Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

Demam Emas Modern, Ketika Harga Emas Terus Melonjak dan Ancaman Inflasi

  • account_circle Deddy Rachmawan
  • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Mereka yang mengamati pergerakan harga emas dalam setahun terakhir tentu mendapati, betapa cepatnya harga emas beranjak naik.

Siapa nyana rilis inflasi 2025 oleh BPS mendapati, emas punya andil dalam angjka inflasi tahunan. Memang, ia tidak seperti komoditas lainnya semisal cabai merah, rokok yang acap menyumbang inflasi. Dua yang disebut terakhir, boleh disebut konsumsi harian banyak masyarakat kita. Lha emas?

BPS menyebut emas perhiasan memuncaki posisi komoditas dengan andil inflasi tahunan terbesar, yakni 0,79 persen. Sepanjang tahun lalu, emas tercatat menjadi penyumbang inflasi bulanan sebanyak 11 kali. Anda mungkin bertanya, fenomena apa ini?

Mengutip Kompas.com, secara tahunan, harga emas mengalami inflasi hingga 58,98 persen pada Desember 2025. Secara bulanan, inflasi emas perhiasan pada Desember 2025 masih berada di level tinggi, yakni 3,4 persen, dengan andil inflasi 0,07 persen. Dari angka itu terjawab mengapa emas bisa menjadi faktor penentu inflasi.

Kita merujuk pada harga emas logam mulia Antam. Rekor tertinggi tercapai pada Senin (26/1/2026). Rp 2.917.000 per gram. Padahal di awal tahun 2026, harganya masih Rp 2.488.000 per gram. Kurang sebulan kenaikannya mencapai Rp 429.000.

Secara global, harga emas dunia per Selasa (27/1/2026) bahkan kembali mencetak rekor. Harga emas spot naik ke level sekitar 5.060,36 dollar AS per ounce. Sehari sebelumnya, logam mulia tersebut sempat menembus rekor tertinggi sepanjang masa di 5.110,50 dollar AS per ounce.

Dinamika tatanan global turut memicu kenaikan emas di seluruh dunia. dinamika politik domestik AS, pelemahan nilai tukar dolar termasuk konflik yang Rusia-Ukraina memberi andil.

“Begitu terjadi perang Rusia dan Ukraina, simpanan dolar Rusia dibekukan oleh negara Barat. Karena itu, mereka beralih mencari cadangan yang lebih aman, yaitu emas, dan pembelian besar-besaran pun terjadi.” Begitu Mendagri Tito Karnavian mengomentari fenomena demam emas ini.

Ia menjelaskan lonjakan harga emas tak terjadi secara tiba-tiba, melainkan merupakan dampak lanjutan dari perang Rusia-Ukraina yang mengubah pola keuangan global. Sebelum perang, Rusia dikenal sebagai pemasok utama minyak dan gas ke Eropa, dengan transaksi menggunakan dolar AS.

Menurutnya, efek domino pun muncul. China, India, dan sejumlah negara lain turut mengalihkan cadangan devisanya dari dolar ke emas, bahkan hingga membeli tambang emas di berbagai wilayah dunia. Fenomena ini mendorong lonjakan tajam harga emas secara global.

Rentetan panjang itulah yang juga memicu demam emas modern di tanah air. Masyarakat berlomba membeli emas sebagai instrumen lindung nilai, sehingga semakin memperkuat tekanan harga. Dan, seperti kata BPS, emas turut menyumbang inflasi.

Fenomena ini terbaca pula, bahwa masyarakat kelas menengah memiliki peran karena emas menambah bobot signifikan dalam keranjang konsumsi sebagian masyarakat. Entah itu emas perhiasan maupun emas logam mulia.

Kini, yang perlu dilihat pemerintah adalah bagaimana agar angka inflas tidak terus naik. Pasalnya secara tahunan, inflasi Desember 2025 berada di level 2,92 persen. Angka itu mendekati ambang batas pemerintah sebesar 3,5 persen. Ujung-ujungnya, bila inflasi terus meroket, kita tahu siapa yang paling terdampak. Yap, masyarakat berpenghasilan rendah.

  • Penulis: Deddy Rachmawan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Jebol Lagi! Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    Rupiah Jebol Lagi! Tembus Rp18.000 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali tertekan pada perdagangan Selasa (4/8/2026). Mata uang Indonesia kembali menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Mengutip Antara, rupiah mengawali perdagangan dengan melemah 0,18 persen atau 32 poin ke posisi Rp18.029 per dolar AS. Posisi tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan sebelumnya. Rupiah masih berada di level Rp17.997 per dolar […]

  • BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    BNI Jangkau Aceh, Salurkan Seragam Sekolah hingga Fasilitas Trauma Healing

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menyalurkan bantuan tanggap darurat bagi masyarakat terdampak bencana di Aceh. Bantuan ini merupakan bagian dari program BUMN Peduli Satu Hati untuk Sumatera yang dikoordinasikan Danantara. Dukungan tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar serta pemulihan awal masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak. Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo […]

  • Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    Laba PT Mayora Indah Tbk (MYOR) Melonjak 37,15% di Kuartal I 2026 Meski Penjualan Turun

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Mayora Indah Tbk mencatat lonjakan laba bersih pada kuartal I 2026 di tengah penurunan penjualan. Perusahaan makanan dan minuman ini berhasil membukukan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 945,58 miliar, naik 37,15 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 689,43 miliar. Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis Selasa, […]

  • Soroti Bangunan Tahan Gempa, Dody Sebut Indonesia Harus Contoh Jepang

    Soroti Bangunan Tahan Gempa, Dody Sebut Indonesia Harus Contoh Jepang

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menginginkan Indonesia harus mencontoh Jepang terkait penerapan bangunan tahan gempa. Dody beralasan, Indonesia berada di ring of fire atau cincin api. Hal itu ditandai dengan aktivitas gunung berapi dan gempa bumi berkala akibat pergerakan dan pertemuan lempeng-lempeng tektonik. “Kita harus mulai mencontoh Jepang. Memang kemudian ada tim […]

  • Daftar Lengkap Perguruan Tinggi di Provinsi Jambi

    Daftar Lengkap Perguruan Tinggi di Provinsi Jambi

    • calendar_month Rabu, 1 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Provinsi Jambi memiliki sedikitnya 14 perguruan tinggi yang tersebar di 11 kabupaten dan kota. Berdasarkan data Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (2018), seluruh perguruan tinggi tersebut didukung 298 fakultas dan 1.503 tenaga edukatif yang berperan dalam mencetak sumber daya manusia di Provinsi Jambi. Kota Jambi menjadi daerah dengan konsentrasi perguruan tinggi terbesar. […]

  • RAFI Perkuat Bisnis Pangan Lewat Program Makan Bergizi Gratis

    RAFI Perkuat Bisnis Pangan Lewat Program Makan Bergizi Gratis

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Sari Kreasi Boga Tbk. (RAFI), pemilik jaringan kuliner Kebab Baba Rafi, terus memperluas bisnis di sektor pangan nasional. Perseroan menargetkan pertumbuhan 5%–10% pada 2025, seiring dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan pemerintah. Direktur Utama RAFI Eko Pujianto menyatakan, program MBG diyakini akan mendorong permintaan bahan baku makanan dan minuman, […]

expand_less