Jumat, 1 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

OJK Dorong Transformasi Keuangan Digital yang Aman, Adaptif, dan Inklusif

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rab, 3 Des 2025

JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola dan inovasi keuangan digital yang bertanggung jawab melalui pengembangan kerangka tokenisasi aset yang adaptif dan inklusif.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara dalam sambutannya pada hari kedua pelaksanaan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025 yang diselenggarakan OJK berkolaborasi dengan Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), didukung oleh Financial Services Commission (FSC) Korea di Bali, Selasa.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari kerja sama strategis antara OJK dan OECD yang telah terjalin erat selama beberapa tahun terakhir melalui dialog kebijakan, kajian, hingga program pengembangan kapasitas seperti secondment pegawai OJK ke OECD dalam topik keuangan berkelanjutan. Kolaborasi ini kini diperluas untuk mencakup sektor keuangan digital, termasuk kecerdasan artifisial dan aset digital,” kata Mirza.

Selain itu, penyelenggaraan bersama forum ini juga merupakan implementasi dari kerja sama dengan FSC Korea yang telah diformalisasi melalui MoU sejak 2016.  Topik diskusi hari kedua mencakup lanskap baru keuangan digital Asia khususnya pada pemanfaatan Distributed Ledger Technology (DLT), tokenisasi, dan mata uang digital bank sentral (CBDC).

“Perkembangan teknologi, termasuk AI dan tokenisasi, bukan lagi wacana masa depan, melainkan realitas saat ini yang membentuk kembali arsitektur pasar keuangan global,” kata Mirza.

Menurut data terbaru dari berbagai sumber internasional, pasar tokenisasi global diperkirakan akan tumbuh signifikan dari 0,6 triliun dolar AS menjadi 18,9 triliun dolar AS pada tahun 2033, dengan kawasan Asia Pasifik menjadi pusat pertumbuhan dengan laju tahunan lebih dari 21 persen.

Di tengah perkembangan ini, Asia juga tercatat sebagai wilayah dengan adopsi tertinggi terhadap layanan keuangan digital, termasuk aset kripto, stablecoin, dan decentralized finance (DeFi).

Di Indonesia, OJK telah mengambil langkah konkret melalui pelaksanaan regulatory sandbox terhadap model bisnis tokenisasi, dengan fokus pada tokenisasi aset nyata seperti emas, properti, dan surat berharga negara. Beberapa model bisnis telah dinyatakan lulus sandbox pada tahun ini dan menunjukkan antusiasme pasar terhadap kepemilikan fraksional dan ambang investasi yang lebih rendah.

Kepala Eksekutif Pengawasan Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto (IAKD) Hasan Fawzi menyampaikan bahwa forum hari ini menjadi kesempatan berharga untuk saling bertukar gagasan, berbagi praktik terbaik, dan memperkuat sinergi dalam pengembangan tokenisasi, baik di tingkat regional maupun global.

Melalui kerja sama yang berkelanjutan, OJK optimis bahwa inovasi keuangan digital dapat terus tumbuh secara inklusif, bertanggung jawab, dan tangguh dalam menghadapi tantangan masa depan.

“Kita perlu terus mendorong inovasi yang bertanggung jawab yang mampu menyeimbangkan pertumbuhan dengan pelindungan konsumen, integritas pasar dan stabilitas sistem keuangan,” kata Hasan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan OECD Asia Roundtable on Digital Finance 2025, OJK menekankan pentingnya kolaborasi antara regulator, pelaku industri, dan organisasi internasional dalam membangun masa depan keuangan digital yang tangguh. Forum ini menjadi momentum berharga untuk saling bertukar gagasan, berbagi praktik terbaik, dan memperkuat sinergi regional dalam pengembangan tokenisasi dan inovasi keuangan digital.

Kegiatan ini dihadiri lebih dari 40 perwakilan dari regulator di luar Indonesia, pelaku industry global dan pakar di bidang keuangan digital yang berasal dari berbagai negara.

Seluruh rangkaian acara secara resmi ditutup oleh Head of Financial Markets OECD Fatos Koc bersama dengan Kepala Eksekutif Pengawasan IAKD OJK Hasan Fawzi. Melalui kerja sama yang berkelanjutan, OJK optimistis bahwa inovasi digital dapat tumbuh secara inklusif, bertanggung jawab, dan adaptif terhadap tantangan global. (*)

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    Kebijakan Fiskal Menkeu Purbaya Dinilai Berani tapi Berisiko Guncang Stabilitas Keuangan

    • calendar_month Ming, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kebijakan fiskal yang dijalankan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dinilai berani dan progresif, namun sebagian kebijakan tersebut berpotensi menimbulkan risiko terhadap stabilitas keuangan nasional. Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira mengatakan, langkah Kementerian Keuangan membayar dana kompensasi energi sebesar 70% setiap bulan merupakan kebijakan yang patut diapresiasi. Menurutnya, […]

  • Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    Mastercard Strive Dorong Pertumbuhan UMKM Garut lewat Kolaborasi dengan Mitra Lokal

    • calendar_month Jum, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Program Mastercard Strive dari Mastercard Center for Inclusive Growth terus mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di daerah. Melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah dan mitra lokal, program ini membantu pelaku UMKM di Kabupaten Garut, Jawa Barat, agar bisa naik kelas dan berdaya saing di era digital. Program ini dijalankan bersama Mercy […]

  • Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat transfer ke daerah (TKD) menuai tanggapan dari Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Kebijakan ini dinilai positif untuk mendorong percepatan belanja daerah, namun juga memiliki tantangan dari sisi kesiapan pemerintah daerah. Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman mengatakan, percepatan penyaluran TKD harus diimbangi dengan peningkatan […]

  • Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta

    Prabowo Pimpin Rapim TNI-Polri di Istana Kepresidenan Jakarta

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar rapat pimpinan (rapim) bersama jajaran Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (9/2/2026). Sejumlah perwira tinggi TNI dan Polri terlihat mulai berdatangan sejak pagi hari untuk mengikuti agenda tersebut. Salah satu yang hadir adalah Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal […]

  • Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    Pantauan Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi, Cabai Merah dan Rawit Turun

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Kamis (15/1/2026). Berdasarkan data pembaruan terakhir, mayoritas komoditas pangan tidak mengalami perubahan harga signifikan, sementara beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan. Penurunan harga tercatat pada komoditas cabai. Cabai merah besar turun sebesar 16,67 persen menjadi Rp 20.000 per kilogram. […]

  • Harga Emas di Pegadaian Naik Rp5000, Ini Daftar Selengkapnya

    Harga Emas di Pegadaian Naik Rp5000, Ini Daftar Selengkapnya

    • calendar_month Rab, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperjualbelikan di Pegadaian hari ini naik. Hal itu diketahui dari daftar harga emas batangan yang tertera pada laman resmi Pegadaian, Rabu (8/4/2026). Emas produksi anak perusahaan pegadaian, galeri24, untuk berat 1 gram dijual sebesar Rp2,865 juta. Naik Rp5.000 dibandingkan dengan harga jual di hari sebelumnya sebesar Rp2.860.000 per gram. Sementara […]

expand_less