Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Buka Perdagangan Bursa Efek 2026, Perkuat Integritas Pasar dan Dorong Ekonomi Hijau

OJK Buka Perdagangan Bursa Efek 2026, Perkuat Integritas Pasar dan Dorong Ekonomi Hijau

  • account_circle Fitri Amalia
  • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan komitmennya memperkuat peran strategis pasar modal Indonesia dalam mendukung agenda prioritas pemerintah, khususnya melalui peningkatan integritas pasar, pendalaman likuiditas, penguatan investor institusi, serta percepatan pembangunan ekosistem ekonomi hijau.

Komitmen tersebut disampaikan Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar dalam sambutannya pada Pembukaan Perdagangan Perdana Bursa Efek Indonesia (BEI) Tahun 2026 di Gedung BEI, Jumat. Acara ini turut dihadiri Menteri Keuangan Republik Indonesia Purbaya Yudhi Sadewa, Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo, Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjaminan Simpanan Anggito Abimanyu, Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun, jajaran Dewan Komisioner OJK, Direktur Utama BEI Iman Rachman, serta para pelaku dan pemangku kepentingan pasar modal.

Mahendra menekankan pentingnya penguatan pelindungan investor minoritas dan ritel yang kini menjadi penopang utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Salah satu langkah yang ditempuh OJK adalah penegakan aspek perilaku pasar (market conduct), termasuk pengawasan terhadap influencer keuangan atau finfluencer.

“OJK saat ini tengah memfinalisasi regulasi baru bagi finfluencer yang ditargetkan terbit pada pertengahan 2026, dengan penekanan pada kapabilitas, transparansi, dan kepatuhan perizinan, guna mendorong literasi investasi yang bertanggung jawab,” ujar Mahendra.

Lebih lanjut, OJK mendorong penguatan sinergi lintas pemangku kepentingan agar pasar modal semakin berperan sebagai sumber pendanaan utama emiten, sekaligus menjadikan sektor jasa keuangan sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami berkomitmen menjaga sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Peran Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) menjadi prioritas dalam menjaga stabilitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Mahendra.

Sementara itu, Direktur Utama BEI Iman Rachman menyampaikan bahwa BEI telah menyiapkan masterplan pengembangan pasar modal 2026–2030 untuk menjaga keberlanjutan pertumbuhan dan meningkatkan daya saing global.

“Pada 2030, kami menargetkan terwujudnya pasar modal yang inovatif, transparan, inklusif, dan berdaya saing global. Target ini didukung penguatan infrastruktur pasar, peningkatan kualitas emiten dan investor, serta perluasan partisipasi publik,” ujar Iman.

Kinerja Pasar Modal 2025

Pasar Modal Indonesia menutup tahun 2025 dengan kinerja solid seiring pemulihan ekonomi nasional. IHSG berada di level 8.646,94 poin atau menguat 22,13 persen secara year to date (ytd), sekaligus mencatatkan sejumlah rekor tertinggi sepanjang tahun.

Setelah mengalami net sell di awal 2025, investor nonresiden kembali membukukan net buy sebesar Rp36,23 triliun pada semester II-2025. Hal ini mencerminkan pulihnya kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi nasional dan kinerja korporasi.

Dari sisi penghimpunan dana, hingga 31 Desember 2025 tercatat 215 penawaran umum dengan nilai Rp275 triliun, termasuk 18 emiten baru dengan nilai IPO Rp14,41 triliun. Rata-rata nilai transaksi harian meningkat menjadi Rp18,1 triliun, dibandingkan Rp12,9 triliun pada 2024.

Jumlah Single Investor Identification (SID) juga meningkat signifikan menjadi 20,2 juta atau tumbuh 36 persen secara ytd, dengan dominasi investor berusia di bawah 40 tahun.

Meski demikian, OJK menilai masih terdapat ruang penguatan, terutama pada kinerja indeks LQ45 yang hanya tumbuh 2,41 persen serta kontribusi pasar saham terhadap PDB yang baru mencapai 72 persen, masih di bawah India, Thailand, dan Malaysia.

Arah Kebijakan Pasar Modal 2026

Memasuki 2026, OJK bersama Self-Regulatory Organization (SRO) akan fokus pada sejumlah kebijakan strategis. Pertama, peningkatan kualitas perusahaan tercatat melalui penyempurnaan entry requirement, peningkatan free float, transparansi ultimate beneficial owner, hingga kebijakan exit yang jelas.

