Breaking News
light_mode
Beranda » Otobiz » Pindad Siapkan Pabrik Mobil Nasional di Subang, Produksi 500.000 Unit

Pindad Siapkan Pabrik Mobil Nasional di Subang, Produksi 500.000 Unit

  • account_circle -
  • calendar_month Rab, 10 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – PT Pindad dilaporkan telah menyiapkan lahan industri di Subang, Jawa Barat sebagai upaya mendorong program mobil nasional yang tengah didorong pemerintah RI.

Fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung produksi kendaraan hingga mencapai kapasitas 500.000 unit per tahun, dengan tahap awal produksi direncanakan mulai bergulir pada 2028, sebanyak 100.000 unit.

“Pengembangan mobil nasional tidak bisa hanya sekadar program, kita harus melakukan piloting untuk inovasi teknologi dan membangun ekosistemnya,” kata Direktur Utama Pindad, Sigit P. Santosa, dikutip Kompas.com, Rabu (10/12/2025).

Langkah Pindad ini berjalan berdampingan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Kementerian PPN/Bappenas, Himpunan Kawasan Industri (HKI), dan PT Pindad untuk memperkuat perencanaan kawasan industri prioritas dalam RPJMN 2025–2029.

Kesepakatan tersebut juga menjadi motor percepatan Program Mobil Nasional sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) serta pondasi awal penyelarasan kebijakan industri otomotif nasional.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menyebut kolaborasi ini sebagai fase baru dalam perjalanan menuju kemandirian industri otomotif. Ia menekankan bahwa membangun pabrik belum cukup tanpa dukungan kawasan industri dan rantai pasok yang kuat.

“Ini sejarah baru untuk melanjutkan milestone yang belum selesai. Membuat mobil bisa, membuat pabrik mobil bisa, tapi membuat industri mobil nasional belum tentu bisa,” kata dia.

“Tanpa ada kawasan, pembangunan industri mobil nasional yang baik harus juga membangun ekosistem rantai pasoknya,” lanjut Rachmat.

Ketua HKI Ahmad Ma’ruf Maulana turut menegaskan bahwa 170 kawasan industri siap mendukung pelaksanaan PSN dan hilirisasi.

Ia berharap MoU tersebut dikawal hingga tahap implementasi agar hambatan lapangan dapat diselesaikan lebih cepat, sambil mengiringi pembahasan regulasi dan promosi kawasan Indonesia secara global. Melalui MoU ini, ketiga pihak sepakat membangun kawasan industri berwawasan lingkungan, memperkuat rantai pasok otomotif dalam negeri, serta mengembangkan teknologi manufaktur berstandar tinggi.(*)

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua
  • Sumber: Kompas

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • City Car Paling Anti Rugi: Honda Brio!

    City Car Paling Anti Rugi: Honda Brio!

    • calendar_month Rab, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Honda Brio bekas masih menjadi primadona di pasar mobil bekas Indonesia. Meski unitnya cukup melimpah, minat masyarakat terhadap city car andalan Honda ini tidak pernah surut. Ambil contoh Brio tahun 2020, dengan kondisi yang cukup baik harganya masih bertahan di kisaran Rp120 jutaan ke atas. Itu bahkan untuk Brio tipe Satya E transmisi […]

  • Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    Rupiah Stagnan Pagi Ini, Potensi Menguat Terbatas

    • calendar_month Rab, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tercatat tidak bergerak terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan Rabu (3/12/2025). Rupiah dibuka stagnan sehingga tetap di angka Rp16.625, sama persis dengan posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp16.625 per dolar AS. Berbeda dengan rupiah, mayoritas mata uang di kawasan Asia menguat terhadap dolar AS pagi ini. Baht Thailand menguat […]

  • Mobil Toyota Diklaim Siap Tenggak BBM Campur Etanol 20%

    Mobil Toyota Diklaim Siap Tenggak BBM Campur Etanol 20%

    • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Produsen otomotif asal Jepang, Toyota mengungkapkan kesiapan perseroan menjelang kebijakan mandatori dari pemerintah Indonesia yang akan mewajibkan campuran BBM dengan etanol 10% (E10). Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam mengatakan, seluruh lini produk Toyota di pasaran saat ini sudah kompatibel dengan BBM campuran etanol 20% alias E20. Alhasil, […]

  • Turun Tipis, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.378.000 per Gram

    Turun Tipis, Emas Antam Kini Dibanderol Rp2.378.000 per Gram

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan hari ini, Rabu (26/11/2025). Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam tersebut turun Rp2.000 menjadi Rp2.378.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam termahal kini mencapai Rp2,31 miliar. Sedangkan yang paling murah dibanderol Rp1.239.000. Penurunan harga ini mengimbas pada harga beli kembali (buyback) […]

  • Banjir Sumatra Tewaskan 442 Jiwa, 402 Orang Hilang

    Banjir Sumatra Tewaskan 442 Jiwa, 402 Orang Hilang

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan jumlah korban jiwa akibat banjir besar di Sumatra terus bertambah. Hingga 30 November 2025, total 442 orang meninggal dunia dan 402 orang masih dinyatakan hilang. Tim gabungan terus melakukan pencarian korban, penyaluran bantuan, serta pembukaan akses wilayah yang terisolasi akibat rusaknya infrastruktur. Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto […]

  • Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    Rupiah Tergerus Lagi, Ditutup di Level Rp 16.736

    • calendar_month Sen, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah ditutup melemah pada akhir perdagangan Senin (17/11/2025). Rupiah melemah 29 poin terhadap dolar AS di level Rp 16.736 dari penutupan sebelumnya diposisi Rp 16.707. Mayoritas mata uang di kawasan Asia melemah terhadap dolar AS sore ini. Ringgit Malaysia mencatat pelemahan terdalam yakni 0,46%, disusul won Korea yang melemah 0,36%, rupiah […]

expand_less