Breaking News
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Naik 8,33 persen

Harga Cabe Rawit Merah di Pasar Talang Banjar Naik 8,33 persen

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (22/1/2026). Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, hanya beberapa komoditas hortikultura yang mengalami perubahan harga, sementara mayoritas bahan pangan strategis masih bertahan di level sebelumnya.

Komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah cabe rawit merah. Harga cabe rawit merah tercatat Rp 60.000 per kilogram, naik 8,33 persen dibandingkan periode sebelumnya. Kenaikan ini diduga dipengaruhi oleh terbatasnya pasokan dari sentra produksi akibat faktor cuaca.

Sebaliknya, cabe rawit hijau justru mengalami penurunan harga sebesar 6,67 persen menjadi Rp 42.000 per kilogram. Sementara itu, cabe merah besar dan cabe merah kecil masing-masing dijual Rp 25.000 per kilogram dan Rp 28.000 per kilogram, keduanya tercatat stabil.

Untuk komoditas beras, harga cenderung tidak mengalami perubahan. Beras Naruto dan beras Belido masing-masing dijual Rp 15.400 per kilogram, sedangkan beras King berada di level Rp 15.200 per kilogram. Harga gula pasir lokal stabil di Rp 18.000 per kilogram.

Di sektor protein hewani, harga daging sapi murni bertahan di Rp 140.000 per kilogram. Daging ayam kampung dijual Rp 65.000 per kilogram, sementara ayam broiler berada di kisaran Rp 37.000 per kilogram. Harga telur ayam ras tercatat Rp 1.700 per butir dan telur ayam kampung Rp 2.500 per butir, keduanya tidak mengalami perubahan.

Harga minyak goreng juga stabil. Minyak curah dijual Rp 19.000 per kilogram dan minyak kemasan refill 1 liter Rp 15.700 per liter. Sementara itu, tepung sagu tercatat Rp 17.000 per kilogram.

Komoditas kacang-kacangan relatif stabil, dengan kacang tanah Rp 26.000 per kilogram, kacang hijau Rp 20.000 per kilogram, dan kedelai lokal Rp 12.000 per kilogram.

Di kelompok pangan lainnya, harga mi instan berada di Rp 3.500 per bungkus. Tempe mentah dijual Rp 10.000 per kilogram dan tahu mentah Rp 800 per kilogram. Untuk komoditas buah, pisang lilin dijual Rp 8.000 per kilogram, sedangkan jeruk Brastagi Rp 15.000 per kilogram, seluruhnya tercatat stabil.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    OJK Terbitkan POJK 35/2025 untuk Perkuat Perusahaan Pembiayaan dan Modal Ventura

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35 Tahun 2025 (POJK 35/2025) tentang Perubahan atas POJK Nomor 46 Tahun 2024 mengenai Pengembangan dan Penguatan Perusahaan Pembiayaan, Perusahaan Pembiayaan Infrastruktur, dan Perusahaan Modal Ventura. Penerbitan aturan ini merupakan upaya OJK untuk meningkatkan peran, kinerja, serta daya saing perusahaan pembiayaan, perusahaan […]

  • Prabowo Perintahkan Seluruh Dapur MBG Wajib Halal

    Prabowo Perintahkan Seluruh Dapur MBG Wajib Halal

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) wajib menerapkan prinsip halal tanpa pengecualian. Instruksi itu disampaikan melalui Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hassan, yang memastikan pengawasan dilakukan secara ketat di lapangan. Haikal akrab disapa Babe Haikal mengungkapkan bahwa untuk memastikan standar halal berjalan, kepala […]

  • Produsen ATR 42-500 Ikut Bantu Investigasi Kecelakaan Pesawat Sewaan KKP

    Produsen ATR 42-500 Ikut Bantu Investigasi Kecelakaan Pesawat Sewaan KKP

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen pesawat ATR menyatakan akan ikut membantu proses investigasi kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang disewa Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan jatuh di kawasan pegunungan Bulusaraun, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Dalam pernyataan resminya, ATR menyampaikan duka cita kepada seluruh pihak yang terdampak serta menegaskan keterlibatan penuh dalam mendukung proses penyelidikan yang dipimpin otoritas […]

  • OJK Gelar Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya

    OJK Gelar Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025 di Surabaya

    • calendar_month Sel, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat dan memperdalam pengembangan keuangan syariah nasional sebagai arus utama sistem keuangan Indonesia. Salah satu langkah strategisnya adalah melalui penyelenggaraan Indonesia Islamic Finance Summit (IIFS) 2025, yang digelar pada 3–4 November 2025 di Surabaya, Jawa Timur. Kegiatan ini menjadi forum flagship pertama OJK yang mencakup seluruh sektor jasa […]

  • Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    • calendar_month Kam, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Ratu Maxima dari Belanda selaku UNSGSA for Inclusive Finance for Development untuk membahas penguatan kesehatan finansial (financial health) di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menekankan pentingnya integrasi dan koordinasi data nasional sebagai fondasi percepatan inklusi keuangan. Airlangga menegaskan bahwa penguatan sistem data menjadi prioritas pemerintah. […]

  • DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    DPR Belum Jadwalkan Pembahasan Pilkada Lewat DPRD, RUU Pilkada Tak Masuk Prolegnas 2026

    • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI hingga saat ini belum menjadwalkan pembahasan wacana perubahan mekanisme pemilihan kepala daerah (pilkada) menjadi melalui DPRD. Penyebab utamanya, Rancangan Undang-Undang (RUU) Pilkada belum masuk dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2026. Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda mengatakan, meskipun wacana pilkada lewat DPRD berkembang di ruang publik, […]

expand_less