Kedua, penguatan basis investor domestik dan asing, khususnya melalui peningkatan peran investor institusi seperti reksa dana, asuransi, dan dana pensiun.

Ketiga, reformasi tata kelola pasar saham melalui peningkatan kualitas keterbukaan informasi dan disiplin pengelolaan perusahaan guna mendorong kepercayaan investor.

Keempat, penguatan manajemen risiko dan tata kelola teknologi informasi. Sepanjang 2025, OJK telah menjatuhkan sanksi kepada ratusan pelaku usaha pasar modal sebagai bagian dari upaya menjaga integritas pasar.

Sejalan dengan agenda ekonomi hijau, OJK bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan BEI juga membangun Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) sebagai tindak lanjut Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 dan penyesuaian POJK Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perdagangan Karbon.

OJK menegaskan akan terus memantau dinamika global dan domestik, serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna memastikan Pasar Modal Indonesia tetap likuid, transparan, berintegritas, dan berdaya saing global. (*)

  • Penulis: Fitri Amalia

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

    BPS: Tingkat Kemiskinan Jambi September 2025 Turun ke 6,89 Persen

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi mencatat penurunan tingkat kemiskinan pada September 2025. Berdasarkan Berita Resmi Statistik (BRS) Nomor 10/02/15/Th. XX yang dirilis 5 Februari 2026, persentase penduduk miskin di Jambi turun menjadi 6,89 persen, terendah sejak September 2014. Angka tersebut menurun 0,30 persen poin dibandingkan Maret 2025 dan turun 0,37 persen poin […]

  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Kompak Susut

    Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Kompak Susut

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali turun. Penurunan harga tersebut terlihat pada dua produk unggulan Pegadaian, Galeri24 dan UBS. Keduanya kompak melemah dengan selisih penurunan yang hampir sama. Berdasarkan data terbaru dari laman Sahabat Pegadaian, Jumat (27/3/2026), untuk emas Galeri24 ukuran 1 gram, kini harganya dibanderol Rp2.827.000 per gram. Angka tersebut turun sebesar Rp22.000 […]

  • QRIS Bukan Pajak, Ini Bedanya MDR, Aturan Baru dan Pilihan Pengusaha Mulai Oktober 2026

    QRIS Bukan Pajak, Ini Bedanya MDR, Aturan Baru dan Pilihan Pengusaha Mulai Oktober 2026

    • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) semakin menjadi bagian dari aktivitas transaksi bisnis di Indonesia. Namun, masih banyak pelaku usaha yang menganggap terdapat QRIS yang “kena pajak” dan QRIS yang “tidak kena pajak”. Padahal, QRIS bukan objek pajak. Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menjelaskan QRIS merupakan sarana pembayaran, seperti uang tunai, kartu debit […]

  • Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan kondisi daya beli masyarakat Jambi masih relatif terjaga. Namun, tekanan biaya hidup, pasar kerja dan harga kebutuhan pokok membuat ruang belanja rumah tangga tetap perlu mendapat perhatian. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jambi pada Februari 2026 sebesar 3,99 persen, turun 0,50 poin persentase […]

  • Kualitas Udara Jambi Hari Ini Tidak Sehat, AQI Capai 187 dan PM2.5 Tembus 106,4 µg/m³

    Kualitas Udara Jambi Hari Ini Tidak Sehat, AQI Capai 187 dan PM2.5 Tembus 106,4 µg/m³

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kualitas udara di Kota Jambi masih berada dalam kondisi tidak sehat. Pemantauan IQAir pada Senin (14/9/2026) pukul 07.00 WIB menunjukkan indeks kualitas udara atau AQI Jambi mencapai 187. Angka tersebut menempatkan Jambi di posisi ketiga dalam daftar kota di Indonesia dengan kualitas udara terburuk saat data diperbarui. Posisi pertama ditempati Pontianak, Kalimantan Barat, […]

  • Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    Motor Termahal IIMS 2026, Harga Tembus Rp 2,6 Miliar

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 kembali menjadi etalase kendaraan roda dua kelas premium. Sejumlah produsen motor dunia menghadirkan lini produk termahalnya, dengan banderol harga yang menembus miliaran rupiah. Beberapa merek ternama seperti BMW Motorrad, MV Agusta, Triumph, Harley-Davidson, hingga KTM memamerkan motor berperforma tinggi, termasuk edisi terbatas yang hanya tersedia dalam […]

expand_less