendukung penilaian investabilitas.

MSCI juga menyampaikan kekhawatiran terkait potensi perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar saham. Oleh karena itu, MSCI menerapkan kebijakan sementara dengan membekukan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan jumlah saham dalam indeks.

Selain itu, MSCI menunda penambahan saham Indonesia ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI) serta menahan migrasi saham antarsegmen ukuran. Kebijakan ini membuka peluang penurunan bobot saham Indonesia di indeks MSCI Emerging Markets, bahkan potensi reklasifikasi menjadi Frontier Market.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Segini Jadinya Hari Ini

    Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah, Segini Jadinya Hari Ini

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah lemah lagi di awal perdagangan hari ini, Senin (13/4/2026). Rupiah dibuka di level Rp17.121 per dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan data dari Antara, nilai tukar rupiah melemah 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.121 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.104 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar […]

  • Harga Minyak Turun, Diskusi AS-Iran Jadi Katalis

    Harga Minyak Turun, Diskusi AS-Iran Jadi Katalis

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia tergelincir hampir 3 persen pada perdagangan Kamis, 5 Februari 2026, setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menggelar pembicaraan di Oman. Kesepakatan ini meredakan kekhawatiran pasar terkait pasokan minyak mentah Iran. Harga minyak Brent turun USD 1,91 atau 2,75% menjadi USD 67,55 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) melemah […]

  • Pembukaan Kejurprov dan Open Turnamen Bupati Cup Catur 2025 di Tanjung Jabung Barat

    Pembukaan Kejurprov dan Open Turnamen Bupati Cup Catur 2025 di Tanjung Jabung Barat

    • calendar_month Rabu, 15 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, secara resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur dan Open Turnamen Bupati Cup Catur Tahun 2025 yang digelar di Balai Pertemuan Kantor Bupati, Selasa malam (14/10/2025). Bupati hadir bersama Wakil Bupati Dr. H. Katamso, S.Ag, S.E., M.E., serta sejumlah pejabat daerah dan pengurus olahraga catur. […]

  • Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut perubahan pola makan masyarakat perkotaan turut menjadi pemicu terjadinya longsor di lereng Bandung Barat, Jawa Barat. Perubahan tersebut berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan pegunungan yang seharusnya berfungsi sebagai wilayah lindung. Hanif mengatakan, urbanisasi masif mendorong pergeseran kebutuhan pangan masyarakat kota. Akibatnya, aktivitas pertanian merambat […]

  • Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Real Madrid kemungkinan besar akan mencari manajer baru pada musim panas mendatang, mengingat Alvaro Arbeloa hanya terikat kontrak hingga akhir musim ini. Meskipun catatan Alvaro Arbeloa, khususnya di La Liga, cukup bagus, media-media Spanyol meyakini masih belum ada bukti yang menunjukkan bahwa dia telah secara signifikan meningkatkan tim sejak mengambil alih dari Xabi […]

  • Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    Harga Sembako di Talang Banjar Mayoritas Stabil, Cabai Masih Jadi Pemicu Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau stabil pada pembaruan data per 25 November 2025. Berdasarkan informasi dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, sebagian besar komoditas tidak mengalami perubahan harga, sementara beberapa jenis cabai justru mencatat kenaikan. Untuk komoditas beras, hampir seluruh jenis berada pada kondisi stabil. Beras […]

expand_less