Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

Pasar Kripto Tumbuh dan Arsari Group Masuk sebagai Pemegang Saham

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk. (COIN) dinilai memiliki prospek pertumbuhan jangka menengah hingga panjang yang kuat seiring meningkatnya aktivitas pasar kripto nasional dan masuknya Arsari Group, grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo, sebagai pemegang saham strategis pada akhir 2025.

Analis Ciptadana Sekuritas Asia, Erni Marsella Siahaan, menilai COIN berada pada posisi strategis sebagai penerima manfaat utama dari pertumbuhan ekonomi kripto di Indonesia. Hal ini tak lepas dari peran COIN sebagai induk usaha yang mengendalikan dua infrastruktur kunci pasar kripto nasional, yakni Central Finansial X (CFX) selaku bursa kripto berlisensi dan Kustodian Koin Indonesia (ICC) sebagai kustodian aset kripto berizin.

Berbeda dengan platform perdagangan kripto ritel, COIN menjalankan model bisnis sebagai operator bursa yang mewajibkan seluruh transaksi pedagang aset kripto di Indonesia dilaporkan melalui CFX. Dengan status tersebut, COIN menjadi ultimate beneficiary dari peningkatan jumlah investor dan lonjakan volume transaksi kripto domestik.

Dari sisi kinerja keuangan, COIN mengandalkan model pendapatan berbasis komisi atau fee-based income. Ciptadana Sekuritas memperkirakan sekitar 85–86 persen pendapatan COIN pada periode 2025–2027 akan berasal dari biaya transaksi, sementara pendapatan kustodian berkontribusi sekitar 8–9 persen.

Struktur biaya yang relatif tetap dan berbasis teknologi membuat peningkatan volume perdagangan berpotensi mendorong leverage operasional yang signifikan. Bahkan, laba perseroan diproyeksikan tumbuh dengan compound annual growth rate (CAGR) tiga digit hingga 2029, seiring terciptanya skala ekonomi yang lebih besar.

Katalis pertumbuhan berikutnya datang dari rencana pengembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Secara global, instrumen derivatif menyumbang sekitar 70 persen aktivitas pasar kripto, namun di dalam negeri segmen ini masih berada pada tahap awal. Ciptadana menilai pasar derivatif kripto berpotensi menjadi mesin pertumbuhan baru COIN dan dalam beberapa tahun ke depan dapat melampaui transaksi spot.

Selain faktor operasional, masuknya Arsari Group sebagai pemegang saham pada Desember 2025 turut memperkuat persepsi strategis terhadap COIN. Kehadiran grup usaha milik Hashim Djojohadikusumo tersebut dinilai dapat memperkuat posisi COIN dalam pengembangan ekosistem aset digital nasional yang semakin terstruktur.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati sejumlah risiko, antara lain keamanan siber, ketergantungan terhadap penyedia layanan cloud, potensi munculnya pesaing baru di segmen bursa dan kustodian, serta risiko perlambatan volume perdagangan akibat perubahan regulasi atau adopsi pasar yang lebih lambat dari proyeksi.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Dibuka Hari Ini Menguat ke Rp16.722 per dolar AS

    Rupiah Dibuka Hari Ini Menguat ke Rp16.722 per dolar AS

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS), membuka perdagangan hari ini. Dikutip Antara, Senin (5/1/2026), rupiah menanjak 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.722 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.725 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terlihat naik 0,17% ke level 98,59. Mata uang Negeri Paman Sam tersebut […]

  • Zulhas: Jagung Adalah Harapan dan Simbol Kedaulatan Pangan Indonesia

    Zulhas: Jagung Adalah Harapan dan Simbol Kedaulatan Pangan Indonesia

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jagung bukan sekadar tanaman, melainkan simbol harapan dan masa depan kedaulatan pangan Indonesia. Pesan itu ditegaskan oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) saat menghadiri gerakan tanam jagung serentak kuartal IV di Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (8/10/2025). Dalam suasana penuh semangat, Zulhas menyampaikan bahwa jagung memiliki nilai strategis bagi ekonomi nasional karena […]

  • Pemerintah Targetkan Bangun Rusun di Senen Mei 2026, Gunakan Lahan BUMN 1,61 Hektare

    Pemerintah Targetkan Bangun Rusun di Senen Mei 2026, Gunakan Lahan BUMN 1,61 Hektare

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat penyediaan hunian layak di kawasan padat perkotaan. Terbaru, proyek pembangunan rumah susun (rusun) akan segera dimulai di kawasan Senen, Jakarta Pusat, dengan target konstruksi pada Mei 2026. Lahan yang digunakan merupakan aset milik PT Angkasa Pura Indonesia seluas 1,61 hektare. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menyatakan bahwa proyek […]

  • BPK Temukan Pemborosan Rp 9,9 Triliun di PT Pupuk Indonesia Akibat Pabrik Tua

    BPK Temukan Pemborosan Rp 9,9 Triliun di PT Pupuk Indonesia Akibat Pabrik Tua

    • calendar_month Minggu, 26 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pemeriksa Keuangan mengungkap adanya pemborosan biaya produksi pupuk mencapai Rp 9,9 triliun yang terjadi di tubuh PT Pupuk Indonesia. Temuan tersebut berkaitan dengan operasional pabrik tua yang dinilai tidak efisien. Dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II 2025, BPK menyoroti tingginya konsumsi energi pada pabrik amonia milik perusahaan. Rata-rata konsumsi gas tercatat […]

  • Bea Cukai Gagalkan 2 Kontainer & 2 Truk Garmen Ilegal dari China dan Bangladesh

    Bea Cukai Gagalkan 2 Kontainer & 2 Truk Garmen Ilegal dari China dan Bangladesh

    • calendar_month Kamis, 11 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) menggagalkan peredaran garmen ilegal melalui dua operasi besar di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, dan ruas tol Palembang–Lampung. Penindakan ini berhasil mengamankan tiga kontainer dan dua truk bermuatan pakaian jadi ilegal yang sebagian berasal dari China dan Bangladesh. Pada operasi pertama, tiga kontainer yang diangkut KM Indah Costa […]

  • Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    Menjelang Tahun Baru 2026, Bursa Asia Mixed, Nikkei Melemah Kospi Menguat

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa saham Asia-Pasifik bergerak beragam pada perdagangan Senin (29/12/2025), menandai awal pekan terakhir perdagangan sepanjang tahun 2025. Minimnya katalis ekonomi utama serta sikap kehati-hatian investor menjelang pergantian tahun membuat pasar cenderung bergerak terbatas. Di Jepang, indeks acuan Nikkei 225 tercatat melemah 0,55 persen, sementara Topix turun 0,26 persen. Pelemahan ini terjadi di tengah […]

expand_less