Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

Jejaring dan Kolaborasi Jadi Kunci Dunia Usaha Bertahan di Tengah Gejolak Global

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 20 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Dunia usaha nasional menghadapi tekanan yang semakin kompleks seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik. Dalam kondisi tersebut, penguatan jejaring dan kolaborasi antar pelaku usaha dinilai menjadi salah satu strategi utama untuk menjaga keberlangsungan dan daya tahan bisnis.

Business Networking International (BNI) Indonesia National Director Grace Hakim mengatakan, tantangan global dan domestik menuntut pelaku usaha untuk tidak hanya berfokus pada persaingan, tetapi juga membangun ekosistem bisnis yang saling mendukung.

“Jejaring yang kuat dan kolaboratif dapat membuka peluang bisnis baru, menciptakan lapangan kerja, serta mendorong inovasi yang berdampak luas bagi perekonomian nasional,” ujar Grace, Selasa (20/1/2026).

Melalui platform BNI Achievers, BNI mendorong terbentuknya komunitas pelaku usaha lintas sektor yang mengedepankan kepercayaan, pertukaran pengetahuan, serta kerja sama berkelanjutan. Saat ini, anggota BNI Achievers berasal dari berbagai bidang, mulai dari jasa hukum, pemasaran, konstruksi, manufaktur, kesehatan, hingga teknologi informasi.

Keberagaman sektor tersebut dinilai memperkuat sinergi lintas industri dan membuka peluang kolaborasi strategis yang saling menguntungkan. Integrasi rantai nilai antarsektor diharapkan mampu meningkatkan daya saing dunia usaha di tengah ketidakpastian global.

Di sisi lain, pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) juga dihadapkan pada tantangan sekaligus peluang untuk memperluas pasar, termasuk melalui ekspor. BNI Indonesia National Director Setio Priyono menyebutkan, kontribusi UKM terhadap perekonomian nasional sangat signifikan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), UKM menyumbang sekitar 61,9 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) Indonesia. Kontribusi tersebut menegaskan peran strategis UKM dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Untuk meningkatkan daya saing UKM, BNI menghadirkan berbagai program pelatihan dan pengembangan kapasitas. Program tersebut dirancang untuk memperkuat kompetensi pelaku usaha sekaligus membuka akses jejaring bisnis di tingkat internasional.

“Dengan memanfaatkan jaringan BNI yang tersebar di puluhan negara, UKM dapat terhubung langsung dengan mitra bisnis global. Ini menjadi bagian dari komitmen BNI mendukung penguatan ekonomi nasional,” kata Setio.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    Pelemahan Rupiah Terhenti, Kini Jadi Rp16.771 per Dolar AS

    • calendar_month Rab, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) akhirnya terhenti pada perdagangan Rabu (24/12/2025). Rupiah dibuka bergerak menguat 16 poin atau 0,10 persen menjadi Rp16.771 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.787 per dolar AS. Penguatan rupiah terjadi seiring tekanan pada dolar AS yang bergerak melemah dan berada di jalur menuju kinerja tahunan […]

  • Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

    Warga Dua Desa di Kerinci Bertahun-tahun Hidup Tanpa Listrik, PLN Terkendala Izin Hutan Lindung

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Puluhan kepala keluarga di Kabupaten Kerinci, Provinsi Jambi, hingga kini masih hidup tanpa penerangan listrik dari PLN. Dua desa yang terdampak yakni Desa Trans Bermas di Kecamatan Siulak dan Desa Masgo di Kecamatan Gunung Raya, dua wilayah yang dikenal subur dan menjadi salah satu sentra pertanian di daerah tersebut. Meski menjadi lumbung pangan, […]

  • Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

    Investasi Properti Asia Pasifik Tembus Rp517 Triliun, Indonesia Andalkan Sektor Manufaktur

    • calendar_month Kam, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Aktivitas investasi properti di kawasan Asia Pasifik menunjukkan tren positif sepanjang tahun 2025. Berdasarkan laporan Jones Lang LaSalle (JLL), nilai investasi properti komersial atau commercial real estate (CRE) di kawasan tersebut tumbuh 15% secara tahunan (YoY) pada kuartal II/2025, mencapai US$31,2 miliar atau sekitar Rp517,68 triliun. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, Asia Pasifik […]

  • Awal Tahun Harga Batubara Acuan Bersinar, Semua Kategori Naik

    Awal Tahun Harga Batubara Acuan Bersinar, Semua Kategori Naik

    • calendar_month Sen, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren kenaikan harga batubara sejak akhir tahun terus berlanjut. Terbaru, harga batubara acuan (HBA) untuk periode pertama Januari 2026 juga mengalami kenaikan. Batubara dengan kandungan kalor tertinggi (6.322 GAR) mengalami kenaikan tertinggi. Dari 100,81 USD/ton di periode kedua Desember 2025, naik sebesar 2,49 USD menjadi 103,30 USD. Harga batubara acuan ini ditetapkan berdasarkan […]

  • IHSG Dibuka Menguat 49 Poin ke Level 8.189

    IHSG Dibuka Menguat 49 Poin ke Level 8.189

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) bergerak menghijau pada perdagangan hari ini, Selasa (7/10/2025). IHSG dibuka menguat 0,61% atau bertambah 49 poin ke level 8.189,44. Mayoritas indeks sektoral di BEI menyokong kenaikan IHSG. Sejumlah sektor yang menguat paling tinggi adalah barang baku, energi, infrastruktur, perindustrian, transportasi, Keuangan, Kesehatan, properti dan […]

  • Harga Perak Menguat Tajam, Berikut Rincian Harganya

    Harga Perak Menguat Tajam, Berikut Rincian Harganya

    • calendar_month Rab, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak di pasar domestik Indonesia menunjukkan tren penguatan yang cukup signifikan pada perdagangan hari ini, Rabu, 4 Februari 2026. Kenaikan harga logam putih ini terjadi seiring dengan reli harga emas global dan meningkatnya permintaan aset safe haven di tengah volatilitas pasar keuangan awal tahun. Bagi para investor logam mulia, kenaikan ini menjadi […]

expand_less