Menguat Tipis, Rupiah Jadi Rp16.694 per Dolar AS
- account_circle darmanto zebua
- calendar_month Sel, 9 Des 2025
- comment 0 komentar

ILUSTRASI: Nilai tukar rupiah menguat tipis awal perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025), menjadi Rp16.694 per dolar Amerika Serikat (AS). (F:Ist)
JAMBISNIS.COM – Rupiah kini diposisi Rp16.694 per dolar Amerika Serikat (AS). Nilai tukar rupiah terjadi penguatan pada perdagangan Selasa (9/12/2025) pagi ini sebesar 1 poin atau 0,01 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.695 per dolar AS.
Saat ini pergerakan mata uang di Asia bervariasi. Di mana, yen Jepang dan dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah sama-sama melonjak 0,06%.
Berikutnya ada baht Thailand yang terkerek 0,05%. Disusul, yuan China dan dolar Hongkong yang sama-sama menguat tipis 0,01%.
Sementara itu, peso Filipina menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah anjlok 0,35%. Lalu ada ringgit Malaysia yang terkoreksi 0,17%.
Kemudian won Korea Selatan terlihat turun 0,01% dan dolar Singapura melemah tipis 0,008% terhadap the greenback.
Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memprediksi, kurs rupiah melemah menjelang keputusan suku bunga The Fed pekan ini, yang diantisipasi pasar akan melakukan pemangkasan.
“Tanda-tanda perlambatan ekonomi di AS baru-baru ini, termasuk indikator ketenagakerjaan yang lebih lemah, telah mendorong kemungkinan pemangkasan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi sekitar 85%, ungkap Ibrahim, baru-baru ini.
Namun, lanjut dia, optimisme tersebut meredam setelah beberapa pejabat The Fed mengisyaratkan bahwa pemangkasan suku bunga pada bulan Desember masih jauh dari pasti.
“(Hal ini) membuat investor waspada terhadap potensi kejutan yang bersifat hawkish,” kata Ibrahim.(*)
- Penulis: darmanto zebua


Saat ini belum ada komentar