Breaking News
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

Harga Sembako di Pasar Rakyat Kasang Jambi, Cabai Rawit Merah dan Bawang Putih Naik

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Sel, 13 Jan 2026
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM –  Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Kasang, Kota Jambi, terpantau cenderung stabil pada Selasa (13/1/2026). Meski demikian, sejumlah komoditas strategis tercatat mengalami kenaikan harga, terutama pada kelompok cabai rawit merah dan bawang putih.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai rawit merah naik menjadi Rp50.000 per kilogram atau mengalami kenaikan sekitar 20 persen. Sementara itu, bawang putih turut mengalami kenaikan menjadi Rp40.000 per kilogram, naik 12,50 persen dibandingkan periode sebelumnya. Adapun cabai rawit hijau tercatat stabil di level tinggi, yakni Rp70.000 per kilogram.

Harga cabai merah besar berada di Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah kecil dijual Rp25.000 per kilogram, keduanya masih dalam kategori stabil. Bawang merah juga tercatat stabil dengan harga Rp50.000 per kilogram.

Pada sektor beras, seluruh varietas utama seperti beras Naruto, Anggur, Belido, King, hingga beras operasi pasar Bulog berada di harga seragam Rp16.000 per kilogram. Kondisi ini menunjukkan pasokan beras di Pasar Kasang relatif terjaga.

Untuk protein hewani, harga daging sapi murni berada di Rp150.000 per kilogram, ayam kampung Rp70.000 per kilogram, dan ayam broiler Rp36.000 per kilogram. Sementara telur ayam ras dijual Rp1.800 per butir dan telur ayam kampung Rp2.500 per butir.

Harga minyak goreng juga terpantau stabil, dengan minyak curah dan minyak kemasan refill 1 liter masing-masing dijual Rp19.000. Komoditas lain seperti gula pasir lokal dijual Rp19.000 per kilogram, sementara tepung terigu Cakra Kembar Rp13.000 dan Segitiga Biru Rp12.000 per kilogram.

Di sektor perikanan, ikan kembung dijual Rp35.000 per kilogram, ikan asin teri Rp80.000 per kilogram, dan udang swallo Rp70.000 per kilogram. Komoditas pangan pelengkap seperti tempe mentah dijual Rp5.000 per kilogram dan tahu mentah Rp10.000 per kilogram.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus Gus Alex Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    KPK Tetapkan Eks Menag Yaqut dan Stafsus Gus Alex Tersangka Kasus Korupsi Kuota Haji 2023-2024

    • calendar_month Jum, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dan mantan staf khususnya, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex, sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait penentuan kuota dan penyelenggaraan ibadah haji Kementerian Agama tahun 2023-2024. “Confirm, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka. Yang pertama YCQ selaku eks Menag, […]

  • Kemenhub Cabut Status Internasional Bandara IMIP Morowali

    Kemenhub Cabut Status Internasional Bandara IMIP Morowali

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi mencabut status internasional Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Dengan pencabutan tersebut, bandara tidak dapat lagi melayani penerbangan langsung dari dan atau ke luar negeri. Keputusan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KM 55 Tahun 2025 tentang Penggunaan Bandar Udara yang […]

  • Indonesia Resmi Masuk Bursa Tuan Rumah Piala Asia 2031

    Indonesia Resmi Masuk Bursa Tuan Rumah Piala Asia 2031

    • calendar_month Kam, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia secara resmi mengajukan diri sebagai kandidat tuan rumah Piala Asia 2031. Pengajuan tersebut telah diterima oleh Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) seiring berakhirnya proses bidding yang berlangsung sepanjang tahun lalu. Dalam pengumuman resminya, AFC menyatakan Indonesia menjadi salah satu dari sembilan kandidat yang berminat menyelenggarakan turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia […]

  • Kementerian PKP Tambah Rumah Subsidi Buat Nakes, Segini Totalnya

    Kementerian PKP Tambah Rumah Subsidi Buat Nakes, Segini Totalnya

    • calendar_month Rab, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kabar gembira dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) untuk tenaga kesehatan (nakes) di Indonesia. Kemeterian PKP menambah kuota rumah subsidi permanen bagi 5.000 unit bagi nakes. Sehingga, totalnya menjadi 35.000 unit. Para nakes tersebut terdiri dari tiga profesi yaitu Tenaga Kesehatan Perawat Anestesi, Ahli Teknologi Laboratorium Medik (ATLM), serta Tenaga Kesehatan Terapis […]

  • Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    Menkeu Purbaya Pastikan Dana Rp 200 Triliun Tersalurkan, Bank & Koperasi Ajukan Tambahan

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan penyaluran dana pemerintah sebesar Rp 200 triliun melalui Himbara terus meningkat hingga Oktober 2025. Beberapa bank bahkan sudah mengajukan permintaan tambahan karena dana sebelumnya terserap habis ke sektor riil. Selain perbankan, dana juga diarahkan ke Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes) untuk pemberdayaan ekonomi desa. Bank penyalur hanya […]

  • Cuaca Ekstrem Ancam Nelayan, Pendapatan Turun dan Ekonomi Pesisir Tertekan

    Cuaca Ekstrem Ancam Nelayan, Pendapatan Turun dan Ekonomi Pesisir Tertekan

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) memperingatkan ancaman serius dari cuaca ekstrem terhadap keselamatan nelayan dan kondisi ekonomi warga pesisir. Ketidakpastian iklim membuat pola cuaca sulit diprediksi, sehingga pengetahuan tradisional para nelayan tak lagi cukup untuk menentukan jadwal melaut secara aman. Ketua Umum KNTI, Dani Setiawan, menjelaskan bahwa nelayan membutuhkan informasi prakiraan cuaca yang […]

expand_less