Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

Rupiah Kembali Perkasa: Menguat 36 Poin

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Rabu (28/1/2026). Rupiah bergerak menguat 36 poin atau 0,21 persen menjadi Rp16.732 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.768 per dolar AS.

Analis Bank Woori Saudara Rully Nova mengatakan penguatan rupiah dipengaruhi kepastian arah kebijakan Federal Reserve (The Fed) akan longgar.

“Rupiah pada perdagangan hari ini diperkirakan menguat di kisaran Rp16.710- Rp16.770 dipengaruhi oleh global melemahnya index dollar menjelang rapat The Fed besok waktu AS. Walaupun diperkirakan The Fed tidak mengubah bunga acuan, namun arah kebijakan The Fed ke depan dipastikan akan longgar,” ungkapnya dikutip dari Antara, Rabu (28/1/2026).

Mengutip Anadolu, Federal Reserve diprediksi akan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,5-3,75 persen para pertemuan pertama di tahun 2026.

Sebelumnya, FOMC telah memangkas suku bunga Fed sebesar total 75 basis points (bps) pada bulan September, Oktober, dan Desember 2025. Keputusan tersebut diambil di tengah meningkatnya tekanan politik dan perselisihan hukum yang sedang berlangsung dengan melibatkan bank sentral.

Presiden AS Donald Trump berulang kali meminta The Fed untuk memangkas suku bunga. Karena itu, pemerintahan AS tengah menyelidiki dugaan tindakan kriminal terhadap Ketua The Fed Jerome Powell yang merupakan bagian dari upaya Trump untuk menekan kepala bank sentral tersebut agar menurunkan suku bunga.

Sentimen lain terhadap rupiah ialah ketidakjelasan kebijakan tarif dari Trump terhadap sejumlah negara. Mulai dari rencana penerapan tarif 100 persen terhadap ekspor Kanada oleh AS hingga ancaman kenaikan tarif resiprokal dan bea masuk otomotif terhadap Korea Selatan menjadi 25 persen dari sebelumnya 15 persen.

“Ketidakpastian menimbulkan aksi lepas dolar oleh pelaku pasar,” ujar Rully.

Melihat faktor domestik, dukungan kuat BI terhadap stabilitas rupiah memberikan ruang pelonggaran moneter melalui penurunan bunga acuan menjadi akan sangat terbatas.

Gubernur BI Perry Warjiyo optimistis bahwa nilai tukar rupiah akan menguat secara fundamental didukung oleh inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang membaik, imbal hasil investasi yang menarik, serta komitmen BI untuk menstabilkan rupiah.

Menurutnya, faktor-faktor yang mempengaruhi nilai tukar rupiah saat ini adalah faktor jangka pendek, salah satunya inflasi ekonomi yang terjadi karena kenaikan harga pangan atau volatile food. Hal tersebut terjadi karena adanya cuaca ekstrem serta bencana alam yang berdampak terhadap distribusi komoditas pangan.

Untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, tingkat inflasi, serta pertumbuhan ekonomi nasional, Bank Indonesia telah menurunkan BI-Rate sebanyak 5 kali sejak September 2024 menjadi 4,75 persen, sekaligus tetap membuka peluang adanya penurunan suku bunga lebih lanjut.

Perry mengatakan, pihaknya juga terus melakukan intervensi di pasar Non-Deliverable Forward (NDF) luar negeri, termasuk di Asia, Eropa, dan Amerika. Selain itu, BI pun melakukan intervensi di pasar tunai, spot, dan Domestic Non-Deliverable Forward (DNDF) dalam negeri.

Sementara itu, pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,76%.

Selanjutnya, dolar Taiwan melesat 0,49% dan won Korea Selatan menanjak 0,36%. Diikuti, peso Filipina yang terkerek 0,35%.

Kemudian yuan China terlihat menguat tipis 0,08% terhadap the greenback di pagi ini.Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,52%.

Berikutnya ada baht Thailand terkoreksi 0,06% dan dolar Singapura yang turun 0,03%. Disusul, dolar Hongkong yang melemah tipis 0,006%.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

    BRI Cs Sudah Salurkan 84% ke Sektor Riil dari Dana Rp200 Triliun

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah telah menyalurkan dana ke sektor riil sebesar Rp167,6 triliun per 22 Oktober 2025. Dengan kata lain realisasi penyaluran dana ini sudah 84% dari pagu penempatan dana pemerintah di perbankan sebesar Rp200 triliun. “Perbankan sudah menggunakan Rp167,6 triliun atau 84% dari yang dana pemerintah yang ditempatkan,” ucap Dirjen Strategi Ekonomi dan Fiskal Kementerian […]

  • Kabar Pelatih Baru Timnas Indonesia Pekan Depan, Siapanya?

    Kabar Pelatih Baru Timnas Indonesia Pekan Depan, Siapanya?

    • calendar_month Senin, 15 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji mengungkapkan dalam waktu dekat akan ada kabar mengenai siapa yang akan menjadi pelatih baru Timnas Indonesia. Posisi pelatih Timnas Indonesia memang masih lowong sampai saat ini. Sosok terakhir yang mengisi posisi panas tersebut adalah Patrick Kluivert. Patrick Kluivert dan PSSI resmi berpisah pada Oktober lalu. Tidak lama setelah […]

  • Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    Dibuka Menguat, IHSG Naik 0,13 Persen ke Level 8,377

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan Jumat (14/11/2025). IHSG menguat 10,27 poin atau 0,13% ke 8,377,75. Tercatat sebanyak 227 saham naik, 173 saham turun dan 212 saham stagnan pada sesi pertama ini. Tujuh indeks sektoral menguat, menopang kenaikan IHSG. Sedangkan empat indeks sektoral lainnya masuk zona merah. Indeks sektoral […]

  • Harga Emas Pegadaian Ambruk Lagi! Galeri24 hingga UBS Kompak Turun

    Harga Emas Pegadaian Ambruk Lagi! Galeri24 hingga UBS Kompak Turun

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual melalui Pegadaian kembali mengalami penurunan. Tiga jenama logam mulia yang banyak diburu masyarakat, yakni Galeri24, Antam, dan UBS, kompak terkoreksi pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, harga emas Galeri24 tercatat sebesar Rp2.657.000 per gram. Harga tersebut turun cukup dalam dibandingkan perdagangan sebelumnya yang berada di […]

  • Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    Usai Pensiun dari Kabinet, Sri Mulyani Akan Mengajar Selama Setahun di Oxford

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan menjadi salah satu peserta World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government, University of Oxford, Inggris, mulai 2026 mendatang. Program tersebut akan berlangsung selama satu tahun dan diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki masa transisi karier publik. Sri Mulyani sebelumnya menyelesaikan masa tugas sebagai […]

  • Potensi Ikan dan Udang Tanjab Barat Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi, UMKM Didorong Naik Kelas

    Potensi Ikan dan Udang Tanjab Barat Diolah Jadi Produk Bernilai Tinggi, UMKM Didorong Naik Kelas

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), Provinsi Jambi, didorong untuk meningkatkan nilai tambah produk hasil perikanan melalui pelatihan pengolahan nugget berbahan dasar ikan dan udang. Program yang digelar Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Tanjung Jabung Barat ini diharapkan mampu melahirkan usaha […]

expand_less