Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Peluang Usaha » Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

Sepatu Bata (BATA) Resmi Setop Produksi Alas Kaki, Rugi Rp40 Miliar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Emiten industri alas kaki legendaris, PT Sepatu Bata Tbk (BATA), resmi menghentikan kegiatan usaha di bidang industri alas kaki untuk kebutuhan sehari-hari. Keputusan strategis ini diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 25 September 2025. Langkah mengejutkan datang dari merek sepatu legendaris Indonesia. Setelah hampir satu abad beroperasi, Sepatu Bata (BATA) resmi menutup lini produksi alas kaki dan menghapusnya dari anggaran dasar perusahaan, menandai babak baru dalam sejarah industri sepatu nasional.

Dalam rapat yang digelar akhir September tersebut, terdapat tiga agenda utama, yakni perubahan anggaran dasar, perubahan susunan direksi, serta pengangkatan dan perubahan dewan komisaris.

“RUPSLB menyetujui perubahan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan untuk menghapus kegiatan usaha industri alat kaki untuk kebutuhan sehari-hari,” tulis manajemen dalam ringkasan risalah rapat, dikutip Kamis (9/10/2025).

Selain itu, pemegang saham juga menyetujui pengunduran diri Rajeev Gopalakrishnan dari posisi Presiden Komisaris, yang telah diajukan sejak 25 Juni 2025. Langkah penghapusan lini bisnis utama ini terjadi di tengah kinerja keuangan perusahaan yang masih tertekan. Berdasarkan laporan keuangan semester I/2025, BATA mencatat rugi bersih sebesar Rp40,62 miliar, turun dibandingkan kerugian Rp127,43 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Namun, penjualan bersih anjlok 38,74% menjadi Rp159,43 miliar, dari sebelumnya Rp260,29 miliar. Total aset pun ikut turun menjadi Rp377,98 miliar hingga akhir Juni 2025, dibandingkan Rp405,66 miliar di akhir 2024. Sementara total liabilitas tercatat Rp434,53 miliar dengan ekuitas hanya Rp56,54 miliar.

“Memberikan kuasa kepada Direksi Perseroan untuk melakukan segala tindakan yang diperlukan berkaitan dengan keputusan tersebut, termasuk menyusun dan menyatakan kembali seluruh Anggaran Dasar Perseroan dalam suatu akta notaris,” demikian tertulis dalam risalah rapat.

Untuk diketahui, BATA telah menutup pabrik di Purwakarta sejak April 2024. Setelah itu, perusahaan menyelesaikan proses pemutusan hubungan kerja (PHK) dan membayar pesangon sebesar Rp16,7 miliar kepada ratusan karyawan hingga Mei 2024.

Direktur BATA, Hatta Tutuko, menyampaikan bahwa perusahaan kini akan fokus mengoptimalkan sumber daya yang tersedia untuk memperkuat penjualan produk dan aksesori.

“Perseroan mengalihkan produksi dengan bekerja sama dengan supplier lokal yang mumpuni,” ujar Hatta dalam paparan publik pada Desember 2024.

Sebelumnya, BATA juga telah menjual pabriknya di Kalibata, Jakarta pada 2009, yang kemudian seluruh proses produksi dipusatkan di Purwakarta. Kini, setelah pabrik Purwakarta resmi tutup, BATA mengandalkan 100% produksi dari suplier lokal.

“Jalan keluarnya, kita kerja sama dengan suplier lokal agar perbaiki posisi keuangan,” ujarnya.

Perusahaan juga memindahkan pusat distribusi dari Purwakarta ke Jakarta, serta menggandeng perusahaan logistik untuk mengelola warehouse yang menyalurkan barang ke toko-toko Bata di seluruh Indonesia. Meski menghentikan produksi internal, BATA masih berupaya tetap eksis di pasar Indonesia dengan strategi baru yang berfokus pada kolaborasi dan efisiensi distribusi. Transformasi ini diharapkan mampu menekan biaya produksi dan menjaga keberlangsungan merek Bata di tengah persaingan ritel modern yang semakin ketat.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

    Harga Sawit Tak Boleh Dipermainkan, Bupati Merangin Minta PKS Patuh Aturan

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Merangin M. Syukur melontarkan peringatan tegas kepada perusahaan Pabrik Kelapa Sawit (PKS) agar tidak memainkan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) yang berpotensi merugikan petani. Penegasan itu disampaikan dalam rapat bersama pimpinan tujuh PKS di Kabupaten Merangin, Kamis (4/6/2026). Dalam forum tersebut, Syukur menilai masih adanya praktik ketidaksinkronan harga antar perusahaan yang […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Susut Rp4000!

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Susut Rp4000!

    • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali bergerak turun pada awal pekan. Setelah sempat menguat pada akhir pekan lalu, logam mulia tersebut berbalik arah dengan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (20/7/2026). Mengutip laman resmi Logam Mulia, harga emas Antam turun sebesar Rp4.000 per gram. Dengan koreksi tersebut, harga emas kini berada di level Rp2.610.000 per […]

  • Menguat, Pagi Ini Rupiah Rp16.634 per Dolar AS

    Menguat, Pagi Ini Rupiah Rp16.634 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah bergerak menguat pada pembukaan perdagangan hari ini, Kamis (27/11/2025). Rupiah menguat 30 poin atau 0,18 persen menjadi Rp16.634 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.664 per dolar AS. Di sisi lain, greenback terpantau mengalami pelemahan. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Yen Jepang terapresiasi 0,27% bersama […]

  • BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    BPJS Gandeng Jamdatun, Perkuat Penanganan Hukum Penyelenggaraan JKN

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — BPJS Kesehatan menjalin kerja sama dengan Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung Republik Indonesia sebagai langkah strategis memperkuat penanganan masalah hukum di bidang perdata dan tata usaha negara. Kolaborasi ini diarahkan untuk memastikan penyelenggaraan Program JKN berjalan dalam koridor hukum yang tertib, akuntabel, dan berintegritas, Senin (12/1). […]

  • Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    Bersama Seres Grup, TikTok Buat Mobil Listrik Baru, Ini Namanya

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Banyak perusahaan teknologi di China yang terjun ke dunia otomotif, khususnya kendaraan listrik. Setelah Xiaomi dan Huawei, kini induk perusahaan TikTok juga dikabarkan tertarik. Dikutip dari Carnewschina.com, Selasa (2/6/2026), Bytedance selaku induk perusahaan TikTok, beserta platform cloud Volcano Engine, akan berkolaborasi dengan Seres Group. Ketiga perusahaan raksasa di China ini akan melahirkan merek […]

  • Perang Iran vs AS-Israel Kian Memanas: 1.300 Tewas, Selat Hormuz Bergejolak

    Perang Iran vs AS-Israel Kian Memanas: 1.300 Tewas, Selat Hormuz Bergejolak

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Konflik bersenjata antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel semakin meluas setelah memasuki hari ke-13 sejak serangan pertama pada akhir Februari lalu. Serangan udara, rudal, hingga drone dilaporkan terus terjadi di berbagai titik di Timur Tengah, memicu ketegangan baru di kawasan strategis dunia. Laporan terbaru menyebutkan korban tewas akibat perang telah melampaui 1.300 […]

expand_less