Pemerintah Bakal Beri Diskon Tarif Listrik untuk Daerah Terdampak Bencana di Sumatra
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Kam, 8 Jan 2026
- comment 0 komentar

Petugas sedang melakukan pengecekan amper listrik
JAMBISNIS.COM – Pemerintah berencana memberikan diskon tarif listrik bagi masyarakat di sejumlah daerah terdampak bencana banjir bandang dan tanah longsor di Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh. Kebijakan tersebut tengah dikaji oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebagai bentuk kehadiran negara dalam membantu pemulihan pascabencana.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengatakan rencana pemberian potongan tarif listrik itu muncul setelah adanya usulan dari para kepala daerah yang wilayahnya terdampak bencana alam.
“Prinsipnya Kementerian ESDM akan memberikan diskon. Namun, kami masih mengkaji berapa bulan dan biayanya berapa,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (8/1/2026).
Bahlil menjelaskan, selain dampak sosial dan ekonomi, bencana alam juga menyebabkan gangguan serius pada infrastruktur energi. Hingga saat ini, masih terdapat tiga infrastruktur energi yang belum sepenuhnya pulih, serta sekitar 150 desa yang belum kembali teraliri listrik.
Sebelum kebijakan tersebut dieksekusi, Bahlil memastikan akan terlebih dahulu melaporkan rencana diskon tarif listrik tersebut kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Karena pasti Bapak Presiden juga sudah memberikan arahan kepada kami untuk hadir dan melihat langsung persoalan-persoalan yang dihadapi oleh rakyat,” kata Bahlil.
Sementara itu, PT PLN (Persero) terus melakukan upaya percepatan pemulihan jaringan listrik, khususnya di wilayah Aceh yang terdampak bencana cukup parah. Hingga 2 Januari 2026, PLN masih berupaya memulihkan aliran listrik di 176 desa yang belum menyala dari total sekitar 6.500 desa di Provinsi Aceh.
Medan yang sulit serta akses jalan yang terputus menjadi tantangan utama dalam proses mobilisasi material dan personel ke wilayah terdampak. Meski demikian, pemulihan tetap dilakukan secara bertahap di daerah-daerah yang terisolasi.
Pemulihan tersebut mencakup 68 desa di Aceh Tengah, 40 desa di Gayo Lues, 38 desa di Bener Meriah, 20 desa di Aceh Timur, 6 desa di Aceh Tamiang, 2 desa di Bireuen, serta masing-masing 1 desa di Aceh Utara dan Aceh Barat.
Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh masyarakat kembali menikmati layanan listrik secara andal.
“Kami memahami kondisi di lapangan sangat menantang. Namun, komitmen kami tetap sama, tidak ada warga yang tertinggal dalam gelap gulita. Petugas PLN siap menembus akses sekecil apa pun agar listrik kembali menyala dan aktivitas masyarakat dapat berjalan normal,” ujar Darmawan.
Ia menambahkan, proses pemulihan dilakukan melalui koordinasi lintas sektor dengan berbagai pihak, termasuk TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat, guna memastikan akses menuju lokasi terdampak dapat dilalui dan distribusi material berjalan optimal.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar