Proyek Pipa Gas Cisem II Rampung 2026, Transaksi Gas Siap Jalan Juni
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar

Investasi Rp2,7 Triliun, Proyek Cisem II Siap Dukung Distribusi Gas Nasional
JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan aktivitas jual beli gas bumi pada proyek pipa transmisi gas Cirebon–Semarang (Cisem) Tahap II dapat mulai berjalan pada Juni 2026. Proyek strategis nasional ini memiliki panjang 245 kilometer dan ditargetkan rampung secara fisik pada tahun ini.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menyampaikan bahwa pembangunan Cisem II berjalan sesuai jadwal. Ia memastikan pekerjaan fisik proyek akan selesai pada Maret 2026, sehingga memungkinkan transaksi gas dimulai beberapa bulan setelahnya.
“Cisem II sesuai target, on track. Insya Allah tahun ini selesai. Maret fisik sudah selesai dan Juni sudah boleh jual beli gas,” ujar Laode saat ditemui di Kementerian ESDM, Kamis (22/1/2026).
Proyek pipa gas Cisem Tahap II mencakup jalur Batang–Cirebon–Kandang Haur Timur dengan total nilai investasi mencapai Rp2,7 triliun. Pembangunan ini merupakan kelanjutan dari Cisem Tahap I yang telah selesai dan beroperasi sejak 2023.
Selain Cisem II, pemerintah juga berencana mengakselerasi pembangunan Pipa Transmisi Gas Bumi Ruas Dumai–Sei Mangkei (Dusem). Proyek tersebut dijadwalkan mulai dikerjakan pada 2026, dengan target penyelesaian konstruksi (EPC) pada 2027.
“Tahun ini mulai, EPC 2027 selesai. Insya Allah 2028 gas dari Andaman sudah masuk,” kata Laode.
Pembangunan pipa transmisi gas bumi ini dikelola melalui skema Kontrak Tahun Jamak (Multi Years Contract) dan menjadi bagian dari strategi besar pemerintah untuk mengintegrasikan jaringan pipa gas Sumatera, Jawa Barat, dan Jawa Timur.
Dengan terhubungnya jaringan pipa tersebut, pemerintah berharap rantai pasok gas bumi nasional semakin kuat, efisien, dan mampu mendukung kebutuhan energi industri serta pembangkit listrik di berbagai wilayah Indonesia.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar